Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 29 Jun 2012 11:46 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Akhir Pekan Bersama Bintang di Bosscha

Afif Farhan
d'travelers
Foto 1 dari 5
Bosscha, tempat belajar ilmu perbintangan (Tya Eka Yulianti/detikFoto)
Bosscha, tempat belajar ilmu perbintangan (Tya Eka Yulianti/detikFoto)
detikTravel Community - Observatorium Bosscha di Bandung, cocok sebagai pengisi akhir pekan Anda kali ini. Anda dapat melihat bintang-bintang di langit dari dekat dan mempelajari benda-benda angkasa yang cantik di sana. Dijamin seru!

Jika Jakarta punya Planetarium, maka Bandung punya Observatorium Bosscha. Bedanya, di Bosscha Anda bisa mengenal angkasa dan juga ilmu perbintangan lebih mendalam. Letaknya yang berada di Lembang, Bandung Selatan, menjadikan tempat ini dingin, sejuk, dan nyaman untuk dikunjungi.

Dari situs resmi Observatorium Bosscha yang dikunjungi detikTravel, Jumat (29/6/2012), Bosscha merupakan satu-satunya tempat pengamatan bintang dan tertua di Indonesia. Bosscha pun menjadi lembaga penelitian bagi mahasiswa ITB (Institut Teknologi bandung), salah satu kampus terbaik di negeri ini.

Bosscha dibangun pada tahun 1928 oleh Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging (NISV) atau Perhimpunan Bintang Hindia Belanda. Bosscha berasal dari nama Karel Albert Rudolf Bosscha, seorang tuan tanah yang menyumbang dana besar untuk pembangunan Bosscha.

Dalam sejarahnya, Bosscha telah menjadi pusat penelitian astronomi di Indonesia. Bosscha pun telah dijadikan benda cagar budaya dan menjadi objek wisata yang digemari di Bandung. Tempat ini pun menjadi salah satu lokasi syuting film 'Petualangan Sherina' yang populer.

Ada berbagai macam jenis teleskop di sini, yaitu Teleskop Zeiss untuk mengamati Planet Mars, Saturnus, Jupiter dan kawah bulan, Teleskop Schdmit Bima Sakti untuk mempelajari struktur galaksi Bima Sakti, Teleskop Refraktor Bamberg untuk mengukur terang bintang, Teleskop Cassegrain Goto untuk pengamatan spektrum bintang dan Teleskop Refraktor Unitron untuk pemotretan bintik matahari.

Tentu saja, Anda bisa melihat dari dekat teleskop-teleskop berukuran raksasa tersebut dan mencobanya. Berbagai macam informasi yang diberikan oleh pemandu dan penjelasan-penjelasan di dalamnya, akan menambah ilmu Anda tentang angkasa berupa bintang dan plenat serta pengetahuan baru. Menarik bukan?

Kunjungan ke Bosscha dibagi menjadi dua tipe kunjungan, yaitu kunjungan siang dan kunjungan malam. Untuk kunjungan siang, dibuka dari pukul 09.00-13.00 WIB dan kunjungan malam dari pukul 17.00-20.00 WIB. Anda bisa mendaftar langsung atau di situs resminya. Biaya untuk kunjungan siang sebesar Rp 7.500 dan Rp 10.000 untuk kunjungan malam.

Pembayaran dapat dilakukan langsung di Bosscha atau mendaftar melalui situs resminya. Sayangnya, kunjungan malam hingga akhir bulan Juli telah penuh. Tenang saja, Anda masih bisa melakukan kunjungan malam untuk bulan September dan Oktober. Bosscha tidak membuka kunjungan untuk hari Minggu dan hari-hari libur Nasional dan hari Senin karena untuk perawatan.

Berkunjung ke Bosscha akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Bintang, planet, matahari, hingga asteroid-asteroid di angkasa, akan menjadi wawasan baru dan berkesan untuk Anda.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA