Seru Berakhir Pekan di Taman Jatijajar, tetapi Tolong Jangan Rusak Rumputnya!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Seru Berakhir Pekan di Taman Jatijajar, tetapi Tolong Jangan Rusak Rumputnya!

Hans Wilhem - detikTravel
Rabu, 28 Jan 2026 11:11 WIB
Seru Berakhir Pekan di Taman Jatijajar, tetapi Tolong Jangan Rusak Rumputnya!
Taman Jatijajar di Tapos, Depok (Hans Wilhem/detikcom)
Depok -

Warga Jatijajar dan daerah sekitarnya menjadikan Taman Jatijajar sebagai destinasi favorit untuk rekreasi. Taman ini ramai dengan aktivitas mulai dari olahraga pagi hingga area bermain anak-anak, menarik banyak pengunjung, terutama pada akhir pekan.

Abadi Nursyahari (49), seorang petugas keamanan di Taman Jatijajar yang bekerja selama lima tahun terakhir (2021-2026), membeberkan transformasi taman itu menjadi pusat kegiatan komunitas yang dinamis. Dia menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pengunjung biasanya terjadi pada Sabtu dan Minggu.

"Kalau Senin sampai Jumat sih biasa saja ramainya. Ramai-ramai orang pada bermain saja, olahraga. Kalau yang Sabtu, Minggu kan banyak olahraga, banyak yang bermain," ujarnya saat ditemui di Taman Jatijajar, Perumahan Jatijajar, Jatijajar, Tapos, Kota Depok, Selasa (27/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Taman Jatijajar di Tapos, DepokTaman Jatijajar di Tapos, Depok (Hans Wilhem/detikcom)

Mengawasi area taman yang luas merupakan tantangan yang cukup besar. Abadi menekankan bahwa tujuan utamanya adalah menyediakan layanan dan menjamin keamanan barang-barang pengunjung.

ADVERTISEMENT

Meskipun telah terpasang delapan kamera CCTV, semak belukar yang lebat kadang-kadang dapat menghalangi pemantauan yang efektif. Kejadian-kejadian tidak biasa sering terjadi, mulai dari ponsel yang hilang hingga kunci motor yang tercecer.

"Ya dulu pernah itu, apa, Ibu-ibu jatuh HP-nya di situ, di lapangan depan kelapa situ. Kadang ada yang kehilangan itu apa, keyless itu, kunci motor," ujarnya.

Meski sudah disediakan jalur lari (jogging track), Abadi menyayangkan masih banyak pengunjung yang belum sadar akan pentingnya menjaga keasrian taman. Pelanggaran yang paling sering ditemui adalah pengunjung yang nekat menginjak rumput, terutama saat ingin berswafoto.

"Peraturan yang paling sering dilanggar ya ini, rumput kan nggak boleh diinjak kan. Harus di jogging track gitu. Itu sering diinjak-injak gitu. Anak kecil, orang tua, kadang kan foto di situ injak-injak. Kita bilangin, "Bu, Pak, jangan diinjak-injak itu rumput nggak boleh diinjak." Ya kesadaran. Kalau foto, foto saja silakan, tapi di sini main bola juga nggak boleh," ujar dia.

Selama lima tahun bertugas, Abadi mencatat beberapa perubahan kecil namun berarti di Taman Jatijajar, seperti penambahan tempat duduk, ornamen taman, serta pemeliharaan cat pada pot-pot bunga.

Bagi Traveler yang berencana berkunjung, perhatikan beberapa aturan penting berikut:
β€’ Jam Operasional: 06.00 - 17.00 WIB.
β€’ Parkir: Area parkir tersedia di luar gerbang taman, tepatnya di depan tulisan 'Taman Jatijajar' dan sekeliling taman. Kendaraan dilarang masuk ke area dalam taman.
β€’ Larangan: Dilarang keras merokok, membuang sampah sembarangan, dan merusak tanaman.

Taman Jatijajar di Tapos, DepokTaman Jatijajar di Tapos, Depok (Hans Wilhem/detikcom)

Melansir PERDA Kota Depok No. 2 TAHUN 2020, Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok, pada pasal 12 tentang pelarangan merokok di taman kota, dan pasal 20 menjelaskan Setiap orang dilarang merokok di tempat anak bermain sebagaimana meliputi kelompok bermain, penitipan anak, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Taman Kanak-Kanak dan tempat berkumpul anak-anak lainnya.

"Pesannya ya kalau masuk ke taman ya main yang benar, jangan rusak fasilitas taman. Bawa barangnya jaga jangan sampai jatuh apa ketinggalan di taman. Sama jangan merokok juga," ujar Abadi.




(fem/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads