Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 29 Apr 2020 08:31 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

7 Pulau Bernama Hewan di Indonesia

Syanti Mustika
detikTravel
Pulau Komodo
Pulau Komodo satu di antara tujuh pulau dengan nama hewan di Indonesia. (shutterstock)

5. Pulau Kucing, Maluku Utara

Pulau Kucing ini berada di Kepulauan Sula, Maluku Utara. Sesuai dengan namanya kamu dapat menjumpai sejumlah kucing setibanya di pulau ini.

Jadi ceritanya, dahulu pulau tersebut merupakan tempat pembuangan kucing liar dari Pulau Sulabesi. Tapi, oleh pemilik pulau sekaligus Kades Fukweu, M Nuh Buamuna, pulau tersebut mulai diolah jadi destinasi wisata. Kucing-kucing tidak dibuang begitu saja, namun juga dikasih makan dan dipelihara.

Pulau Kucing di Kepulauan SulaPulau Kucing di Kepulauan Sula Foto: Johanes Randy/detikTravel

Selain kucing, traveler pun bisa menjumpai sejumlah gazebo yang ada untuk bersantai di tepi pulau. Jika mau iseng, tersedia juga bebek-bebekan dayung yang bisa disewa dengan membayar Rp 10 ribu per kursinya. Lalu ada juga spot foto Instagramable yang berbentuk hati.

6. Pulau Tikus, Bengkulu

Pulau Tikus di BengkuluPulau Tikus di Bengkulu Foto: (My Trip My Adventure)



Namanya Pulau Tikus, namun bukan berarti pulau kecil yang berada di laut Bengkulu ini dihuni tikus ya. Pulau ini dikenal sebagai salah satu spot bahari yang cukup populer di Bengkulu.

Lautnya yang tenang dan pasirnya yang terang jadi aman untuk bersantai dan berenang di lautnya. Pulau ini juga kaya akan terumbu karang dan ragam ikan. Jadi sering juga orang memancing di kawasan ini.

7. Pulau Ular, Nusa Tenggara Barat

Pulau UlarPulau Ular Foto: (Yudi Febrianda/d'Traveler)


Pulau Ular atau Nusa Nipa berada di Dusun Pai, Kecamatan Wera, Bima, Nusa Tenggara Barat. Sesuai dengan namanya, pulau ini hanya dihuni oleh ratusan ular , ada pula yang menduga sampai ribuan ular.

Konon, pada zaman masa Kerajaan Bima terjadi peperangan antara Kerajaan Bima dengan Kerajaan Flores. Raja Bima yang saat itu sedang murka menghadapi Kerajaan Flores mengutuk seluruh awak kapal menjadi ular dan menjadikan kapalnya menjadi batu. Sekarang batu berbentuk seperti kapal dengan dua tiang yang menjadi pohon jendemawa atau kamboja ini masih ada sampai sekarang.

Ada juga versi cerita lainnya yang menyebutkan jika ular-ular tersebut adalah jelmaan manusia. Maka dari itu warga percaya jika ada yang membawa pulang ular dari sana, bisa menjadi petaka untuknya.

Versi lain tentang mitos Pulau Ular adalah pulau ini berasal dari kapal Portugis yang terbalik. Dan ular-ular yang ada di pulau ini berasal dri jelmaan awak kapal yang terperangkap di dalam kapal. Kisah ini dipercaya karena ular-ular di pulau ini tidak menggigit karena jelmaan manusia.

Entah benar atau tidak, sebaiknya kita selalu menghormati dan tetap berperilaku baik di manapun.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Nelayan Pulau Panggang Kepulauan Seribu, Ahli Membuat Kapal Kayu"
[Gambas:Video 20detik]

(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA