Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 04 Apr 2019 13:20 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Mengintip Pembuatan Songket Lombok

Syanti Mustika
detikTravel
Foto: Menenun kain di Lombok (Syanti/detikcom)
Foto: Menenun kain di Lombok (Syanti/detikcom)
Lombok - Petualangan pemenang VitaminSea tidak terhenti di Pantai Pink lho. Mereka lanjut melihat pembuatan tenun dan belanja oleh-oleh.

Setelah puas bermain air dan menikmat kemolekan Pantai Pink, pemenang VitaminSea pun lanjut jelajah ke sentral pembuatan tenun Dharma Setya yang berada di Sukarara, Lombok Tengah.

Di sini pemenang VitaminSea tidak hanya melihat beragam songket Lombok saja. Juga ada beragam kerajinan tangan seperti tas, baju dan topi.

Salah satu pemenang VitaminSea, Yayang Delfitia berkesempatan mencoba baju khas perempuan Sasak. Baju yang didominasi hitam terlihat manis dipakainya.

"Unik bajunya, terus juga bahannya adem. Terlihat cantik dan bagus kalau dipakai untuk pesta. Dan satu lagi pelayanan di sini bagus, ibunya mau jelasin apa yang mau kita tahu. Baik deh pokoknya," ujar Yayang.

Sedangkan Teguh melihat-lihat hasil kerajinan beragam pola tenun. Dia suka melihat hasil dan warna yang beragam.

"Songketnya bagus, beragam motif dan warna. Yang menarik adalah di sana diperlihatkan juga proses pembuatannya. Sehingga kita tahu seperti apa songket ini dibuat," papar Teguh.

(Syanti/detikcom)(Syanti/detikcom)
Fitri, salah satu penenun yang bekerja di Dharma Setya mengajak para peserta VitaminSea melihat cara menenun.

"Semakin banyak pola dan warna pada kain songket, semakin lama pembuatan dan semakin mahal pula harganya," jelas Fitri, Rabu (3/4/2019).

(Syanti/detikcom)(Syanti/detikcom)
Kemudian seorang penenun memperagakan kepada kami seperti apa proses pembuatan hingga menjadi songket.

"Dalam sehari biasanya kita menenun selama 8 jam. Dan kain yang bisa selesai itu sepanjang 25 cm. Jika kita menenun kain sarung, itu memakan waktu selama 1 bulan lebih," papar Fitri.

Setelah puas melihat kain songket dan pembuatannya, Teguh dan Yayang melanjutkan perjalanan ke spot terakhir di hari kedua, toko oleh-oleh. Mereka membeli beberapa makanan untuk di bawa pulang. (sym/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED