Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 28 Okt 2011 14:34 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Dieng Plateau (Part 1)

Armiya Farhana
d'travelers
TPJR in action at Candi Arjuna
TPJR in action at Candi Arjuna
detikTravel Community -

Jumat,21 Oktober 2011

Tidak seperti biasanya pada hari itu, Jumat (21/10/2011) kuliah saya kurang efektif dikarenakan sebagian dosen sibuk mengurusi sebuah Kejurnas Mobil Listrik di kampus saya. Selesai shalat jumat saya pun menunggu di depan lab.design dan ternyata dosennya tidak masuk. Sorak senang dalam hatiku, buru-buru lah aku pulang ke rumah untuk menaruh motor.

Pada hari Rabu sebelumnya teman saya mengajak pergi ke Karimun Jawa, tetapi dikarenakan tidak ada paket untuk weekend 2 hari 1 malam, saya pun menyatakan tidak bisa karena Senin akan ada kuliah pagi. Lalu saya menanyakan untuk mengganti tempat tujuannya. Dan, sepakatlah kita untuk pergi ke tempat yang bernama Dieng Plateau. Sebuah dataran tinggi di Jawa Tengah, tepatnya berada di Kabupaten Wonosobo. Tempatnya berada pada ketinggian kurang lebih 2093 mdpl. Kemudian saya mencari-cari info tentang tempat tersebut melalui internet dengan tujuan mengetahui bagaimana keadaan di sana dan sekalian mencari tempat untuk menginap.

Lanjut lagi, setelah menaruh motor saya bergegas menyiapkan barang–barang yang akan dibawa. Tak terasa sudah pukul 15.30 WIB. Segera lah saya berangkat dengan menaiki angkot karena berdasarkan perjanjian pukul 16.00 WIB bertemu di Gerbang Tol Buah Batu dengan teman-teman yang juga akan berangkat dari Jakarta.

Tepat pukul 16.00 WIB kami berempat (saya, Odoy, Yayan, dan Om Helmy) berangkat. Seperti biasa, sepanjang perjalan, kami hiasi dengan obrolan-obrolan konyol. Setelah sampai di Nagrek, Odoy yang saat itu mengendarai mobil mengarahkan setir ke sebuah rumah makan. Di pinggir rumah makan tersebut terdapat rel kereta yang berlatar belakang pegunungan. Pasti aneh kenapa kami memilih rumah makan yang berada di pinggi rel kereta? Alasannya karena kami pecinta kereta api (railfans).

Selesai makan kami pun melanjutkan perjalanan. Situasi jalan raya ketika itu selalu sepi dan sampai lah kita di Kota Banjar dengan waktu tempuh 2,5 jam dari Nagrek. Di sana kita mampir ke salah satu stasiunnya, maklum namanya juga railfans selalu ingin liat kereta. Selesai dari stasiun kami pun mencoba mencari makan tapi keadaan di sini seperti kota "mati" sangat sepi sekali, padahal baru jam 9 malam.

Dilanjut lah perjalanan kami melewati Majenang-Wangon-Karang Pucung. Setelah 2,5 jam menempuh perjalanan sampai lah kami di Kota Purwokerto (kami menyebutnya negara bagian Puerterico biar kerenan dikit). Setelah di sana kami tetap menuju stasiunnya untuk melihat kereta. Setelah puas melihat kereta kami pun memutuskan untuk mencari makanan, katanya makanan di kota ini terkenal murah-murah. Akhirnya kami mampir di sebuah pusat jajanan yang berada di pinggir jalan dan tidak jauh dari stasiun yang kami kunjungi tadi. Saya, Odoy, dan Yayan memesan nasi goreng dan Om Helmy memilih bakmi Jawa. Dengan harga Rp6.000,00 makanan ini memiliki rasa yang mantap.

Bersambung...

BERITA TERKAIT
BACA JUGA