Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 08 Mei 2017 12:40 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Yang Baru di Bandung, Ada Kampung Dayang Sumbi

Wisma Putra
Redaksi Travel
Kampung Dayang Sumbi di Dago Creative Park, Bandung (Wisma Putra/detikTravel)
Kampung Dayang Sumbi di Dago Creative Park, Bandung (Wisma Putra/detikTravel)
Bandung - Mendengar nama Dayang Sumbi, jadi ingat Sangkuriang. Tapi di Bandung memang ada Kampung Dayang Sumbi, miniatur Kampung Naga Tasikmalaya.

Patung laki-laki kekar gagah perkasa dan patung perempuan yang ayu lemah lembut itu mencolok sekali dan menyita perhatian banyak orang. Bukan hanya patung belaka, patung tersebut memiliki banyak cerita

Dialah Sangkuriang dan ibunya Dayang Sumbi, tokoh utama dalam legenda Sangkuriang yang berasal dari Jawa Barat. Legenda tersebut merupakan cerita masyarakat yang berkisah tentang Sangkuriang yang jatuh cinta kepada ibunya dan terciptanya Gunung Tangkuban Parahu yang berada di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Hampir seluruh masyarakat Jawa Barat khususnya orang Sunda mengetahui cerita tersebut. Itulah sekilas cerita dari Legenda Sangkuriang. Patung tersebut berada di obyek wisata Dago Dream Park yang Jalan Dago Giri No 2.2, Desa Mekar Wangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Kampung ini dibuat sebagai miniatur Kampung Naga Tasikmalaya (Wisma Putra/detikTravel)Kampung ini dibuat sebagai miniatur Kampung Naga Tasikmalaya (Wisma Putra/detikTravel)


Tepat di belakang patung tersebut, ada miniatur kampung Sunda yang mirip dengan Kampung Adat Naga di Tasikmalaya. Kampung ini diberi nama Ethnic Village atau Kampung Dayang Sumbi.

"Ada sekitar 20 rumah bentuk bangunannya sama dengan bangunan rumah di Kampung Naga," kata kata Marketing Dago Dream Park Larasati kepada detikTravel beberapa waktu lalu.

Larasati mengungkapkan, miniatur Kampung Naga tersebut dibangun untuk memberi edukasi kepada wisatawan yang mengunjungi Dago Dream Park.

"Tujuannya sebagai ilmu pengetahuan, jadi jika masyarakat ingin mengetahui seperti apa Kampung Naga, tinggal ke sini saja tidak usah jauh-jauh," ungkapnya.
 Namanya adalah Ethnic Village atau Kampung Dayang Sumbi (Wisma Putra/detikTravel) Namanya adalah Ethnic Village atau Kampung Dayang Sumbi (Wisma Putra/detikTravel)

Layaknya kampung aslinya, suasana di Kampung Dayang Sumbi dikelilingi pepohonan. Tenang, sunyi dan jauh dari keramaian kota, begitulah suasananya.

Laras menerangkan, rumah-rumah tersebut fungsinya bukan digunakan untuk tidur, melainkan tempat makan wisatawan. "Iya untuk makan wisatawan," terangnya.

Meski belum dibuka, banyak dari pengunjung yang menggunakan latar Kamoung Dayang Sumbi untuk berswafoto. Rencananya kampung tersebut akan diresmikan beberapa bulan ke depan.

"Bagus latarnya, belum semua orang tahu. Pasti teman-teman saya ngiri kalau melihat foto saya dengan latar Kampung Dayang Sumbi," ujar Dini Andini (23) warga Bogor.

Sama halnya dengan Dini, Restu Fauzi warga Bekasi mengatakan kampung tersebut sangat unik. "Meski belum dibuka Kampung Dayang Sumbinya. Tidak rugi datang ke sini," pungkasnya.

Bisa buat foto-foto lho (Wisma Putra/detikTravel)Bisa buat foto-foto lho (Wisma Putra/detikTravel)
(wsw/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Wanita Cantik Panama dan Indonesia

Jumat, 26 Mei 2017 19:30 WIB

KBRI Panama City baru saja mengundang para selebgram dan public figure dari Panama ke Indonesia. Berikut foto-foto traveling mereka di tempat wisata Indonesia.