Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau


Jumat, 21 Apr 2017 16:58 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kolam Renang Alami yang Lagi Hits di Bantul

Usman Hadi
Redaksi Travel
Foto: Grojogan Lepo di Bantul (Usman Hadi/detikTravel)
Foto: Grojogan Lepo di Bantul (Usman Hadi/detikTravel)
Bantul - Grojogan Lepo merupakan kolam renang alami di Bantul, DI Yogyakarta. Namanya lagi hits karena dikunjungi ratusan orang saat hari dan menikmati suasana alami.

Dengan konsep wisata alam, menjadikan objek wisata baru ini jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Masyarakat yang selama ini disibukkan rutinitas kerja di kota, bisa menghabiskan akhir pekan bersama keluarga di kolam renang yang asri. Wisatawan tak perli khawatir mengajak anak-anak, karena di grojogan ini kedalamannya bervariatif.

Grojogan Lepo berada di antara Dusun Pokoh 1 dan Pokoh 2, Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Di obwis ini, ada empat grojogan dengan kedalaman berbeda. Sudah dua tahun ini nama Grojogan Lepo mencuat ke publik, sehingga banyak dikunjungi wisatawan.

"Setiap hari libur rata-rata ada 300 pengujung," ujar Dukuh Pokoh 2, Haryono, Kamis (20/4/2017)keamrin.

Memang masing-masing grojogan di objek wisata ini memiliki kedalaman berbeda-beda. Grojogan pertama memiliki kedalaman 2 meter, untuk grojogan kedua dan ketiga kedalamannya 30 cm sampai 70 cm, sementara grojogan keempat berkedalaman sekitar 2,5 meter.

"Grojogan kedua dan ketiga paling banyak dipakai berenang, karena memang pas buat anak-anak," lugasnya.

(Usman Hadi/detikTravel)(Usman Hadi/detikTravel)


Dia menjelaskan dulunya grojogan ini digunakan warga untuk mengambil air buat keperluan sehari-hari. Tapi setelah instalasi air dari PDAM masuk ke kawasan ini, warga sudah tak memakai lagi grojogan ini. Setelahnya karena tak dimanfaatkan warga, mereka mulai berpikir bagaimana caranya Grojogan Lepo ramai dikunjungi wisatawan.

Akhirnya warga setempat mulai menata kawasan ini, dengan konsep awal tidak merubah alam, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat tidak menggunakan bahan-bahan material yang tak ramah lingkungan. Bahkan, pokdarwis setempat juga melarang para pedagang menjual minuman sachet dan mie instan kemasan sterofoam.

Kebijakan yang dikeluarkan pokdarwis ini tak lain agar tidak terjadi kerusakan alam maupun pencemaran lingkungan di Grojogan Lepo.

"Kami dalam menata Grojogan Lepo mengedepankan motto kembali ke alam," sebut Haryono.

Menurut dia, warga setempat termasuk pokdarwis tak ingin tatkala Grojogan Lepo dibuka buat wisatawan, justru mengakibatkan kerusakan. Selain menawarkan konsep kolam renang alami atau grojogan asri, wisatawan yang berkunjung ke obwis ini tak ditarik retribusi. Namun jika bersedia wisatawan bisa memberikan dana donasi sebisanya, itupun donasinya suka rela. Menurut Haryono, donasi dari wisatawan ini nantinya dikembalikan kembali ke Grojogan Lepo, untuk menata kawasan lebih baik. (aff/aff)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED

Wanita Cantik Panama dan Indonesia

Jumat, 26 Mei 2017 19:30 WIB

KBRI Panama City baru saja mengundang para selebgram dan public figure dari Panama ke Indonesia. Berikut foto-foto traveling mereka di tempat wisata Indonesia.