Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 28 Jun 2021 18:40 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Ikan Unik dari Nabire: Suka Sembunyi di Pasir, Kepalanya Tajam

Hari Suroto
detikTravel
Ikan Pasir Nabire
Foto: Ikan unik dari Nabire (Hari Suroto/Istimewa)
Nabire -

Pulau-pulau kecil di Kepulauan Moora, kawasan Teluk Cendrawasih, Nabire memiliki ikan unik. Masyarakat Pulau Mambor menyebutnya ikan pasir. Rasanya gurih!

Disebut ikan pasir karena ikan ini suka bersembunyi dengan cara unik, suka membenamkan diri di dalam pasir saat ada predator. Ikan ini sebenarnya adalah ikan subtropis.

Dalam bahasa Inggris ikan ini disebut sebagai Pearly Razorfish, nama ilmiahnya Xyrichtys novacula. Xyrichtys berasal dari bahasa Yunani.

Xyreo berarti yang memotong seperti pisau, ichthys berarti ikan. Sementara itu, Novacula merupakan nama khusus dari bahasa Latin 'novacula' yang berarti 'pisau cukur'. Hal itu mengacu pada bagian depan kepala yang membentuk ujung tajam.

Ikan Pasir NabireIkan Pasir Nabire siap dimasak Foto: Hari Suroto/Istimewa

Ikan ini hidup pada laut yang terdapat karang berpasir dengan kedalaman 1 hingga 90 meter. Ikan ini merupakan ikan subtropis.

Ikan pasir menghuni daerah dangkal yang jernih dengan dasar berpasir. Biasanya di sekitar padang lamun dan karang. Makanan utamanya adalah moluska, juga kepiting dan udang.

Ikan ini memiliki panjang 15 hingga 20 cm. Bentuknya memanjang, sangat padat dengan bagian depan kepala membentuk ujung yang tajam. Moncongnya sangat tumpul dengan mulut seperti ikan kakatua.

Ikan ini akan menyelam ke pasir saat ketakutan. Hobi ikan ini adalah membangun sarang dengan puing-puing karang.

Warna ikan ini pucat kehijauan. Biasanya tanpa tanda yang mencolok pada tubuh. Kepala dengan garis vertikal bergantian biru muda dan kuning oranye muda.

Persebaran ikan ini lebih banyak dijumpai di Samudera Atlantik, meliputi Carolina utara, Teluk Meksiko utara, Karibia, Brasil, Prancis, Angola, Mediterania, Azores, Madeira, Kepulauan Canary, Tanjung Verde, dan Pulau Sao Tome.

Jadi, ikan yang ditemukan di Kepulauan Moora, kawasan Teluk Cenderawasih sangat spesial. Oleh masyarakat Mambor, Distrik Kepulauan Moora, Nabire, ikan pasir ditangkap untuk dikonsumsi.

Biasanya ikan ditangkap pada saat air surut. Ikan ini membenamkan diri dalam pasir perairan dangkal atau kolam genangan air. Untuk mencari ikan ini dibutuhkan pengetahuan khusus, dengan melihat tanda-tanda di permukaan pasir terdapat batu-batu karang kecil sebagai penanda sarang ikan ini.

Oleh masyarakat Mambor, ikan ini dimasak dengan cara di asap di atas perapian. Dimasak tanpa bumbu apa-apa, ikan dibungkus menggunakan daun kelapa muda. Rasanya segar dan gurih, karena ikan hasil tangkapan langsung dimasak tanpa menunggu lama.

Secara tradisi, karena tidak semua orang mengetahui keberadaan pasir yang di dalamnya terdapat ikan, maka perempuan Mambor yang belum bisa menangkap ikan ini dianggap belum layak untuk menikah.


---
Artikel ini dibuat oleh Hari Suroto dari Balai Arkeologi Papua dan diubah seperlunya oleh redaksi.



Simak Video "Gempa M 5,3 Guncang Nabire Papua"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA