Situ Gunung Suspension Bridge atau Jembatan Gantung Sukabumi merupakan salah satu destinasi wisata favorit wisatawan lokal dan wisatawan seluruh Indonesia.
Destinasi ini menawarkan pengalaman liburan petualangan yang memacu adrenalin. Terletak di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, jembatan ini membentang sepanjang 243 meter dan dinobatkan sebagai jembatan gantung terpanjang se-Asia Tenggara.
Memiliki ketinggian 150 meter di atas permukaan tanah, wisatawan dapat menyaksikan pemandangan hutan tropis yang asri dengan berbagai lanskap alam lain yang pastinya memanjakan mata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daya Tarik Jembatan Gantung Sukabumi
Melansir situs resmi Situ Gunung Bridge, Selasa (10/2/2026), terdapat sejumlah daya tarik yang bisa dirasakan wisatawan di Jembatan Gantung Sukabumi:
1. Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara
Situ Gunung Suspension Bridge dikenal sebagai jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara yang membentang di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Sukabumi. Menyusuri jembatan ini, traveler akan mendapat pengalaman unik berjalan di ketinggian dengan sensasi yang memacu adrenalin.
2. Panorama Hutan Tropis yang Asri
Sepanjang perjalanan di atas jembatan, wisatawan disuguhi panorama hutan tropis yang masih lebat dan hijau. Pepohonan tinggi, udara sejuk, serta suasana alami membuat kawasan ini cocok untuk wisatawan yang ingin mencari ketenangan dan melepas penat.
3. Akses ke Berbagai Destinasi Wisata Lain
Jembatan gantung Situ Gunung juga menjadi jalur penghubung menuju sejumlah destinasi wisata alam di sekitarnya. Dari sini, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke Curug Sawer, jalur trekking hutan, hingga kawasan Situ Gunung Lake yang tak kalah menarik untuk dijelajahi.
4. Floating Lodge
Salah satu daya tarik lainnya adalah keberadaan floating lodge atau tempat terapung di tengah danau dengan pemandangan alam yang indah dan suasana yang sejuk. Kawasan floating lodge berada di kawasan Jembatan Gantung Situ Gunung, 500 meter dari pintu masuk.
Dari sana, wisatawan diajak naik perahu menuju lokasi floating lodge. Untuk menikmati wahana ini wisatawan hanya perlu membayar sekitar Rp 25 ribu saja.
5. Flying Fox
Bagi pecinta aktivitas pemacu adrenalin, tersedia wahana flying fox yang memungkinkan wisatawan meluncur di atas kawasan hutan. Wahana flying fox membentang sepanjang 733 meter dengan ketinggian 200 meter melewati Danau Situ Gunung. Untuk wahana ini, wisatawan perlu membayar sekitar Rp 150 ribu, dengan fasilitas shuttle transport, welcome drink, dan asuransi.
6. Camping Ground
Situ Gunung juga menyediakan area camping ground bagi wisatawan yang ingin bermalam di alam terbuka. Area perkemahan ini cukup luas dan dikelola dengan baik, menjadikannya pilihan favorit bagi keluarga.
Harga paket camping ground di Jembatan Gantung Sukabumi mulai dari Rp 950 ribu sampai dengan Rp 2,3 juta, tergantung paket dan fasilitas camping yang dipilih.
Harga Tiket Masuk Jembatan Gantung Sukabumi
Untuk menikmati keindahan Situ Gunung Suspension Bridge di Sukabumi, wisatawan perlu membeli tiket masuk dengan beberapa pilihan paket. Setiap jenis tiket ditawarkan dengan fasilitas yang berbeda, sehingga wisatawan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas yang ingin dilakukan.
1. Akses Jalur Hijau
Jalur hijau merupakan rute terpendek menuju Situ Gunung Suspension Bridge dengan jarak sekitar 1,5 kilometer. Jalur ini disebut sebagai jalur VIP, Wisatawan akan diantar menggunakan kendaraan shuttle dari shelter sehingga waktu tempuh lebih singkat.
Harga tiket jalur ini mulai dari Rp 100 ribu per orang, dengan fasilitas welcome drink serta pilihan makanan dan minuman seperti bakso, bubur kacang, teh atau kopi, dan rebusan.
Jalur ini juga melewati sejumlah titik wisata, antara lain Balcony Resto, Jembatan Gantung, Amphitheater, Curug Sawer, Keranjang Sultan, Jembatan Merah, hingga Valley Resto.
2. Akses Jalur Kuning
Jalur kuning memiliki panjang sekitar 2,5 kilometer dan ditempuh dengan berjalan kaki melalui trek gunung berbatu menuju Jembatan Gantung. Harga tiket jalur ini sebesar Rp 75 ribu per orang.
Fasilitas yang didapat antara lain welcome drink berupa rebusan serta teh atau kopi. DI sepanjang jalur, wisatawan akan melewati Jembatan Gantung, Balcony Resto, Curug Sawer, Amphitheater, Jembatan Merah, dan Valley Resto.
3. Akses Jalur Merah
Jalur merah menjadi rute terpanjang dengan jarak sekitar 3,7 kilometer sekaligus pilihan tiket paling terjangkau, yakni mulai dari Rp 50 ribu per orang.
Perbedaan utama jalur ini terletak pada rute kepulangan, di mana wisatawan tidak melewati Jembatan Merah, melainkan melalui Jembatan Anggrek. Jalur Jembatan Anggrek dikenal lebih menanjak dan berliku, sehingga cocok bagi pengunjung yang ingin merasakan tantangan trekking ringan di kawasan Situ Gunung.
Lokasi dan Jam Operasional
Situ Gunung Suspension Bridge berlokasi di Desa Wisata Gedepangrango, tepatnya di Jalan Situgunung KM 9, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Lokasi ini mudah dijangkau dari pusat Kota Sukabumi dan menjadi salah satu pintu masuk wisata alam unggulan di wilayah tersebut.
Kawasan wisata ini berada di dalam area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), sehingga pengunjung dapat merasakan suasana alam pegunungan yang masih asri dan terjaga. Lingkungan hutan tropis yang lebat, udara sejuk, serta panorama alam menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung.
Situ Gunung Suspension Bridge dibuka setiap Senin-Jumat pukul 07.00-16.00 WIB dan Sabtu-Minggu juga high session buka pukul 07.00-17.00 WIB.
Simak Video "Mengemas Gula Merah untuk Dijual di Sumatera Utara "
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5