Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 18 Jan 2018 19:10 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Ikon Baru Blora: Kereta Uap Tua & Lokomotif

Arif Syaefudin
detikTravel
Kereta uap dan lokomotif Blora yang dihidupkan kembali (Arif Syaefudin/detikTravel)
Kereta uap dan lokomotif Blora yang dihidupkan kembali (Arif Syaefudin/detikTravel)
Blora - Blora kini punya ikon wisata baru, kereta uap. Bukan kereta biasa, tapi yang tertua di Blora. Kereta ini resmi aktif kembali!

Kereta uap tertua yang ada di Kabupaten Blora, Rabu (17/1/18) sore secara resmi diaktifkan kembali. Rencananya, kereta tersebut akan difungsikan sebagai wana wisata ikonik Kabupaten Blora di kancah Nasional.

Pada moncong kereta tertera tahun 1928 menunjukkan tahun keluaran kereta berbahan bakar kayu tersebut. Ada sejumlah gerbong yang telah disiapkan untuk mengangkut penumpang guna berwisata. Lokasinya berada di Start Point of Heritage Loco Tour KP Cepu di Desa Ngelo Kecamatan Cepu, Blora.

"Dengan pengaktifan kembali kereta ini kami berharap bisa mengangkat sektor wisata di Kabupaten Blora. Karena ini sudah terbilang tua, dan ketka kami coba memang masih prima. Kereta akan menempuh rute di sekitaran KPH Cepu," ucap Adm KPH Cepu, Yuda Suswardanto kepada wartawan.

Ikon Baru Blora: Kereta Uap Tua & LokomotifFoto: (Arif Syaefudin/detikTravel)

Ia menyebutkan, pihak Perhutani telah menyiapkan rute sejauh 26 km untuk para wisatawan berkeliling di seputaran KPH Cepu. Start dari Desa Ngelo Kecamatan Cepu sampai di Kecamatan Jepon.

"Khusus loko uap ini memang bahan bakarnya lebih mahal karena menggunakan kayu. Sistemnya kami semacam carter begitu, Rp 17 juta nanti menempuh rute dari Ngelo sampai Gubugpayung di Kecamatan Jepon," paparnya.

Selain kereta uap, di lokasi tersebut juga terdapat kereta diesel dengan bahan bakar yang jauh lebih murah. Kereta tersebutlah yang nantinya akan digunakan setiap harinya melayani para wisatawan dengan tarif yang jauh lebih murah.

"Kereta Ruston namanya, produksi tahun 1970an. Ini nanti warga bisa naik dengan tarif Rp 15 ribu per orang dengan rute sampai Pusbang kembali lagi ke sini. Saat ini sudah berjalan tiap hari Sabtu dan Minggu sudah ramai," imbuh Yuda.

Ikon Baru Blora: Kereta Uap Tua & LokomotifFoto: (Arif Syaefudin/detikTravel)

Wakil Bupati Blora, Arif Rohman yang turut menghadiri acara peresmian loko tour tersebut mengapresiasi langkah KPH Cepu untuk memajukan sektor pariwisata di Blora. Ia pun berharap keberadaan wana wisata tersebut juga bisa mengangkat nama Kabupaten Blora.

"Ini sebetulnya bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang beda dari yang lain. Dinas pariwisata dan dinas pendidikan nanti bisa kita sinergikan membahas soal wisata ini, bisa menjadi wisata edukasi ini," jelasnya.



(rdy/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED