Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 11 Okt 2018 22:10 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mitos dan Ritual Batu Berbunyi Kendang di Ciamis

Dadang Hermansyah
detikTravel
Foto: Batu kendang di Ciamis (Dadang Hermansyah/detikTravel)
Foto: Batu kendang di Ciamis (Dadang Hermansyah/detikTravel)
Ciamis - Ciamis punya banyak tempat menarik untuk diulik. Punya ritual dan cerita mistis, inilah batu unik yang bisa keluarkan bunyi kendang di Ciamis.

Situs Budaya Batu Panjang di Desa Cibeureum, Sukamantri, Kabupaten Ciamis, merupakan salah satu tempat yang dianggap peninggalan pada zaman prasejarah. Namun juga memiliki cerita mitos yang cukup kental melekat di masyarakat sampai sekarang.

Dari ratusan batu yang ada, ada sebuah batu yang tumpukan dan susunannya mirip seperti sebuah kendang, sehingga disebut sebagai batu kendang. Sehingga ada beberapa wisatawan yang datang ke sana dengan maksud agar dilancarkan sebagai penabuh kendang ataupun menjadi sindeng. Sehingga banyak disukai oleh penonton.

"Ada yang datang kesini seperti yang mau lancar pinter main kendang, atau jadi sinden, ritualnya hanya berdoa saja ditempat ini. Tapi berdoa bukan sama batu, tapi sama yang maha kuasa, gusti yang maha suci," jelas Juru Kunci Situs Budaya Batu Panjang Sahidi (65) saat ditemui di lokasi Rabu (10/10/2018) kemarin.

Mitos dan Ritual Batu Berbunyi Kendang di CiamisFoto: (Dadang Hermansyah/detikTravel)


Bahkan menurut Sahidi, pada malam hari saat suasana sepi sewaktu-waktu sering terdengar bunyi gamelan yang sedang dimainkan, berasal dari batu itu. Namun saat dihampiri ke lokasi hamparan batu panjang ini suara itu malah menghilang. Namun ketika beberapa saat ditinggalkan, suara ini seperti terdengar lagi.

"Ada juga yang sengaja sering tidur di sini, berdoa di sekitar batu panjang ini pada malam hari, juga sering mendengar suara seperti gamelan yang dimainkan, tapi suaranya itu seperti dari kejauhan," kata Sahidi.

Mitos dan Ritual Batu Berbunyi Kendang di CiamisFoto: (Dadang Hermansyah/detikTravel)


Menurut Sahidi, berdasarkan cerita orang tuanya dulu, batu panjang ini juga menjadi tempat petilasan pada jaman kerajaan. Sebagai salah satu tempat peristirahatan.

Konon, bila berdoa di situs batu ini dan melakukan ritual tertentu dengan merentangkan kedua tangan pada baru panjang, maka rezekinya dan usahanya akan lancar. Namun berdoa hanya kepada sang pencipta, ditempat batu itu hanya salah satu perantara saja.

"Kalau mau lancar rezeki, membukur batu panjang tiga kali sambil berdoa. Kalau tiga kali ukurannya pas maka insya alloh rezeki mengalir, tapi kalau ukuran tidak sesuai maka belum. Abah hanya mengingatkan berdoa tetap sama Allah, jangan memohon sama yang lain," pungkasnya. (wsw/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED