Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 07 Nov 2013 08:42 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Perahu Anak Durhaka yang Jadi Gunung Batu di Kalimantan

Sri Anindiati Nursastri
Redaksi Travel
Gua Batu Hapu di Kabupaten Tapin, Kalimantan (Risan Bagja/ dTraveler)
Gua Batu Hapu di Kabupaten Tapin, Kalimantan (Risan Bagja/ dTraveler)
Rantau - Legenda tentang anak durhaka tak hanya bisa dilihat di batu Malin Kundang, Sumatera Barat. Di Kalimantan Selatan ada Gua Batu Hapu, yang konon adalah kapal seorang anak yang dikutuk jadi batu.

Gua Batu Hapu di Desa Batu Hapu, Kabupaten Tapi, Kalimantan Selatan, punya panorama yang cantik. Traveler bisa menyusuri desa menuju gua ini dengan jalan kaki, sambil menikmati kehidupan desa dan nuansa alam pegunungan.

Mulut gua ini benar-benar besar. Tak sedikit kelelawar keluar masuk gua ini. Saat masuk ke bagian dalam, stalagit dan stalagmit mencuat dari atas dan bawah. Makin banyak kelelawar yang bergelantungan di langit-langit gua.

Tapi, traveler yang datang ke sini tak semata-mata karena keindahannya. Gua Batu Hapu terkenal oleh legenda tentang seorang anak durhaka yang dikutuk ibunya, seperti dilansir dari dongeng.org, Kamis (7/11/2013).

Alkisah, zaman dahulu kala hidup seorang janda miskin bersama putranya. Janda itu bernama Nini Kudampai, sedangkan anaknya bernama Angui. Ketampanan Angui memikat hati seorang saudagar bernama Keling. Atas izin ibunya, Angui pun 'dipelihara' oleh Keling di pulau seberang.

Terlena harta Keling, Angui malah menjadi boros dan serakah. Keling pun tak mau memeliharanya lagi. Tapi Angui kemudian bekerja keras hingga punya harta berlimpah, dan ingin berlayar ke kampung halaman untuk bertemu ibunya.

Tetapi sampai di kampung halamannya, Angui tidak mengakui ibunya yang gembel. Sebelum kata-kata meluncur dari mulut ibunya, topan pun datang dan menghempas kapalnya. Kapal dan segenap isinya konon terdampar di antara Tambarangan dan Lawahan. Kapal dan seisinya ini sekarang menjadi Gua Batu Hapu.

Traveler bisa menyambangi gua ini dari Kota Rantau (43 Km) atau Kota Banjarmasin (154 Km). Dari Banjarmasin, waktu tempuhnya sekitar 3 jam sampai ke Kabupaten Tapin dengan melewati Kota Intan Martapura. Traveler juga bisa bermalam di rumah penduduk setempat, dan menikmati masakan rumahan mereka.

(shf/shf)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Serasa Melayang di Atas Air

Sabtu, 21 Okt 2017 11:40 WIB

Bermain kayak, biasanya dilakukan di sebuah danau yang biasa-biasa saja. Namun kalau kayaknya bening dan airnya jernih, serasa sedang melayang saja!