Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 25 Jun 2019 08:20 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Ada Kampung Korea Tapi di Sulawesi Tenggara

Sitti Harlina
detikTravel
Kampung Korea di Baubau, Sulawesi Tenggara (Sitti Harlina/detikcom)
Kampung Korea di Baubau, Sulawesi Tenggara (Sitti Harlina/detikcom)
Baubau - Di Baubau, Sulawesi Tenggara ada desa unik bertema Korea. Bernama Kampung Korea, desa ini punya segala macam hal soal Negeri Ginseng.

Para traveler jika ingin menikmati suasana Korea Selatan tidak perlu jauh-jauh kesana. Di Indonesia tepatnya di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) juga terdapat Kampung Korea.

Desa wisata Kampung Korea yang terletak di Kelurahan Bugi ini, berjarak 15 menit dari jantung Kota Baubau jika naik motor. Sejenak di sini, kamu seolah berada di gang dengan tembok bermural layaknya di perkotaan korea.

Selain mural, hangul aksara Korea turut ramaikan coretan dinding. Suasana ini menjadi area swafoto bagi para pengunjung yang datang bersama keluarga.

Ada Kampung Korea Tapi di Sulawesi TenggaraFoto: (Sitti Harlina/detikcom)


Bagi yang ingin betul-betul merasakan atmosfir Korea, pengunjung dapat menyewa Hanbok, gaun tradisional perempuan Negeri Ginseng. Sejumlah keunikan tersebut, mampu menarik ratusan pengunjung perhari.

Sunarni, pengunjung Kampung Korea, mengatakan jika dia sangat senang bisa menghabiskan akhir pekan di Kampung Korea sebagai tempat wisata di Baubau yang baru.

"Berada di sini (Kampung Korea) seperti berada di Korea, jadi tidak perlu jauh-jauh, di sini juga sudah mewakili," ujarnya kepada detikcom, Senin (24/6/2019).

Ada Kampung Korea Tapi di Sulawesi TenggaraFoto: (Sitti Harlina/detikcom)


Salah seorang tokoh pemuda, La Ali menuturkan jika awalnya kawasan kampung korea merupakan kawasan kumuh.

"Awalnya tempat ini kumuh, hanya inisiatif dari anak muda di sini membersihkan kemudian menyulap tempat ini menjadi kawasan dengan tema kampung korea," tuturnya.

Kawasan tersebut mulai dibangun sejak 2018 dan hingga saat ini pengunjung terus memadati kawasan tersebut.

"Biasanya weekend atau hari libur pasti lebih ramai," pungkasnya. (wsw/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED