Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 21 Okt 2011 14:55 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Berwisata ke Candi Cangkuang

NORMA YUNITA
d'travelers
Foto 1 dari 5
Candi Cangkuang
Candi Cangkuang
detikTravel Community -

Setelah kami berwisata ke taman Satwa Cikembulan perjalanan di lanjutkan menutu Candi Cangkuang. Perjalanan ke sana memakan waktu kira-kira 30 menit. Untuk memasuki kawasa candi akan dikenakan biaya sebesar Rp6.000,00 untuk tiket masuk. Setelah itu dilanjutkan dengan menaiki perahu menuju candi.

Diharapkan saat akan menaiki perahu untuk menawar sewa perahu karena mereka akan menawarkan harga yang mahal untuk menyewa satu kapal. Karena saat ke sana kondisi sepi, jadi kami menyewa kapal untuk PP dan dikenakan biaya Rp50.000,00. Tapi, bila kondisi ramai harganya adalah Rp4.000 per orang untuk satu perahu bisa ditumpangi 20 orang.

Candi ini berada di tengah danau seperti Pura Ulundanu di Pulau Bali. Mengunjungi candi ini ibarat pepatah mengatakan sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui karena selain melihat situs candi kita juga dapat menyaksikan rumah adat Kampung Pulo yang keasliannya tetap terjaga dari zaman kezaman. Lalu kita dapat merasakan kesejukan alami dari getek (perahu rakit) sembari menyeberangi danau. Dan, kita bisa menyaksikan panorama sekitar Danau Cangkuang yang sangat indah. Setibanya di Pulau Panjang, lokasi candi kita dapat melihat taman alam yang terdiri dari pohon tereup, beringin, dan randu yang berdaun lebat dan rimbun, serta menyaksikan keindahan Gunung Haruman, Mandalawangi, dan Guntur yang menjulang tinggi, menjadikan suasananya semakin eklusif dan eksotis.

Sejarah singkat mengenai candi ini sebagai berikut, Candi Cangkuang adalah sebuah peninggalan candi hindu pada abad VII-VIII terdapat di Kampung Pulo, wilayah Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut, Jawa Barat. Candi inilah yang juga pertama kali ditemukan di Tatar Sunda serta merupakan satu-satunya candi Hindu di Tatar Sunda. Daerah Cangkuang merupakan suatu objek wisata di dataran tinggi berupa danau, Kampung Pulo dengan rumah adatnya, dan sebuah bangunan candi pada sebuah "pulau" di tengah danau. Pulau tersebut sebetulnya mirip sebuah semenanjung yang menjorok ke arah Timur ke tengah danau.

Bila teman-teman ingin jalan-jalan tempat ini saya merekomendasikan sebagi tempat yang enak untuk dikunjungi.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA