Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 01 Mei 2019 12:15 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Tak Terurus, Kondisi Pantai di Dompu Ini Sangat Memprihatinkan

Faruk Nickyrawi
detikTravel
Foto: Pantai Wadu Jao di Dompu, NTB (Faruk Nickyrawi/detikcom)
Foto: Pantai Wadu Jao di Dompu, NTB (Faruk Nickyrawi/detikcom)
Dompu - Pantai Wadu Jao di Dompu tengah berduka. Pantai yang semula cantik, kini tak terurus, dipenuhi sampah dan semak belukar. Sedih!

Sebuah pantai yang cantik, bersih dan terawat dengan baik menjadi lokasi strategis bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarganya.

Namun apa yang terjadi ketika ada pantai yang dipenuhi sampah dan ditumbuhi oleh semak belukar? Pastinya sangat disayangkan kondisinya.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada sebuah pantai yang dipenuhi sampah dan tumbuhan semak belukar yang mengotori pemandangannya.

Namanya Pantai Wadu Jao. Terletak di Desa Jambu, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu. Lokasi pantai ini cukup dekat dengan pusat Kota, namun kondisinya memprihatinkan karena penuh dengan sampah. Sangat jorok dan tidak layak untuk dikunjungi.

Tak Terurus, Kondisi Pantai di Dompu Ini Sangat MemprihatinkanFoto: Faruk Nickyrawi/detikcom


Berbagai jenis sampah mengganggu pandangan seperti, sampah bekas minuman air mineral, botol plastik, bungkus makanan hingga kardus-kardus bekas yang berserakan begitu saja.

Selain sampah, pantai yang terkenal dengan spot sunset dan landscape terbaik di Dompu ini juga ditumbuhi oleh semak belukar. Pandangan ini menunjukkan bahwa pantai ini tak terurus.

Tak Terurus, Kondisi Pantai di Dompu Ini Sangat MemprihatinkanFoto: Faruk Nickyrawi/detikcom


Selain sampah, fasilitas seperti pondok dan kamar mandi juga terlihat tidak terutus. Kondisinya sangat tidak layak untuk dijadikan tempat berwisata.

Semoga pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mau mengurus pantai ini, karena ini adalah kekayaan yang dimiliki oleh daerah yang berjuluk Bumi Nggahi Rawi Pahu itu untuk dikembangkan. (wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA