Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 21 Okt 2011 14:18 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Sedikit Kemeriahan Pernikahan GKR Bendoro-KPH Yudanegara

Rinawati
d'travelers
Foto 1 dari 5
Kereta pengiring pengatin
Kereta pengiring pengatin
detikTravel Community -

Selasa, 18 Oktober 2011 adalah hari di mana Malioboro seakan berubah menjadi lautan manusia. Karena hari itu bertepatan dengan hari pernikahan putri bungsu Sri Sultan HB X dan juga sekaligus kirab atau arak-arakan pengantin yaitu GKR Bendoro dengan KPH Yudanegara dan dilanjutkan resepsi pernikahan di kantor gubernur DIY. 

Kemeriahan pernikahan agung ini sungguh sangat terasa, mengingat hampir semua warga Yogyakarta datang ke Malioboro untuk menyaksikan sang putri dengan pangerannya. Dari pukul 13.00 WIB pintu ke arah Malioboro ditutup dan dialihkan ke jalur lain. Karena banyak sekali pengunjung yang memadati kawasan sepanjang Malioboro hingga Alun-alun Utara. Banyak pengunjung yang sengaja datang dari pagi, selain untuk mendapat tempat untuk melihat pengantin masyarakat di suguhi berbagai pementasan tari tradisional dari pagi hingga malam hari. 

Saya dan teman-teman datang sekitar pukul 14.00 WIB ampun deh udah penuhnya setengah mati. Sulit untuk berjalan karena semua kawasan Malioboro sudah penuh sesak dengan masyarakat. Padahal kirab pengantinnya masih pukul 16.00 WIB tapi antusias warga Jogja sangat besar.

Tetapi selain antusias para penonton, antusias pencopet juga besar, begitu banyak mangsa yang bisa "dimakan" ketika ada perayaan yang ramai seperti pernikahan agung ini. 

Setelah cukup lama menanti, serombongan dari pengantin mulai datang dari Keraton. Sang pengantin menaiki Kereta Kencana yang merupakan salah satu kereta yang antik dan agung. Warga yang menyaksikan semakin kisruh ketika rombongan sudah memasuki kawasan Malioboro, mereka saling mendorong demi bisa melihat sang putri dan pangeran, selain itu juga untuk mendapatkan foto mempelai.

Setelah semuanya berlalu, masyarakat Jogja tidak bergegas pulang karena hiburan tari-tarian dan lainnya masih disuguhkan dengan manis untuk semua warga Jogja. Untuk melihat prosesi resepsi yang di adakan di Kepatihan (Kantor Gubernur) di sediakan layar besar untuk menonton lewat TV lokal dari Jogja.

Sedikit gambaran kemeriahan pernikahan Agung GKR Bendoro dan KPH Yudanegara akan menjadi salah satu kenangan indah dalam memory masyarakat Yogyakarta.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA