Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 10 Jan 2021 20:51 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Bukan Cuma Peninggalan Wali, Kudus Juga Punya Fosil Purbakala

Dian Utoro Aji
detikTravel
Situs purbakala di Kudus.
Foto: Dian Utoro Aji

Jamin mengatakan di wilayah Patiayam sendiri memiliki beberapa lapisan tanah. Di sana kata dia banyak menyimpan fosil - fosil hewan purbakala. Mulai dari hewan laut, rawa, dan daratan dari masa purbakala.

"Lapisan tanah ini mulai dari formasi jambe ini sekitar 5 juta tahun yang lalu. Pada lapisan ini terdapat batuan berupa lempung biru yang mengandung moluska laut dan foraminifera dari laut dangkal," ujar Jamin.

"Lalu, pada formasi kancilan, sekitar 1,5 juta tahun lalu, terjadi formasi dengan ciri litologi satuan batuan ini berwarna abu-abu kehitaman, sangat keras, dengan masa dasar batu pasir non karbonatan. Lalu formasi Slumprit sekitar 700 ribu tahun yang lalu. formasi ini banyak ditemukan fosil tulang dan gigi vertebrata moluska tawar," Jamin menjelaskan.

"Formasi Kedungmojo sekitar 500 ribu tahun yang lalu. satuan ini serupa dengan formasi Slumprit. Lalu ada formasi Sukobubuk sekitar 200 tahun yang lalu. Pada lapisan ini berupa batuan aglomerat dengan fragmen batuan beku andesit berukuran berakal dengan kemas terbuka. Serta ada endapan sungai aluvial. Endapan ini hasil pengendapan Sungai Kancilan dan Sungai Ampo," dia menambahkan.

Situs purbakala di Kudus.Desa Terban diyakini punya banyak temuan purba (Dian Utoro Aji/detikTravel)

Menurutnya dari beberapa formasi itu, di kawasan situs Patiayam paling dominan ditemukan gajah purbakala Stegodon trigonochepalus. Dia mencontohkan pada tahun 2008 lalu, ada fosil gajah purba yang keutuhan fragmen hampir 90 persen.

"Yang paling dominan adalah gajah purba. Banyakan ditemukan terbanyak ditemukan dan utuh, contoh tahun 2008, individu gajah purba hampir 90 persen. Dari satu titik koordinat. Mulai rusuk, gading, dengan panjang 3,7 meter. Dan banyak lagi beberapa titik memang ditemukan satu individu gajah, 80 persen sampai 90 persen. Itu berusia 700 ribu tahun hingga 1,5 juta tahun yang lalu," ujar Jamin.

Hingga saat ini, kata Jamin ada ribuan fosil hewan purbakala yang disimpan di Museum Purbakala Patiayam. Dia mencatat ada 8.000 fragmen fosil yang disimpan di museum. Jumlah tersebut belum lagi adanya penemuan fosil terbaru oleh warga setempat. Dia mencatat hingga Mei sampai Desember 2020 ada 40 penemuan baru. Itu pun jumlah fragmen belum dilakukan identifikasi.

"Di Situs Patiayam ditemukan dan identifikasi 17 hewan spesies, mulai hewan laut, rawa dan darat. Sebanyak 17 spesies itu tadi identifikasi tenaga ahli, Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran dan Arkeologi Yogyakarta kurang lebih 2.700 an fragmen, dan sampai saat ini yang sudah terdata 8 ribu fragmen kita identifikasi. Belum temuan yang baru," Jamin menjelaskan.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Viral Sekelompok Pemuda Tendang-Sebarkan Sampah di Kudus"
[Gambas:Video 20detik]

(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA