Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 25 Jun 2012 10:35 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Cirebon Juga Punya Batik, Jeh!

Fitraya Ramadhanny
d'travelers
Foto 2 dari 5
Ini dia Pusat Grosir Batik Trusmi (Fitraya/detikTravel)
Ini dia Pusat Grosir Batik Trusmi (Fitraya/detikTravel)
detikTravel Community - Tak mau kalah dengan Solo dan Yogyakarta, Cirebon juga punya sentra penjualan batik. Mampirlah ke Desa Trusmi dimana traveler bisa memborong batik dengan desain ciamik.

Sentra penjualan batik di Desa Trusmi, Kabupaten Cirebon, sudah mulai naik daun sejak dekade 1980-an. Namun, perkembangan terbaru membuat desa batik ini lebih asyik untuk dikunjungi.

Trusmi mudah dicapai, hanya 15 menit dari pusat Kotamadya Cirebon ke arah Bandung. Berbeloklah ke kanan saat bertemu dengan perempatan Plered. Jika Anda melihat toko-toko batik di kanan kiri jalan, Anda sudah sampai di Trusmi.

Asyiknya, sekarang sudah ada Pusat Grosir Batik Trusmi dengan tempat parkir luas, seperti saat detikTravel berkunjung Sabtu (23/6/2012) kemarin. Konsepnya seperti departemen store tapi khusus batik.

Traveler akan disuguhkan ratusan model batik berbagai motif dan ukuran. Mulai dari batik untuk acara formal, kerja, kegiatan sehari-hari, bersantai, dan batik untuk anak-anak. Pokoknya lengkap.

Harga batik pun tergolong murah, mulai dari Rp 25.000-300.000 tergantung jenis bahan. Batik sutra pun harganya dimulai dari Rp 115.000. Lumayan murah, bukan?

Untuk urusan model pun tidak kalah dengan butik. Desain klasik sampai kontemporer ada di sini, bentuknya mulai dari baju, kemeja, sarimbit, rok, gaun, celana panjang dll. Mau desain unik? Coba beli batik dengan motif klub sepakbola macam Manchester United atau Inter Milan, keren!

Bagi penggemar berat batik Cirebon, mereka menyeberang jalan dari pusat grosir batik ini menuju Batik Nofa. Inilah toko batik yang disebut-sebut paling bagus dan berkualitas di Trusmi. Modelnya lebih beragam lagi.

"Paling mahal itu tenun baron, dengan motif batik Cirebon. Harganya Rp 700 ribu untuk kain potong 2x1,15 meter," kata Uut, penjaga toko Batik Nofa kepada detikTravel.

Jika bosan dengan batik, ada juga T-Shirt bertema Cirebon. Ini cocok juga untuk oleh-oleh. Saran saya, belilah T-Shirt bermotif kaligrafi Macan Ali. Macan Ali adalah kaligrafi bertuliskan kalimat syahadat umat Muslim, yang dibentuk menyerupai harimau.

Motif ini sangat penting dan penuh sejarah bagi masyarakat Cirebon. Inilah bendera Kesultanan Cirebon pada era Wali Sanga. Sempat dianggap ketinggalan zaman, motif Macan Ali kini marak lagi dalam budaya populer dan muncul lewat poster, lukisan, sticker, dan T-Shirt gaul.

Puas belanja, saatnya mengisi perut. Tak perlu jauh-jauh, di samping Pusat Grosir Batik Trusmi ada foodcourt dan khusus kuliner Cirebon. Nikmati lezatnya empal gentong, nasi lengko, nasi jamblang, sampai tahu gejrot di sini. Nyam!

Kunjungan ke desa batik di Trusmi bisa jadi pengalaman wisata belanja yang asyik. Seperti warga setempat bilang, Cirebon juga punya batik, jeh!
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED
Pesona Asia

Pagi Bromo!

Selasa, 20 Nov 2018 08:30 WIB

Inilah saat pagi menyapa kawasan TNBTS. Kumpulkanlah memori saat melakukan perjalanan ke sana ya.