Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 27 Apr 2012 13:17 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Penjelajahan ke Kota yang Pertama Merdeka di Kaltim

Mira Annisa
d'travelers
Foto 1 dari 5
Museum Perjuangan Merah Putih Sangasanga
Museum Perjuangan Merah Putih Sangasanga
detikTravel Community -

Sanga-sanga di Kalimantan Timur tidak hanya terkenal karena minyaknya. Tak banyak orang tahu, inilah kota di Kaltim yang pertama bebas dari penjajahan Belanda. Saksi bisunya adalah aneka monumen bersejarah yang memikat wisatawan.

Kalau Anda penggemar sejarah, berkunjung ke Sanga-sanga bisa jadi pilihan yang menarik. Beberapa referensi mengatakan di kota ini pengunjung bisa menemukan banyak wisata sejarah.

Sanga-sanga dikenal sebagai Kota Minyak. Apalagi, sekarang kota ini juga menjadi penghasil batubara yang sangat potensial. Berkat kekayaan alamnya yang sangat melimpah, sejak zaman penjajahan Belanda kota di pesisir Kutai Kertanegara ini pun sudah menjadi rebutan.

Oleh sebab itulah, Sanga-sanga tidak cuma terkenal dengan minyak dan emasnya saja. Peristiwa heroik saat perjuangan rakyatnya juga jadi sesuatu yang harus diperhatikan.

Menjadi kota pertama di Kalimantan Timur yang terlepas dari cengkeraman Belanda tidaklah mudah. Para pejuang bangsa saling bahu-membahu melengserkan kedudukan Belanda. Bahkan tidak cuma pribumi yang ikut berperang. Saat Belanda peristiwa Perlawanan Samseng, suku Tioghoa yang tinggal di sana turut berperang. 

Tidak berhenti di situ, masyrakat Sanga-sanga kembali menghadapi peristiwa heroik mengusir Belanda. Hingga ratusan nyawa melayang dalam peperangan ini.

Kini Sanga-sanga tidak lagi suram. Kota ini tetap bertahan sebagai penghasil minyak. Semua sejarah kelamnya pun terkubur dalam monumen-monumen dan museum sejarahnya. Monumen dan tempat sejarah yang sering didatangi pengunjung antara lain, Tugu Merah Putih, Monumen Perjuangan, Taman Makam Pahlawan Wadah Batuah, Penjara Kolonial Belanda, Monumen Pertahanan Merah Putih, Tugu Pembantaian, ataupun Batu Kedaulatan Pertama RIS (Republik Indonesia Serikat).

Kalau Anda beruntung, setiap 27 Januari kota ini mengadakaan ragam kegiatan yang menarik. Dalam acara ini Anda bisa mengikuti acara napak tilas, upacara peringatan perjuangan Merah putih, sampai ziarah ke Taman Makam Pahlawan Wadah Batuah.

Untuk mencapai Sanga-sanga tidaklah sulit. Anda bisa menggunakan jalur darat melalui Samarinda ataupun Balikpapan. Kalau dari Balikpapan memerlukan waktu sekitar 2,5-3 jam sedangkan dari Samarinda sekitar 1-2 jam.

Supaya lebih seru, Anda bisa sambil menyusuri Sungai Mariam sampai Muara Sanga-sanga dengan menggunakan perahu. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan menggunakan motor atau mobil selama kurang lebih 15 menit menuju pusat kota.
Selain mengunjungi berbagai wisata sejarah, Anda juga harus mencicipi gula gait. Gula gait merupakan camilan manis yang terbuat dari gula merah khas Kota Sanga-sanga.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED