Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 12 Jun 2019 21:45 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Perfect Match! Pantai Indah dengan Taman Cantik di Gunungkidul

Pradito Rida Pertana
detikTravel
Foto: pantai ngrawe gunungkidul (Pradito Rida Pertana/detikTravel)
Foto: pantai ngrawe gunungkidul (Pradito Rida Pertana/detikTravel)
Yogyakarta - Mengunjungi pantai biasanya yang dicari adalah pemandangan laut dengan suasana yang tenang. Kalau bonus taman cantik, jadi kombinasi sempurna nih!

Seperti tidak ada habisnya, Kabupaten Gunungkidul kembali memiliki tempat wisata Pantai yang patut untuk dikunjungi. Seperti Pantai Ngrawe, Pantai yang berada tepat di sebelah barat Pantai Kukup ini memiliki taman yang sangat instagramable.

Berlokasi di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Pantai Ngrawe dapat dicapai dengan perjalanan darat sekitar 2 jam dari jantung Kota Yogyakarta. Rute yang dilalui juga terbilang mudah, mengingat pengunjung hanya perlu menentukan tujuan ke pintu masuk Pantai Kukup.

Nantinya, sebelum sampai di simpang 3 Pantai Kukup, pengunjung disarankan berbelok ke arah kanan, tepatnya menuju jalan aspal yang di sampingnya terdapat tulisan 'Pantai Mbuluk'. Menyusuri jalanan aspal tersebut, nantinya pengunjung akan menemui jalanan yang terdiri dari bebatuan kapur.

Perfect Match! Pantai Indah dengan Taman Cantik di Gunungkidul(Pradito/detikcom)


Sampai di sini, pengunjung harus sedikit berhati-hati karena kontur jalan menuju Pantai Ngrawe naik turun. Setelah 5 menit perjalanan, pengunjung akan menemukan simpang 3 yang terdapat penunjuk jalan ke Pantai Ngrawe daa Pantai Mbuluk, di sekitar simpang 3 itu terdapat area parkir.

Perjalanan pun belum usai, setelah memarkirkan kendaraannya, pengunjung harus berjalan kaki ke arah barat menyusuri jalan setapak dengan kontur naik turun. Tak memakan waktu hingga 5 menit, nantinya pengunjung sampai di Pantai Ngrawe.

Meski lelah berjalan, semua itu akan terbayar lunas dengan hamparan pasir putih, suara deburan ombak dan semilir angin di Pantai Ngrawe. Berjalan lebih jauh, pengunjung akan mendapati sebuah taman dengan hamparan rerumputan hijau di pinggir Pantai tersebut.

Tak hanya itu, beberapa kursi tampak terpasang di setiap sudut taman, lengkap dengan pohon palem yang membuat suasana semakin asri. Hal itu membuat pengunjung betah berlama-lama di Pantai Ngrawe, bahkan karena nuansa Pantai yang berbeda dengan Pantai lainnya membuat pengunjung mengantri untuk berselfie ria di taman dengan background Pantai.

Perfect Match! Pantai Indah dengan Taman Cantik di Gunungkidul(Pradito/detikcom)


Salah seorang pedagang di Pantai Ngrawe, Rudi S (30) mengatakan, bahwa Pantai tersebut tergolong masih baru dan saat ini masih dalam pengembangan oleh pengelola Pantai Ngrawe. Bahkan, menurut Rudi, pengembangan Pantai Ngrawe belum mencapai 20 persen dari target.

"Kawasan Pantai Ngrawe ini dulunya berisi kebun jagung dan tanaman pandan laut, terus sekitar 2 tahun ini mulai dikembangkan secara bertahap sama pengelolanya," ujarnya saat ditemui detikcom di Pantai Ngrawe, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (11/6/2019) sore.

"Karena itu, Pantai Ngrawe sebetulnya belum secara resmi dibuka, dan kalau ke sini (Pantai Ngrawe) harus lewat jalan setapak dari sana (Pantai Mbuluk)," imbuh Rudi.

BACA JUGA: Menguak Mitos Larangan Pakai Baju Warna Hijau di Pantai Selatan

Sedangkan untuk nama Pantai Ngrawe sendiri, menurut Rudi sudah ada sejak lama. Dia pun mengaku tidak tahu secara pasti alasan para pendahulunya menyebut pantai yang memiliki garis pantai pendek ini dengan Ngrawe.

"Kurang tahu kok bisa dinamakan Pantai Ngrawe, yang jelas dari dulu orang sini (Desa Kemadang) nyebutnya Pantai Ngrawe," ujarnya.

Bahkan, sampai saat ini belum ada Pokdarwis yang menaungi Pantai Ngrawe, mengingat Pantai yang memiliki banyak gazebo ini masih dalam pengembangan dari pihak pengelola yang merupakan warga Yogyakarta.

"Jadi bisa dikatakan ini (pengembangan Pantai Ngrawe) baru sekitar 10 persen, dan untuk mencapai 100 persen katanya (pengelola Pantai Ngrawe) bisa 5 sampai 7 tahun lagi," ucapnya.

Selain itu, Rudi mengapresiasi upaya dari pengelola untuk memberdayakan warga dengan adanya Pantai Ngrawe. Salah satunya dengan menyediakan tempat berjualan makanan dan minuman, dan itu khusus untuk warga sekitar Pantai Ngrawe.

"Gazebo-gazebo ini dibuatkan pengelola khusus untuk warga, dan tidak dikenakan biaya sewa gazebo," katanya.

Rudi menambahkan, meski belum dibuka secara resmi, jumlah pengunjung di Pantai Ngrawe terbilang tinggi. Bahkan, dalam sehari bisa mencapai ratusan orang.

"Setiap hari pengunjungnya ramai seperti ini, jadi tidak hanya pas Sabtu, Minggu dan liburan saja yang ramai tapi hari biasa juga ramai. Ya mungkin jadi ramai karena banyak yang posting di medsos (media sosial)," ucapnya.

Salah seorang pengunjung, Wulung Anggoro (28) mengatakan, bahwa ia baru pertama kali mengunjungi Pantai Ngrawe. Menurutnya, nuansa di Pantai tersebut beda dengan Pantai-pantai lainnya.

"Lama tidak ke Pantai, terus diajak liburan teman-teman ke sini (Pantai Ngrawe). Jadi saya baru pertama kali ke Pantai Ngrawe, pantainya bagus dan beda dengan Pantai-pantai lain yang pernah saya datangi di Gunungkidul," katanya.

"Bedanya mungkin karena ada taman di pinggir Pantai, apalagi disediakan tempat duduk di pinggir taman," sambung Wulung.

Perfect Match! Pantai Indah dengan Taman Cantik di Gunungkidul(Pradito/detikcom)


Warga Kecamatan Playen, Gunungkidul ini melanjutkan, keberadaan taman di pinggir Pantai memang menjadi daya tarik tersendiri. Mengingat taman tersebut ditumbuhi rerumputan hijau, cukup luas, sangat terawat, sehingga cocok apabila menjadi spot foto andalan di Pantai Ngrawe.

"Tamannya bersih dan backgroundnya langsung Pantai, cocok untuk spot foto-foto. Saya tadi tanya-tanya juga, katanya pedagang sini Pantai Ngrawe masih dalam pengembangan, ya semoga kedepannya Pantai ini semakin bagus dan yang penting tetap bersih," ucapnya.

Perlu diketahui, untuk ke Pantai Ngrawe pengunjung hanya perlu membayar rertribusi di TPR Baron Rp 10 ribu per orang. Untuk biaya parkir, khususnya sepeda motor, pengunjung dikenai tarif Rp 3 ribu rupiah. Selain itu, pengunjung tidak perlu khawatir jika lapar dan haus, karena di Pantai Ngrawe terdapat banyak penjual makanan dan minuman yang berada di gazebo-gazebo. (sna/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED