Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 17 Sep 2020 23:37 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Peringati Wafat RA Kartini, Taman Batik Akar Kartini Diresmikan

Arif Syaefudin
detikTravel
Taman Batik Akar Kartini
Foto: Taman Batik Akar Kartini (Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Bertepatan peringatan wafatnya Raden Ajeng (RA) Kartini, destinasi wisata Taman Batik Akar Kartini (TBAK) diresmikan. Lokasinya di kompleks makam RA Kartini.

Letak objek wisata ini berada di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang, Jawa Tengah. Acara peresmian dilakukan secara langsung oleh Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar).

Bayu mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar RA Kartini yang berperan serta dalam proses terwujudnya destinasi wisata tersebut. Sebagai contoh yang menginspirasi, Desa Bulu saat ini dipimpin oleh seorang wanita dapat memberikan prestasi yang sangat luar biasa bagi pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang pada khususnya.

"Ini adalah moment yang sangat luar biasa. Saya sangat bangga atas munculnya penerus Kartini. Yang tidak lain adalah Kepala Desa Bulu Suharyati yang telah memberikan inspirasi luar biasa kepada masyarakat sekitar. Ikut membangun Rembang menjadi lebih baik. Untuk kedepannya, stake holder maupun dinas terkait, akan memberikan bantuan agar lebih maju dan berinovasi lebih baik," kata Bayu, Kamis (17/9/2020) sore.

Taman Batik Akar KartiniTaman Batik Akar Kartini diresmikan Foto: Arif Syaefudin/detikcom


Kepala Desa Bulu Suharyati mengatakan di taman seluas 1 hektar itu terdapat joglo sekaligus restoran yang di dalamnya terpajang galeri batik tulis Matoh dan aneka meja kursi dari akar pohon jati. Di luar juga terdapat aneka ratusan tanaman bunga termasuk bunga Celocia yang menarik dan pepohonan besar yang meneduhkan.

"TBAK berawal dari visi dan misi Desa Bulu Matoh untuk menciptakan Destinasi Wisata. Dalam rangka untuk lebih menghargai dari ikon RA Kartini. Ingin membuktikan figur perempuan dapat merubah apapun. Dan merupakan bukti nyata bahwa seorang perempuan juga bisa mendorong pembangunan daerahnya. Launching sengaja bertepatan dengan Haul Ibu Kartini," dia menjelaskan.

Taman Batik Akar KartiniTaman Batik Akar Kartini Foto: Arif Syaefudin/detikcom

Dia menyebut total anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan obyek wisata tersebut senilai kisaran Rp 7 miliar. Biayanya menggunakan anggaran pribadi sang Kades, disokong Dana Desa dan iuran warga setempat.

"Kita bangun perlahan, ada edukasi batik, edukasi akar, edukasi tanaman, nanti juga ada wahana outbond sedang proses. Total Rp 7 miliar. Terkait dana pemasukan, sistemnya bagi hasil antara keluarga pribadi, dengan pihak Desa, tapi dipentingkan dulu untuk pengelolaan," dia menambahkan.


Salah satu keluarga keturunan langsung RA Kartini, Hudaya menjelaskan, lahirnya ide TBAK berawal pada keinginan pengembangan obyek makam RA Kartini supaya lebih menarik bagi wisatawan. Keberadaan makam pahlawan nasional ini telah menginpirasi untuk membangun efek multiplier guna meningkatkan taraf hidup masyarakat.

"Kami memanfaatkan potensi yang ada di desa Bulu seperti makam, Batik Tulis dan Akar sebagai icon menarik TBAK," tutupnya.



Simak Video "Film Bertema Kartini yang Wajib Kamu Tonton Selama #DiRumahAja"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA