Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Nov 2020 11:02 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Situ Garunggang Bandung, Tempat Pelesir Orang Eropa yang Terlupakan

Yudha Maulana
detikTravel
Situ Garunggang
Foto: (Yudha Maulana/detikcom) Situ Garunggang kini sudah berubah menjadi perumahan

Berbeda dengan Situ Gumuruh atau Situ Tarate yang terbentuk alami karena merupakan sisa-sisa dari danau alami di Cekungan Bandung, Situ Garunggang ini merupakan hasil galian manusia.

Bachtiar mengisahkan, ketika itu pembangunan jalan dan gedung tengah gencar dilaksanakan seiring dengan pemindahan ibu kota Kabupaten Bandung dari Karapyak ke Balonggede, Kota Bandung.

"Pada tanggal 25 Mei 1810, berlandaskan pada surat Perintah Herman Willem Daendels, Bupati Wiranata Kusumah II kemudian memindahkan ibukota Kabupaten Bandung dari Dayeuhkolot ke lokasi alun-alun Bandung sekarang," katanya.

Untuk memenuhi keperluan bahan bangunan untuk gedung-gedung pemerintahan yang megah di Bandung, H Sobandi yang merupakan pemilik lahan meminta izin pemerintah untuk memanfaatkan lahan miliknya untuk diambil pasir dan batunya.

"Lama kelamaan, lahan itu menyisakan lubang yang besar, kedalamannya mencapai tiga meter lebih. Upaya reklamasi bekas galian pasir dan batu dengan cara membuat kolam-kolam besar, yang terkenal dengan sebutan empang atau situ," katanya.

Keberadaan fisik dari Situ Garunggang kini sudah berubah menjadi perumahan. Handoyo (65), warga sekitar mengatakan dirinya pernah berenang di situ atau danau tersebut.

"Ingatan saya agak samar-samar juga, dulu saya menyebutnya Situ Gojali. Waktu kecil yang saya ingat selain dipakai berenang, ada juga yang memanfaatkan airnya untuk beternak ikan mujair, tapi memang dulu ada," katanya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA