Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 24 Okt 2011 19:47 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Serunya Berwisata di Bali

Aidita Anggraeni
d'travelers
Foto 1 dari 5
GWK
GWK
detikTravel Community -

Menurut kebanyakan orang, Pulau Dewata  terkenal akan tempat wisata yang sangat menarik. Ya, saya setuju dengan pendapat tersebut. Pada akhir tahun 2010 yang lalu, saya mengunjungi Pulau Bali, tepatnya di kota Badung. Sesampai di Bandara Ngurah Rai, saya dan rombongan segera berangkat ke Kota Badung untuk mencari sebuah penginapan.

Di perjalanan, rasanya saya tidak ingin mengedipkan mata sedikitpun. Keindahan kota Badung dan keramahan orang-orang sekitar membuat saya jatuh hati. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan ke Tanjung Benoa yang terletak di kawasan Nusa Dua. Di sana kami bermain beberapa permainan air seperti Banana Boat. Selesai bermain, kami melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi Taman Budaya GWK (Garuda Wisnu Kencana) yang terletak di tanjung Nusa Dua. Di sana, kami mendapatkan banyak ilmu pengetahuan tentang sejarah dibangunnya taman tersebut.

Kami juga tidak mau ketinggalan untuk mengambil foto sebagai kenang-kenangan. Setelah selesai, kami segera berangkat ke Pantai Jimbaran untuk menyaksikan sunset serta menikmati mewahnya seafood di sana. Sayangnya, kami ketinggalan sunset, tapi tidak apa-apa karena kami masih bisa menikmati indahnya suasana Pantai Jimbaran di malam hari. Sangat menakjubkan, malam itu merupakan malam terindah yang pernah saya lalui.

Disana saya merasa seperti berada di luar negeri, saya tidak menyangka bahwa ini masih merupakan salah satu tempat di Indonesia. Hari kedua, kami mengunjungi Desa Budaya Kertalangu yang berada di kawasan Denpasar. Desa tersebut sangat tentram dan nyaman. Di sana, kami belajar tentang kebudayaan-kebudayaan yang ada di Pulau Bali. Pertama, kami belajar tari Bali yang cukup terkenal, yaitu tari pendet. Betapa susahnya menari tari Pendet. Saya menjadi terkagum-kagum dengan orang Bali yang pandai menari. Setelah itu, kami belajar meembatik. Wah, ternyata yang ini bukan keahlian saya, sulit juga untuk membatik.

Saya sangat menghargai pengrajin-pengrajin yang memiliki tangan menakjubkan seperti mereka. Selesai membatik, kami diajarkan cara membuat sesajen untuk ibadah maupun upacara di Bali. Sangat mudah, tetapi juga harus hati-hati karena ada tata cara tersendiri untuk membuatnya. Terakhir, kami belajar bagaimana memasak makanan-makanan khas Bali. Sederhana namun lezat! Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan ke Bali Zoo Park untuk melihat-lihat hewan-hewan langka yang ada di sana. Kemudian, kami kembali ke hotel untuk bersiap-siap check out.

Sungguh pengalaman yang tidak ternilai harganya. Meskipun itu kali pertama saya menginjakan kaki di Pulau Bali, tapi hal tersebut membuat saya sangat bangga. Saya harap, Bali akan selama-lamanya menjadi aset Indonesia.

I LOVE INDONESIA

BERITA TERKAIT
BACA JUGA