Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 11 Apr 2021 18:20 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Bisa Dicoba Nih! Gowes dari Prambanan Hingga Keliling Candi Borobudur

Eko Susanto
detikTravel
Gowes Borobudur Mendut Prambanan
Foto: Gowes sepeda di Candi Borobudur (Eko Susanto/detikTravel)

Kombinasi Olahraga-Storytelling-Wisata

Paket ini, katanya, dikemas mengkombinasikan antara olahraga, storytelling dan wisata. Untuk itu programnya bertajuk 'Big Campaign 1000 Temples Heritage Trail' dalam rangka mengembangkan quality - wellness tourism serta mendukung sport tourism di Indonesia.

"Pengemasan programnya kami kombinasikan dengan olahraga, storytelling dan wisata. Jadi secara campaign besarnya bernama '1000 Temples Heritage Trail', salah satu programnya adalah sport tourism cycling. Kami kerja sama dengan beberapa komunitas cycling untuk merealisasikan program ini," tutur Galuh.

Alasan dipilihnya sepeda, kata dia, masa pandemi Covid-19 ini tren pesepeda naik. Kemudian, rute yang ditempuh sekitar 75 km dari Prambanan sampai Candi Borobudur.

"Dibilang di masa Covid-19 ini memang trend pesepeda naik dari segi komunitas. Kalau (rute) ini kurang lebih 75 km, rute Prambanan sampai Borobudur. Di Prambanan, tadi kami kemas dengan storytelling di kawasan Prambanan, Candi Sewu, Candi Lumbung, Candi Bubrah, kemudian menuju Candi Mendut, Candi Pawon dan finisnya di Candi Borobudur," ujar dia.

Salah satu pegowes yang ikut, Michael Adhi Wibowo mengakui, gowes yang dilakukan hari ini berbeda sekali dengan yang biasanya dilakukan. Jika biasanya hanya sekadar mencari keringat dan sport, namun gowes kali ini mendapatkan sensasi baru.

"Ya beda banget, 'kalau kita biasanya kan kalau sepeda cari keringat, cari sport', dengan seperti ini kita dapat sesuatu sensasi baru," kata Michael.

Gowes Borobudur Mendut PrambananGowes Borobudur Mendut Prambanan Foto: Eko Susanto/detikTravel

Michael yang tergabung dalam GCPN Yogyakarta Cycling Community menambahkan, untuk rute melewati beberapa candi, kemudian bisa berkeliling di kawasan Candi Borobudur yang merupakan pengalaman kali pertamanya.

"Kita baru pertama kali (keliling candi) dan jujur kita seneng sekali, 'apalagi dari gowes dari Jogja dari komunitas seperti ini sangat-sangat terbuka sekali kalau memang kedepannya ada yang hal-hal seperti ini'. Ini sangat-sangat menarik," ujarnya.

"Jujur kalau area luar, area-area view di luar candi-candi sudah sering. Nah, yang belum pernah kita masuk sampai saat ini kan 'kayak kita bisa mutar di Candi Prambanan, Borobudur', semua-semua seperti itu kita sangat-sangat excited sekali dan pasti luar biasa. Teman-teman semuanya merasa beruntung hari ini bisa keliling-keliling di area seperti ini," tuturnya yang memulai gowes dari rumahnya kawasan Malioboro, Prambanan dan Borobudur, menempuh jarak sekitar 80 km, itu.

Gowes Borobudur Mendut PrambananGowes Borobudur Mendut Prambanan Foto: Eko Susanto/detikTravel

"Ini sebetulnya rute yang mungkin baru ya, 'baru dalam arti baru ditawarkan karena mungkin banyak goweser sebetulnya juga kepingin'. Jadi pasti mereka kalau sampai dipublish seperti itu dan ditawarkan ke luar pasti akan banyak sekali goweser-goweser apalagi dari luar kota. Area candi plus tadi ada storytelling itu sangat-sangat luar biasa, kita bisa mendapatkan banyak informasi," sambungnya.

Pegowes lainnya, Ivan Adrian menambahkan, selama gowes tadi sangat berkesan karena dapat mempelajari kebudayaan-kebudayaan. Selain itu, dari candi satu menuju candi lainnya dan storytelling mengenai cerita candi tersebut.

"Ya berkesan, kita bisa mempelajari tentang kebudayaan-kebudayaan khususnya, dari candi satu ke candi lainnya juga bisa storytelling ya diinfokan tentang candi ini ceritanya. Jadi agak berbeda dengan gowes seperti biasanya," ujarnya.

"Kalau paling berkesan di Borobudur sendiri, soalnya tadi kita dari Prambanan, ke Borobudur itu jaraknya lumayan dan itu lumayan panas juga, tapi kita hepi juga di sini selain dapat ilmu, ya dapat suasana heritage," pungkasnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Pasca Erupsi Merapi, Terpal Penutup Borobudur Dibuka Kembali"
[Gambas:Video 20detik]

(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA