Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 15 Mei 2012 13:11 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Kereta Mak Itam, Siap Sambut Peserta Tour de Singkarak 2012

Afif Farhan
d'travelers
Foto 1 dari 3
Kereta Mak Itam, yang antik dan bersejarah (dok. Putri/detikTravel)
Kereta Mak Itam, yang antik dan bersejarah (dok. Putri/detikTravel)
detikTravel Community - Ada banyak atraksi wisata yang akan dinikmati peserta dan wisatawan Tour de Singkarak 2012, salah satunya adalah Kereta Mak Itam di Sawahlunto. Kereta tersebut merupakan kereta api batu bara dan peninggalan dari zaman Belanda.

Pada tanggal 4 Juni 2012, Kota Sawahlunto akan menjadi tempat start balapan sepeda ini dimulai. Di sisi lain, Sawahlunto memiliki Museum Kereta Api dan terdapat lokomotif tua yang bernama Kereta Mak Itam. Meski beberapa bulan lalu kondisinya kurang bagus, kini perbaikan pun dilakukan untuk menyambut ajang tahunan tersebut.

"Insya Allah kini keadaan Kereta Api Mak Itam sudah diperbaiki untuk menyambut Tour De Singkarak ini," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, dalam launching Tour de Singkarak di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (14/5/2012) malam.

Menurutnya, akan ada banyak wisatawan yang mencoba untuk naik dan merasakan sensasi Kereta Mak Itam ini. Kereta api ini merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Kota Sawahlunto. Bahkan, tahun lalu kereta ini juga mengantar peserta lomba dan wisatawan untuk berjalan-jalan.

Kereta Mak Itam merupakan suguhan dari Museum Kereta Api Sawahlunto. Di Museumnya, terdapat tiang-tiang, peron, dan juga arsitektur bangunan yang khas ala koloni Belanda. Di sini, wisatawan dapat menemukan berbagai macam peralatan perkeretaapian yang sudah berumur lebih dari 100 tahun, lengkap dengan informasinya.

Kereta Mak Itam merupakan satu di antara dua kereta api tertua di Indonesia, dibuat tahun 1965 kereta tersebut masih menggunakan lokomotif uap berbahan bakar batu bara. Wisatawan dan para peserta lomba pun dapat menikmati hamparan hutan yang hijau, bukit-bukit yang menjulang, dan juga udara pegunungan yang sejuk saat naik Kereta Mak Itam.

Saat menyaksikan Tour de Singkarak nanti, pastikan Anda mencoba untuk naik Kereta Mak Itam tersebut. Hamparan alam khas Minang yang penuh perbukitan, akan menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan. Namun memang, Kereta Mak Itam hanya beroperasi pada akhir pekan saja.

"Cukup beroperasi Sabtu-Minggu saja karena ramai orang. Kalau setiap hari beroperasi, bisa rugi," kata Irwan.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED
Pesona Asia

Pagi Bromo!

Selasa, 20 Nov 2018 08:30 WIB

Inilah saat pagi menyapa kawasan TNBTS. Kumpulkanlah memori saat melakukan perjalanan ke sana ya.