Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 18 Jun 2022 17:43 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Tempat Wisata di Bandung, Ini 25 Destinasi Hits yang Wajib Dikunjungi! Banyak yang Instagramable

Yasmin Nurfadila
detikTravel
Destinasi wisata selfie Rabbit Town di Bandung
Foto: (@rabbittown.id/Instagram)
Jakarta -

Bandung merupakan tempat wisata di jawa barat. Terutama bagi warga Jabodetabek. Biasanya pada weekend, Bandung akan dipenuhi oleh wisatawan luar kota.

Berikut 25 tempat wisata di Bandung yang wajib dikunjungi. Mulai dari wisata alam, theme park, hingga wisata sejarah. Bagi travelers yang suka berfoto, banyak tempat wisata yang instagramable lho!

Wisata Alam

1.Punclut

Puncak Ciumbuleuit atau Punclut. Merupakan salah satu tempat wisata di Bandung yang menjadi favorit masyarakat. Punclut terletak sekitar 7 km dari pusat Kota Bandung.

Berlokasi di Jalan Punclut, Ciumbuleuit, Cidadap, Bandung, Jawa Barat. Dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 00.00 WIB. Untuk memasuki kawasan Punclut, travelers tidak perlu membayar tiket masuk alias gratis.

Di kawasan Punclut terdapat berbagai destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Kebanyakan merupakan kafe yang menawarkan pemandangan Kota Bandung dari ketinggian. Seperti, Angkringan De BlankOn dan Lereng Anteng Panoramic Coffee Place.

2. Kawah Putih Ciwidey

Kawah Putih CiwideyKawah Putih Ciwidey Foto: Anissantosoo/d'Traveler

Merupakan salah satu destinasi andalan yang sering dikunjungi wisatawan dari luar Jawa Barat. Kawah Putih terletak sekitar 45 km di selatan Kota Bandung.

Kawah Putih berlokasi di Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Buka setiap hari sejak pukul 08.00 sampai 17.00 WIB.

Harga tiket masuk Kawah Putih berkisar antara Rp 28.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 81.000 untuk wisatawan mancanegara. Harga ini tidak termasuk dengan biaya parkir dan angkutan wisata.

Kawah Putih menawarkan pemandangan kawah dan gunung yang eksotis. Selain untuk menikmati pemandangan, pengunjung sering menjadikan Kawah Putih sebagai lokasi foto. Mulai dari foto pribadi untuk sosial media hingga foto pre-wedding.

Selain itu, Kawah Putih juga menghadirkan beberapa arena bermain. Seperti arena Taman Bermain Mini, Jembatan Apung, panahan, hingga fasilitas kuda tunggang.

3. Tebing Keraton

tebingTebing Keraton. Foto: (Fakhri Dhiaulhaq/d'Traveler)

Tebing Keraton merupakan destinasi yang berada di ketinggian 1200 mdpl. Lokasi Tebing Keraton ada di area Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda. Berjarak sekitar 15 menit dari pusat Kota Bandung.

Terletak di Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial, Bandung, Jawa Barat. Tebing Keraton buka setiap hari mulai pukul 06.00 sampai 18.00 WIB.

Untuk masuk ke area Tebing Keraton, pengunjung perlu membayar tiket masuk Tahura sebesar Rp 15.000. Harga ini belum termasuk biaya parkir.

Tebing Keraton menawarkan keindahan alam dan pemandangan Kota Bandung dari ketinggian. Lokasi ini sangat cocok untuk menikmati sunset dan sunrise.

Tidak hanya itu, Tebing Keraton juga biasanya dijadikan sebagai tujuan akhir para pecinta trekking dan olahraga bersepeda.

4. Gunung Tangkuban Parahu

Merupakan salah satu gunung di Jawa Barat yang terkenal karena cerita rakyatnya. Yaitu kisah Sangkuriang. Gunung ini juga merupakan salah satu gunung terbesar yang ada di tanah Parahyangan.

Gunung Tangkuban Parahu terletak sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung. Gunung ini memiliki ketinggian 2.084 mdpl. Pintu masuk kawasan wisata Gunung Tangkuban Parahu terletak di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Cicadas, Sagalaherang, Subang.

Meski begitu, sebagian kawasan gunung ini masuk ke dalam area Kabupaten Bandung Barat. Untuk mengakses gunung ini, pengunjung dapat menggunakan jalur Bandung-Ledeng-Lembang.

Wisata Gunung Tangkuban Parahu buka setiap hari sejak pukul 08.00 sampai 17.00 WIB. Harga tiket untuk wisatawan lokal pada hari biasa adalah Rp 20.000. Sedangkan pada hari libur Rp 30.000. Harga ini tidak termasuk tiket masuk kendaraan dan angkutan ke Kawah Ratu.

Sebagai salah satu gunung berapi aktif, gunung ini memiliki tiga kawah. Kawah Ratu, yang merupakan kawah terbesar. Kawah Domas, yang bisa dinikmati untuk merendam kaki.

Serta Kawah Upas, yang bisa dinikmati dari kejauhan. Karena kawah ini memiliki kandungan belerang yang sangat tinggi dan uap yang berpotensi mengandung racun.

Selain menikmati pemandangan, di kawasan ini juga pengunjung bisa berwisata kuliner. Terdapat aneka kios yang menjual makanan hingga oleh-oleh khas Tangkuban Parahu.

5. Balitsa Lembang

Balai Penelitian Tanaman Sayuran Lembang atau lebih dikenal sebagai Balitsa Lembang. Lokasi wisata ini terletak di kaki gunung Tangkuban Parahu. Tanahnya yang subur membuatnya cocok menjadi lokasi agrowisata.

Balitsa Lembang terletak di Jalan Tangkuban Parahu No. 517, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Lokasi wisata ini buka setiap hari Sabtu dan Minggu. Mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Balitsa Lembang tidak mematok biaya tiket masuk. Pengunjung cukup membayar Rp 5.000 untuk biaya parkir kendaraan.

Sebagai tempat penelitian, Balitsa menawarkan wisata edukasi. Balitsa menghadirkan pengembangan dari beragam jenis sayur dan holtikultura yang ada di Indonesia.

Selain itu, Balitsa juga menawarkan pemandangan alam yang indah. Balitsa terletak di tengah kawasan hutan Lembang. Menjadikannya sangat asri dan sejuk. Cocok untuk menyegarkan pikiran.

6. Kebun Strawberry Ciwidey

Kebun Strawberry Ciwidey merupakan salah satu wisata favorit yang menjadi incaran wisatawan. Kebun ini berlokasi di Jalan Ciwidey, Patengan, Rancabali, Bandung.

Kebun Strawberry dibuka untuk kunjungan setiap hari. Sejak pukul 11.00 sampai 20.00 WIB saat hari kerja dan pukul 09.00 sampai 20.00 WIB pada hari libur.

Tidak ada tiket masuk yang perlu dibayar. Pengunjung hanya perlu membayar jika ingin memetik dan membawa buah strawberry. Tidak lupa membayar juga biaya parkir.

Harga strawberry di kebun ini bervariasi. Mulai dari Rp 35.000 sampai Rp 50.000 per kilogram.

Hamparan kebun strawberry yang rapi sangat indah untuk dinikmati pengunjung. Selain itu sajian strawberry segar dengan berbagai ukuran juga sangat menggoda untuk dipetik.

7. Taman Begonia

Taman Begonia merupakan tempat wisata di Bandung yang menggabungkan wisata alam, wisata selfie, serta edukasi.

Taman Begonia terletak di Jalan Maribaya, Nomor 120 A, Langensari, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Taman Begonia beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.00

Untuk masuk ke Taman Begonia, wisatawan lokal dikenai biaya masuk sebesar Rp 25.000. Sedangkan untuk wisatawan asing sebesar Rp 30.000.

Daya tarik utama dari Taman Begonia adalah keberadaan taman bunga mempesona. Yang akan memanjakan mata pengunjung. Di taman ini setidaknya ada sekitar 50 jenis bunga. Membuatnya sangat indah untuk dipandang.

Selain itu, Taman Begonia juga menghadirkan banyak spot selfie yang instagramable. Sehingga pengunjung pecinta selfie dapat terpuaskan di sini.

Di Taman Begonia, pengunjung juga bisa belajar cara menanam sayuran, buah-buahan, dan bunga. Pilihan wisata yang ada di taman ini memang terbilang lengkap.

8. Grafika Cikole

Hutan Grafika CikoleHutan Grafika Cikole. Foto: (Adhe Albian/d'Traveler)

Merupakan salah satu wisata alam yang terletak di kaki gunung. Grafika Cikole berada pada ketinggian sekitar 1400 mdpl.

Destinasi ini berlokasi di Jalan Raya Tangkuban Perahu KM 23, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Grafika Cikole buka setiap hari sejak pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Sedangkan untuk penginapan buka selama 24 jam.

Tiket masuk destinasi ini cukup terjangkau, yakni sebesar Rp 20.000 untuk tiket masuk area. Rp 20.000 untuk masuk ke Bird Park. Serta Rp 50.000 untuk tiket terusan.

Tiket Terusan sudah termasuk beragam wahana yang disediakan, yaitu: flying fox sepanjang 250 m, jembatan tali, jembatan goyang, dan wahana turun tebing dengan ketinggian 15 m.

Selain menghadirkan beragam aktivitas outbond. Grafika Cikole juga memesona pengunjungnya dengan pemandangan dan udaranya yang sejuk.

9. Orchid Forest

Orchid Forest merupakan tempat wisata di Bandung yang berfokus untuk memperkenalkan dan membudidayakan berbagai tanaman anggrek. Di sini setidaknya terdapat 157 jenis bunga anggrek yang dikembangkan.

Orchid Forest terletak di Desa Genteng, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Destinasi ini beroperasi setiap hari. Untuk hari kerja, buka sejak pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Sedangkan untuk weekend pada pukul 08.00 sampai 19.00 WIB.

Untuk berwisata ke sini, dikenai biaya tiket masuk sebesar Rp 40.000 untuk wisatawan lokal. Rp 100.000 untuk wisatawan mancanegara (wisman). Selain itu, pengunjung juga perlu membayar biaya asuransi Perhutani sebesar Rp 7.500 untuk hari kerja dan Rp 10.000 untuk weekend.

Orchid Forest menghadirkan berbagai wahana dan aktivitas yang menarik untuk wisatawan. Mulai dari ragam permainan hingga pertunjukan. Beberapa atraksi yang ada di Orchid Forest yaitu: Wood Bridge, Garden Of Light, permainan Balad Lodaya, dan Eagle Camping Ground.

10. Tahura Djuanda

Tahura atau Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda merupakan sebuah Taman Wisata Alam (TWA). Awalnya hutan ini merupakan bagian dari Hutan Lindung Gunung Pulosari.

Tahura terletak di Jalan Pakar Kulon Nomor 13, Ciburial, Cimenyan, Bandung. Tahura dibuka setiap hari mulai pukul 07.30 sampai 17.00.

Biaya tiket masuk Tahura sebesar Rp 15.000 untuk pengunjung lokal dan Rp 55.000 untuk wisman. Tiket ini belum termasuk dengan biaya parkir kendaraan.

Di dalam area Tahura terdapat banyak spot wisata. Ada Tebing Keraton, Curug Omas, Goa Jepang, Goa Belanda, hingga Monumen Ir. H. Djuanda. Selain untuk berkunjung ke spot-spot tersebut, pengunjung juga dapat berwisata kuliner dan melakukan trekking di area ini.

Halaman berikutnya >>> wisata air terjun

Wisata Air Terjun

1. Curug Tilu Leuwi Opat

Curug Tilu Leuwi Opat merupakan air terjun dengan aliran yang terbagi menjadi tiga. Inilah yang menjadi alasan penamaan air terjun ini. Dalam bahasa Indonesia, namanya berarti air terjun tiga, sungai empat.

Curug ini terletak di Jalan Ciwangun Indah, Cihanjuang Rahayu, Parongpong, Kabupaten Bandung. Biaya yang dipatok untuk masuk ke sini sebesar Rp 15.000.

Sesuai namanya, terdapat tiga air terjun dan empat sungai di area ini. Tiga curug tersebut yaitu: Curug Citulang, Curug Aseupan, dan Curug Cilaki. Sedangkan untuk sungai atau leuwi, ada Leuwi Bagong, Leuwi Baeud, Leuwi Kacapi, dan Leuwi Geuntong.

Selain berfoto dan bermain air. Di Curug Tilu Leuwi Opat pengunjung dapat bermain aneka permainan outbound. Seperti arum jeram, shaking bridge, paintball, panjat tebing, flying fox, dan masih banyak lagi.

2. Curug Dago

Curug DagoCurug Dago Foto: Kata Waktu/d'traveler

Curug ini merupakan salah satu air terjun dengan lokasi yang terpencil. Ukuran Curug Dago terbilang cukup kecil. Ketinggiannya hanya sekitar 12 meter.

Curug Dago terletak di Jalan Dago Pojok, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Air terjun ini berjarak 8 kilometer dari pusat Kota Bandung.

Curug Dago beroperasi setiap hari sejak pukul 08.00 sampai 17.00. Biaya masuk ke Curug Dago dipatok sebesar Rp 12.000 untuk wisatawan lokal. Rp 52.000 untuk wisman.

Meski kecil, curahan air di Curug Dago tetap deras dan memanjakan mata. Selain air terjun, di area ini dapat ditemui juga dua pondokan berwarna merah. Kedua pondokan merupakan bangunan berisi prasasti raja-raja Thailand. Yaitu Raja Chulalongkorn (Rama V) dan Raja Prajadhipok (Rama VII).

Wisata Alam dan Binatang

1. Lembang Park and Zoo

Sesuai namanya, tempat wisata di Bandung yang satu ini menggabungkan kebun binatang dan taman bermain. Di sini setidaknya terdapat 551 koleksi hewan.
berlokasi di Jl. Kolonel Masturi No.171 Sukajaya, Lembang, Bandung Barat. Berjarak kurang lebih 17 Kilometer dari pusat Kota Bandung.

Lembang Park and Zoo beroperasi setiap hari. Pada hari kerja dibuka sejak pukul 09.00 sampai 17.00. Dengan harga tiket sebesar Rp 50.000. Sedangkan pada weekend dan hari libur buka mulai pukul 08.00 sampai 18.00. Dengan biaya masuk sebesar Rp 70.000.

Mengusung tema ala Bavaria, tempat ini menghadirkan banyak spot instagramable. Selain berfoto dan melihat binatang, pengunjung juga dimanjakan dengan aneka permainan yang dapat dicoba.

2. Ranca Upas

Kampung Cai Ranca Upas RancabaliKampung Cai Ranca Upas Rancabali. Foto: (Wisma Putra/detikcom)

Ranca Upas merupakan kawasan perkemahan yang dikelola oleh Perhutani. Kawasan ini masih satu lokasi dengan area Kawah Putih.

Ranca Upas terletak di Jalan Raya Ciwidey - Patengan KM.11, Patengan, Rancabali, Bandung. Dibuka setiap hari selama 24 jam untuk area berkemah. Untuk kunjungan wisata dibuka mulai pukul 07.00 sampai 16.00.

Untuk masuk ke area wisata, dikenai biaya masuk sebesar Rp 25.000. Untuk kemah sebesar Rp 40.000. Ranca Upas juga memiliki fasilitas kolam renang dan onsen. Biaya masuk ke kolam renang sebesar Rp 25.000 dan onsen sebesar Rp 28.000.

Selain berkemah, Ranca Upas juga memiliki penangkaran rusa yang bisa dikunjungi. Pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan rusa yang ada.

Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat bermain di berbagai wahana yang ada. Mulai dari flying fox, jembatan goyang, Elvis bridge, dan masih banyak lagi.

Theme Park

1. Dago Dream Park

Tempat wisata di Bandung selanjutnya adalah Dago Dream Park. Tempat wisata ini memadukan konsep Jawa, Sunda, dan Bali. Tempat ini cocok untuk dikunjungi oleh keluarga.

Dago Dream Park berlokasi di Jalan Dago Giri KM 2,2, Mekarwangi, Pagerwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 18.00 selama weekdays dan 09.00 sampai 17.00 saat weekend dan hari libur.

Untuk berwisata di sini, pengunjung dikenai biaya sebesar Rp 30.000 untuk weekdays dan Rp 35.000 untuk weekend. Harga ini hanya biaya masuk kawasan saja. Belum termasuk biaya untuk bermain di wahana.

Terdapat setidaknya 29 wahana permainan. Wahana yang ada tidak hanya bisa dinikmati oleh anak-anak. Namun banyak juga wahana-wahana yang cocok untuk dewasa termasuk beragam spot berfoto yang instagramable. Wahana yang ada di antaranya yaitu Ride Adventure, Pirates Ship, The Selfie Maze, Anti Gravity, dan Sky Bike serta Up House.

2. The Great Asia Africa

The Great Asia Africa merupakan destinasi yang menghadirkan pengalaman menjelajahi negara-negara di dua benua. Sesuai namanya, negara-negara yang dihadirkan berasal dari benua Asia dan Afrika.

Destinasi ini berlokasi di Jalan Raya Lembang - Bandung Nomor 71, Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Lokasinya berada tepat di seberang Farmhouse Lembang.

The Great Asia Africa buka setiap hari mulai pukul 09.00 sampai 18.00. Dengan harga tiket reguler sebesar Rp 50.000. Tiket masuk ini sudah mencakup akses ke 7 kawasan, yaitu: Korea, Thailand, Timur Tengah, India, Jepang, Afrika, dan Indonesia. Tiket ini juga dapat ditukar dengan minuman atau sosis

The Great Asia Africa menawarkan pengalaman kultural dari berbagai negara. Tempat ini dihias dengan ragam dekorasi dan bangunan khas dari negara-negara yang ada. Selain untuk berfoto, The Great Asia Africa juga menghadirkan wisata kuliner dan pakaian khas dari negara-negara tersebut.

3. The Lodge Maribaya

The Lodge MaribayaThe Lodge Maribaya. Foto: Whisnu Pradana/detikcom

The Lodge Maribaya merupakan destinasi yang menggabungkan wisata alam dengan wisata kekinian. Awalnya destinasi ini hanya diperuntukkan untuk berkumpul dan berkemah.

The Lodge Maribaya terletak di Jalan Maribaya Nomor 149/252, Babakan, Gentong, Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. The Lodge buka setiap hari sejak pukul 09.00 sampai 17.00. Khusus pada hari libur nasional, The Lodge buka lebih awal pada pukul 08.00.

Tiket masuk ke area The Lodge sebesar Rp 50.000. Ada pula pilihan tiket masuk paket wisata seharga Rp 85.000.

Selain untuk berkemah dan berkumpul menikmati pemandangan alam. The Lodge juga dilengkapi oleh banyak spot berfoto yang banyak diburu masyarakat. Seperti spot Hot Air Balloon, Zip Bike, Sky Swing, dan Sky Tree.

4. De Ranch

Merupakan salah satu destinasi wisata yang telah ada cukup lama, yakni sejak 2007. De Ranch mengusung konsep wisata berkuda ala cowboy.

De Ranch berlokasi di Jalan Maribaya Nomor 17, Kayuambon, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 sampai 17.00. Khusus weekend, De Ranch tutup satu jam lebih lambat pada pukul 18.00. Harga tiket De Ranch dipatok sebesar Rp 26.000

Sesuai tema yang diusung, De Ranch menghadirkan atraksi utama berupa wahana-wahana bersama kuda. Pengunjung dapat menunggang kuda dengan dilengkapi atribut khas cowboy. Selain itu, destinasi ini juga menyediakan beragam outbound dan aktivitas lainnya.

5. Fairy Garden by The Lodge

Tempat wisata di Bandung ini merupakan salah satu destinasi bagi para pecinta foto. Fairy Garden by The Lodge mengusung tema negeri dongeng yang instagramable.

Fairy Garden terletak di Jalan Raya Maribaya, Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Tiket masuk ke destinasi ini sebesar Rp 100.000. Fairy Garden buka setiap hari mulai pukul 16.00 sampai 20.00 WIB.

Fairy Garden menghadirkan beragam spot berfoto tematik yang sangat menarik. Contohnya yaitu spot Art Factory, Florania, dan Gopher Maze. Selain spot foto, Fairy Garden juga menawarkan aneka permainan untuk pengunjungnya.

6. Rabbit Town Bandung

Tempat wisata di Bandung yang terakhir adalah Rabbit Town Bandung. Tempat ini merupakan destinasi yang menggabungkan wisata foto, kuliner, fashion, dan kebun binatang.

Rabbit Town terletak di Jalan Ranca Bentang Nomor 30-32, Ciumbuleuit, Cidadap, Kota Bandung. Tidak ada biaya masuk yang dikenakan di tempat ini. Rabbit Town beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 sampai 20.00.

Mayoritas pengunjung datang untuk berfoto. Karena Rabbit Town memiliki banyak sekali spot foto menarik. Beberapa spot itu adalah Museum of Ice Cream, Hollywood Land, Cookie Monster, Lala Story, dan Dove Garden.

Selain itu, Rabbit Town juga memiliki mini zoo yang cocok untuk dikunjungi anak-anak. Serta ada pula berbagai wahana permainan lainnya seperti Lala Town Playground.

Sejarah

1. Museum Konferensi Asia Afrika

Konferensi Asia Afrika pertama kali diselenggarakan di Bandung pada tanggal 18 sampai 24 April 1955. Untuk memperingati 25 tahun konferensi ini, pada 24 April 1980 diresmikan berdirinya Museum Konferensi Asia Afrika oleh Presiden Soeharto.

Museum ini terletak di Jalan Asia Afrika Nomor 65, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Untuk mengunjungi museum ini, pengunjung tidak dikenai biaya masuk. Museum ini beroperasi setiap hari Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Dibuka mulai pukul 09.00 sampai 16.00.

Terdapat pameran tetap yang ditampilkan di museum ini. Koleksi yang dipamerkan berupa benda dan foto dokumenter sejumlah peristiwa penting seperti Konferensi Bogor, Konferensi Kolombo, Pertemuan Tugu, dan Konferensi Asia Afrika pertama.

Selain itu ada pula koleksi buku sejarah, sosial, politik, dan budaya mengenai negara di Asia dan Afrika. Serta koleksi film dokumenter yang bisa diputar di ruang audio visual yang dipelopori oleh Abdullah Kamil.

2. Museum Geologi Bandung

Museum ini berisi hal-hal yang berkaitan dengan ilmu geologi. Termasuk penemuan-penemuan geologis, salah satunya yaitu fossil Tyrannosaurus Rex Osborn, tengkorak manusia purba yang ditemukan di Indonesia, dan berbagai artefak dari zaman purba.

Museum ini terletak di Jalan Diponegoro Nomor 57, Cihaur Geulis, Cibeunying Kaler, Kota Bandung. Beroperasi setiap hari Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Mulai pukul 10.00 hingga 13.00.

Untuk mengunjungi museum, pengunjung hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp 3.000 untuk dewasa dan Rp 2.000 untuk pelajar dan anak-anak. Untuk wisman, dikenai biaya sebesar Rp 10.000.

Selain wisata edukasi geologi dan sejarah. Museum Geologi juga menghadirkan 3D museum yang berisi gambar 3D bertemakan prasejarah. Tidak hanya itu, museum ini juga menyediakan aktivitas menggali fosil untuk anak-anak sebagai media pembelajaran.

3. Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha di BandungObservatorium Bosscha di Bandung. Foto: (Fadhil Nugroho/d'Traveler)

Observatorium Bosscha merupakan lembaga riset yang berada di bawah naungan FMIPA ITB. Observatorium ini merupakan tempat penelitian astronomi terbesar dan tertua di Indonesia.

Observatorium Bosscha berlokasi di Jalan Peneropongan Bintang Nomor 45, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Destinasi ini dibuka pada hari Selasa hingga Sabtu. Mulai pukul 09.00 sampai 14.30.

Observatorium Bosscha membuka dua jenis kunjungan, yakni kunjungan siang dan malam. Kunjungan malam hanya dibuka pada tanggal-tanggal tertentu pada pukul 17.00-20.00. Tiket masuk untuk kunjungan siang sebesar Rp 15.000. Sedangkan untuk kunjungan malam Rp 20.000.

Ada beragam aktivitas yang dapat dilakukan di sini. Mulai dari mempelajari cara kerja teropong tertua Zeiss. Lalu menonton informasi audio visual mengenai astronomi di ruang multimedia. Hingga melihat bintang menggunakan teleskop Bamberg dan teleskop portable.

Wisata Kota

1. Jalan Braga

Salah satu kawasan wisata kota yang terkenal di Bandung adalah Jalan Braga. Jalan ini membentang sepanjang satu kilometer di pusat kota.

Terletak di Jalan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Karena merupakan sebuah jalan, maka tidak ada tiket masuk yang harus dibayar.

Dulunya, jalan ini bernama Bragaweg. Kemudian diterjemahkan dan digunakan hingga saat ini sebagai Jalan Braga. Konon namanya diambil dari bahasa Sunda "Ngabaraga", yang berarti banyak gaya.

Daya tarik Jalan Braga adalah nuansanya yang bercampur antara modern dan kuno. Terdapat banyak bangunan kuno ala Eropa yang menawan. Selain itu, jalan ini juga diisi oleh beragam kuliner yang menggugah selera.

2. Kampung Korea Bandung

Sebagai hasil dari kerja sama antara Seoul dan Bandung. Di Seoul, Bandung direpresentasikan oleh keberadaan Little Bandung. Makanya, di Bandung dibuat juga Kampung Korea. Sebagai bentuk apresiasi dan sarana pengenalan budaya Korea di Bandung.

Kampung Korea Bandung terletak di Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Destinasi ini dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 sampai 22.00. Untuk masuk ke Kampung Korea tidak ada biaya masuk yang harus dibayarkan.

Salah satu daya tarik utama Kampung Korea adalah keberadaan bangunan-bangunan dengan arsitektur tradisional Korea. Selain memperkenalkan budaya melalui arsitekturnya. Di sini pengunjung juga bisa menyewa pakaian tradisional Korea, hanbok. Serta mencicipi aneka makanan khas Korea.



Simak Video "Situasi di Objek Wisata Nuansa Riung Gunung Pangalengan Sejak PPKM"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA