Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 02 Jul 2012 07:30 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Gua Jomblang, Tantangan Masuk Perut Bumi dengan Satu Tali

Desi Puspasari
d'travelers
Foto 1 dari 5
para petualang harus meluncur ke dasar gua dari atas lubang besar yang menganga di atas Gua Jomblang (diengplateau.com)
para petualang harus meluncur ke dasar gua dari atas lubang besar yang menganga di atas Gua Jomblang (diengplateau.com)
detikTravel Community -

Bila Gua Pindul bisa Anda susuri dengan cara tubing, lain halnya dengan Gua Jomblang di DI Yogyakarta. Karena bentuknya yang vertikal, traveler harus masuk ke dalam perut bumi ini hanya dengan satu tali. Wow!

Perjalanan menyusuri sebuah gua sering menghadirkan kejutan dan tantangan bagi penakluknya. Kontur dan bentuk gua yang berbeda-beda memengaruhi juga bentuk petualangan yang harus Anda lakukan saat menyususrinya.

Nah, Gua Jomblang di Dukuh Jetis Wetan, Kabupaten Gunung Kidul, Yogya merupakan gua dengan bentuk vertikal. Bentuknya yang lurus ke bawah ini menimbulkan tantangan yang harus wisatawan lewati untuk sampai di dalamnya.

Gua Jomblang merupakan satu dari sekitar 500 gua yang terletak di pegunungan kapur Gunungkidul. Gua Jomblang merupakan gua vertikal dengan tinggi mencapai 80 meter. Untuk memasuki gua, Anda harus menggunakan satu tali atau Single Rope Technique, yaitu menggunakan satu tali untuk naik dan turun, dalam situs Java is Beautiful yang detikTravel lansir, Senin (2/7/2012).

Untuk menuju dasar Gua Jomblang, traveler bisa memilih salah satu jalur dari empat jalur yang tersedia. Jalur pertama adalah yang paling mudah dan penjelajah mengenalnya sebagai rute VIP. Jadi, kalau baru pertama kali Anda bisa memilih jalur ini.

Suasana seram dan menegangkan akan terasa ketika Anda mulai bersiap-siap. Pastikan tali dan alat pengaman lengkap terpasang di tubuh Anda. Suasana gelap dan angin yang dingin seolah menguap dari dasar gua. Dag, dig, dug! Jantung terus memacu semakin kencang ketika kaki mulai menyentuh dinding gua yang lembab.

Dahulu, Gua Jomblang digunakan sebagai situs untuk pembunuhan ratusan anggota komunis yang dibawa ke tepi gua dan kemudian ditembak satu per satu. Akhirnya mereka pun jatuh ke dasar gua. Bahkan, penduduk lokal memiliki banyak cerita seram di sekitar gua ini. Kalau sudah seperti ini tinggal bagaimana jiwa petualang dan nyali Anda saja.

15 Meter pertama dalam rute VIP merupakan jalur yang tidak terlalu curam. Karena di jalur ini, wisatawan masih bisa menapak dan jaraknya tidak terlalu jauh ketimbang tiga jalur lainnya, ada yang 80 meter, 60 meter, dan 40 meter.

Bagi Anda yang baru sekali melakukan petualangan seperti ini akan merasa sangat lelah. Tapi, semua itu akan terbayar dengan keajaiban alam serta keindahan yang disuguhkan dari dalam gua.

Saat tiba di dasar gua, petualang bisa beristirahat di sebuah bilik yang dibentuk oleh alam ketika sampai di dasar gua, sambil menikmati pepohonan yang tumbuh rimbun di dasar gua dan dinding kapur yang dilapisi dengan tanaman perdu. Unik dan pastinya Anda tidak akan menyangka bisa menemukan panorama ini di dasar gua.

Bagian bawah Gua Jomblang adalah hutan yang di kelilingi dinding batu kapur. Setelah puas menikmati keindahan dan kealamian dasar gua, traveler bisa melanjutkan perjalanan melalui terowongan yang menghubungkan Gua Jomblang dengan gua vertikal lainnya yang berada di sekitar Gua Jomblang. Hangan salah terowongan ini juga memiliki panjang sekitar 500 meter.

Berani menjawab tantangan Gua Jomblang untuk menyusui keindahan alamnya yang tersembunyi dasar gua?

 

BERITA TERKAIT
BACA JUGA