Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau


Rabu, 03 Mei 2017 13:35 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Nikmati Dinginnya Dieng Sambil Menyantap Bubur Kacang Hijau

Johanes Randy Prakoso
Redaksi Travel
Bubur kacang hijau khas Dieng (Randy/detikTravel)
Bubur kacang hijau khas Dieng (Randy/detikTravel)

FOKUS BERITA

Pesona Jawa Tengah
Jakarta - Selain kuliner mie ongklok, Dieng juga punya panganan hangat bubur kacang hijau yang khas. Cocok untuk menghangatkan diri dari dinginnya udara Dieng.

Bagi traveler penikmat kuliner nusantara, tentunya sudah tidak asing dengan panganan bubur kacang hijau. Ibarat mie instant, kuliner simpel nan nikmat ini dapat dengan mudah dijumpai dimana-mana. Baik pada pagi atau malam hari.

Namun walau memiliki nama sama, bubur kacang hijau juga punya banyak variasi tergantung daerah. Di Banjarnegara misalnya, bubur kacang hijau disajikan sedikit kental layaknya bubur sumsum.

Ketika berkunjung ke Dieng beberapa waktu lalu, detikTravel pun sempat menikmati panganan bubur kacang hijau khas Dieng di area wisata Sumur Jalatunda. Sekalian saja detikTravel mengobrol dengan penjualnya, Pak Mujahir.

"Sudah 38 tahun jualan bubur kacang hijau, belajar sendiri dari orang tua," cerita pak Mujahir.

Dengan sigap, pak Mujahir pun langsung menyiapkan mangkuk dan menyajikan bubur kacang hijau. Sekilas melihat, bubur kacang hijau khas Dieng memang tak ada ubahnya dengan kuliner serupa pada umumnya.

 Kental dengan gula merah (Randy/detikTravel) Kental dengan gula merah (Randy/detikTravel)

Hanya ketika disendok, tampak lapisan tepung kanji yang terbuat dari gula merah di bawah lapisan kuah santan. satu dua sendok, langsung terasa manisnya gula merah yang bercampur dengan kacang hijau dan kuah santan.

"Bahannya gula merah, jahe, beras ketan dan kacang hijau," ujar pak Mujahir.

Rasa hangat dan manis bubur kacang hijau itu pun terasa klop dengan dinginnya udara Dieng kala itu yang tengah dingin akibat hujan rintik-rintik. Otomatis, kuliner ini ini menjadi teman terbaik untuk menghangatkan tubuh.

Pak Mujahir yang sudah berjualan selama 38 tahun (Randy/detikTravel)Pak Mujahir yang sudah berjualan selama 38 tahun (Randy/detikTravel)

Diceritakan oleh pak Mujahir, kalau sehri-hari ia dapat menjual sekitar 150-an mangkok bubur kacang hijau. Bermodalkan pikulan, ia biasa berjualan bubur kacang hijau keliling dari satu objek wisata hingga depan sekolah.

Harga seporsi bubur kacang hijaunya pun sangat terjangkau, cukup Rp 2.500 saja per mangkuk. Bisa jadi rekomendasi ketika liburan ke Dieng. (bnl/rdy)

FOKUS BERITA

Pesona Jawa Tengah
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED

Negeri di Atas Awan Ala Trenggalek

Minggu, 28 Mei 2017 15:55 WIB

Jangan salah, Trenggalek di Jawa Timur punya Bukit Banyon untuk melihat panorama bak negeri di atas awan. Yang nanti bakal mudik ke sana, harus lihat langsung!

Kata Siapa Bali Cuma Pantai?

Minggu, 28 Mei 2017 14:20 WIB

Bali tak cuma punya deretan pantai. Datanglah ke Taman Nasional Bali Barat dan naik ke atas menaranya, untuk melihat panorama indah.

Tak Mau Pulang dari Lailiang

Minggu, 28 Mei 2017 08:55 WIB

Pantai Lailiang di Sumba Barat, NTT memang sangat elok dipandang. Pantainya bersih, pasirnya putih dan benar-benar bikin tak mau pulang.