Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 28 Jun 2012 11:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Meresapi Kesegaran dan Indahnya Curug Orok di Garut

Desi Puspasari
d'travelers
Foto 1 dari 5
Suasana hijau mengelilingi lokasi Curug Orok (Dinas Pariwasata dan Budaya Jawa Barat)
Suasana hijau mengelilingi lokasi Curug Orok (Dinas Pariwasata dan Budaya Jawa Barat)
detikTravel Community - Curug Orok di Garut, dari namanya saja air terjun ini sudah memiliki daya tarik. Tidak hanya itu keindahan curug yang memiliki dua air terjun ini memiliki alam yang cantik dan kisah tragis.

Jawa Barat, memang tak pernah kehabisan akal. Satu lagi pesona alamnya diperlihatkan kepada traveler. Curug Orok di Desa Cikandang, Garut, menjadi keindahan alam Jawa Barat yang wajib Anda lihat.

Masih bingung mau akhir pekan kemana? Tidak perlu jauh-jauh, pergi saja ke daerah Jawa Barat dan Anda akan menemukan banyak pilihan wisata.

Ya, Curug Orok memiliki ketinggian sekitar 45 meter sedangkan curugnya berada di ketinggian 250 meter. Destinasi ini pun sudah menjadi objek dan daya tarik wisata sejak 21 April 1996. Alam di sekitar curug ini masih sangat alami dan hijau.

Curug ini memiliki dua aliran air terjun dengan ketinggian berbeda. Curug yang memiliki ketinggian 45 meter disebut Curug Dewasa sedangkan yang satu ukurannya lebih pendek dan pelancong menyebutnya Curug Anak.

Mengulas dari situs resmi Dinas Pariwasata dan Budaya Jawa Barat, Kamis (28/6/2012), di balik namanya yang aneh, curug ini menyimpan kisah yang cukup tragis. Konon, pada tahun 1968 ada seorang wanita muda yang membuang bayi atau oroknya dari puncak air terjun. Kedua curug ini pun melambangkan keberadaan Sang Ibu dan bayinya.

Curug Orok memiliki air yang jernih, rasa tawar, dan dingin. Pohon pinus yang mengelilingi sekitar curug menambah udara menjadi sejuk. Ya, di sekeliling Curug Orok masih banyak terdapat beraneka ragam tumbuhan. Bahkan, kawasan itu juga menjadi habitat monyet dan ular.

Letak curug yang berada di kaki Gunung Papandayan, membuat tingkat kemiringan lahannya landai dan curam. Wisatawan yang ingin berkunjung ke destinasi ini sangat disarankan memiliki tubuh yang fit.

Agar bisa sampai di curug ini, pelancong bisa dari Kota Garut menuju Kecamatan Cikajang. Selanjutnya, perjalanan mengambil arah ke Curug Orok, kemudian ikuti jalan tersebut hingga tiba di jalan masuk lokasi wisata yang ditandai dengan papan bertuliskan “Wana Wisata dan Bumi Perkemahan Angling Darma: Curug Orok, Ci Kahuripan, Curug Kembar”.

Anda harus melewati jalan berbatu yang diapit oleh sedikit pohon teh dan pinus untuk sampai di loket karcis. Ya, sebelum memasuki wisata CUrug Orok, traveler harus membayar tiket masuk seharga Rp 3.000 per orang. Tidak mahal kan?

Ingat Anda harus hati-hati karena di sebelah kiri perjalanan ini terdapat jurang. Bila cuaca sedang cerah pemandangan yang ditawarkan juga sangat indah. Tapi, bila sudah berkabut wisatawan harus ekstra hati-hati.

Susahnya jalur perjalanan dari parkiran menuju Curug Orok akan terbayarkan dengan aliran kesegaran air Curug Orok. DI sana Anda bisa bermain air sepuasnya, karena kolam Curug Orok tidak dalam dan tergolong aman.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA