Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 03 Agu 2021 14:45 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Jika ke Waduk Jatigede, Lho Kok Ada Rumah Mantan?

Nur Azis
detikTravel
Rumah mantan dan pemandangan Waduk Jatigede Sumedang
Rumah mantan di persimpangan jalan ke Waduk Jatigede Sumedang (Foto: Nur Azis/detikcom)
Sumedang -

Anda pasti tersenyum kala berkunjung ke kawasan destinasi wisata Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang. Pasalnya, di beberapa titik akses jalan dipasang petunjuk jalan yang bisa mengarahkan Anda menuju ke 'Rumah Mantan'.

Petunjuk arah kurang lebih berukuran 1/2 meter x 1/4 meter ditancapkan di beberapa titik akses jalan kabupaten. Papan tersebut bertuliskan Tanjung Duriat disertai simbol arah panah yang tertera di bagian atas spanduk sementara di bagian bawahnya bertuliskan 'Rumah Mantan'.

Bagi pendatang baru yang berkendara, sekilas mungkin akan menyangka bahwa 'Rumah Mantan' adalah nama tempat sungguhan. Karena ada nama-nama unik yang terdapat di beberapa daerah di Indonesia, seperti di Jawa tengah ada desa bernama Desa Tutup, Desa Kandang Sapi hingga Desa Danger (inggris: Bahaya).

Nah, kalau berkesempatan menjajal kawasa Waduk Jatigede, coba berhenti lalu lihat lebih dekat. Ternyata tulisan di bawahnya terbaca 'Daripada ke Rumah Mantan Mending ke Tanjung Duriat Aja'.

Ternyata itu adalah promosi sederhana untuk pariwisata di Jatigede Sumedang. Sekadar diketahui, Tanjung Duriat merupakan salah satu objek wisata alam di kawasan Jatigede Sumedang. Area ini menyuguhkan keindahan panorama Waduk Jatigede yang bisa dilihat dari atas bukit.

Saat ditanyakan terkait pembuat papan spanduk tersebut, sejumlah warga di Desa Cijeungjing, Kecamatan Jatigede, mengaku tidak mengetahuinya. Bahkan sebagian warga baru sadar dengan adanya spanduk lucu tersebut.

"Saya malah baru ngeuh ada spanduk ini, karena sebelumnya saya belum melihatnya," kata Idang Hidayat (35).

Rumah mantan dan pemandangan Waduk Jatigede SumedangPemandangan Waduk Jatigede Sumedang (Foto: Nur Azis/detikcom)

Menurutnya, di tengah kondisi pandemi seperti ini, model lucu-lucuan seperti itu diperlukan sebagai hiburan bagi warga kampung. "Di jalan kampung seperti ini model lucu-lucuan begitu dibutuhkan sebagai hiburan, sebab kadang dari kata-kata saja kita bisa terhibur," ungkapnya sambil tersenyum.

"Hanya saja kalau itu dari DLLAJ (Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan) apakah boleh dibikin model seperti itu," kata Idang menambahkan.

Hal senada diungkapkan warga lainnya yang mengaku tidak mengetahui siapa pembuat spanduk tersebut. "Wah ibu kurang tahu kalau yang buatnya, tapi setahu saya itu sudah terpasang sekitar tujuh bulanan," kata Siti Rodiah (61).

Sekadar diketahui, kawasan Waduk Jatigede menjadi salah satu Destinasi Wisata unggulan di Kabupaten Sumedang. Puluhan objek wisata di sana saat ini terpaksa ditutup lantaran adanya pandemi Covid-19 dan kebijakan PPKM.

Rumah mantan dan pemandangan Waduk Jatigede SumedangRumah mantan di persimpangan jalan ke Waduk Jatigede Sumedang (Foto: Nur Azis/detikcom)


Simak Video "Jorok! Pesisir Waduk Jatigede Dipenuhi Lautan Sampah"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA