Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 21 Jun 2015 11:17 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Natuna yang Indah Nian

Rikyrinovsky
d'travelers
Foto 1 dari 3
Indahnya Kepulauan Natuna
Indahnya Kepulauan Natuna
detikTravel Community - Indonesia punya banyak pulau dengan pemandangan yang cantik jelita. Salah satunya, Kepulauan Natuna yang terletak di sebelah utara Selat Karimata, Kepri dengan lautan jernih dan pantai putih bersih. Indah nian!

Natuna adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia yang letaknya paling utara di selat Karimata. Tak hanya kaya dengan sumber daya alam minyak dan gas, Natuna ternyata menyimpan keindahan alam yang eksotik dan belum terjamah.

Gugusan Kepulauan Natuna dikelilingi laut dalam dan di bagian utara berbatasan langsung dengan perairan Vietnam dan Kamboja, di selatan berbatasan dengan Sumatera Selatan dan Jambi, di bagian barat dengan Singapura, Malaysia, Riau, dan di bagian timur dengan Malaysia Timur dan Kalimantan Barat.

Natuna berada pada jalur pelayaran internasional Hongkong, Jepang, Korea dan Taiwan dan Natuna dikenal sebagai penghasil Minyak dan Gas terbesar di Indonesia dengan cadangan minyak bumi diperkirakan mencapai 14.386.470 barel, sedangkan gas bumi 112.356.680 barel, lebih besar dari kandungan Migas yang ada di Aceh.

Natuna ternyata juga menyimpan keindahan alam yang begitu eksotik masih asri dan belum banyak mendapat sentuhan manusia. Sebut saja seperti Pantai Tanjung, Pantai Sebagul, Pantai Teluk Selahang, Pantai Setengar, dan masih banyak lagi pantai yang bisa membuat pengunjung terpesona dengan keindahan pasir putih dan gelombang yang sangat menantang.

Sebagian pantai tersebut menjadi tempat favorit bagi penggemar snorkeling dan menjadi tempat penangkaran habitat penyu langka. Lalu, bagi pecinta wisata bawah air, maka keindahan bawah laut di gugusan kepulauan Natuna akan menjadi magnet dan daya tarik tersendiri yang mengundang siapa saja untuk berkunjung.

Di Natuna juga terdapat obyek wisata gua dan batu-batuan seperti Gua Batu Sindu, Batu Kapal, Alive Stone Park, dan sebagainya. Batu batu alam tersebut memiliki ukuran yang sangat besar dan tersebar di seluruh pulau. Dahulu, batu batu tersebut sering di olah warga setempat untuk di perjual belikan namun, Kini, oleh pemerintah setempat, batu-batu tersebut dilindungi dan dijadikan obyek wisata.

Bentuk batu-batuannya sangat unik, ada yang berbentuk Batu Kapal berupa dua batu besar yang berjajar. Rupanya menyerupai kapal besar yang terdampat di tepi pantai. Sedangkan Alive Stone Park berupa batu yang berdiri di atas serakan batu lainnya. Bentuknya menyerupai elips, dan mirip dengan batu yang ditemukan di Afrika.

Di Natuna juga bisa dijumpai spesies kera langka yang disebut oleh warga setempat dengan nama 'kekah'. Hewan itu hanya hidup dan berkembang di Bunguran seperti di kawasan Gunung Sintu (Pian Tengah, Sepang, Seberang), gunung Ranai, dan Gunung Ceruk.

Bentuk kekah sangat unik, tubuhnya diselimuti bulu-bulu hitam tebal yang diselingi dengan warna putih pada bagian dada hingga kelihatan seperti mengenakan rompi putih dan pada bagian wajah. Mata kekah dikelilingi kulit berwarna putih dan abu-abu, dan terlihat seperti mengenakan kacamata.

Dengan kekayaan dan keindahan alam yang sangat menakjubkan tersebut, Natuna menjadi magnet bagi setiap orang untuk mengunjunginya namun keterbatasan infrastruktur memnbuatnya seolah terisolir.

Untuk mengunjungi Natuna saja, pengunjung sudah dibikin pusing dengan sarana transportasinya, sebab pesawat perintis yang terbang ke Natuna dari Batam jadwalnya tidak menentu sedangkan sarana transportasi laut sangat tergantung dengan kondisi cuaca.

Jika melakukan perjalanan dengan kapal laut, kapal akan bersandar di Pelabuhan Natuna yang berada di Selat Lampa, sedangkan dengan pesawat udara akan mendarat di Pangkalan Udara (Lanud) Ranai. Maskapai penerbangan yang melayani tujuan natuna  dari Batam ke Natuna hanya ada 2 maskapai Sriwijaya dan Wings Air, pesawat yang digunakan untuk Sriwijaya  menggunakan pesawat jenis Boeing 737-300 dan Wing Air menggunakan Fokker 50.

Jarak tempuh dari Batam ke Natuna kurang lebih 55 menit, harga tiket dari Batam ke Natuna biasanya lebih mahal dari pada Jakarta ke Batam, rata-rata untuk harga tiket paling murah adalah Rp 800.000, sedangkan yang paling mahal adalah Rp 1.700.000.

Penerbangan dari Batam ke Natuna ada setiap hari kecuali hari Minggu, dan itu hanya ada satu trip perjalanan, dari Batam berangkat pukul 09.30 WIB dan dari Natuna berangkat sekita pukul 11.10 WIB, jadi bagi para pelancong yang akan ke Natuna harap benar-benar di cek jadwal penerbangannya.

Jika cuaca mendukung maka pemilik kapal mau membawa penumpang ke Natuna tapi jika cuaca tidak mendukung maka kapal tidak bisa berangkat. Walaupun begitu, jangan jadikan hal tersebut jadi penghalang untuk datang ke Natuna ya traveler. Salam traveling!
BERITA TERKAIT
BACA JUGA