Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 20 Sep 2013 10:26 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Magelang Ternyata Punya Air Terjun & Pemandian Air Hangat

Rafiq Jauhary
d'travelers
Foto 1 dari 3
Mmata air nggedad Desa Citrosono
Mmata air nggedad Desa Citrosono
detikTravel Community - Saat Anda merapat ke Magelang, Jawa Tengah akhir pekan ini, ada sejumlah objek wisata alam yang keren di Grabag. Mulai dari air terjun Sekar Langit sampai pemandian air hangat Candi Umbul dan Telaga Bleder.

Sebuah kecamatan di ujung utara Kabupaten Magelang memiliki keindahan alam yang tak terhingga. Perjalanan kami ke Desa Citrosono pada beberapa waktu lalu sangat mengesankan. Dipandu oleh salah satu kerabat, semakin menjadikan perjalanan wisata yang seru

Grabag punya potensi wisata yang sangat mengagumkan sayang belum dikelola dengan baik oleh pemerintah maupun pihak swasta. Padahal, sejatinya keindahan Grabag telah menarik investor untuk mendirikan sebuah hotel bertaraf internasional dengan standar bintang lima.

Masyarakat Grabag sering membanggakannya dengan menyatakan bahwa Presiden SBY pun memilih Desa Grabag sebagai tempat rapat kabinet di Hotel Messa Stila. Grabag terletak di kaki Gunung Telomoyo atau tepatnya 25 kilometer sisi utara Kota Magelang. Berbatasan langsung dengan Kabupaten Temanggung, Semarang dan Salatiga.

Dimulai dari Desa Citrosono, yang dikenal sebagai Desa Sumber. Kami terlebih dahulu diajak bermain di tengah tanaman selada air yang lebat.

Masyarakat desa menyebut tanaman ini sebagai 'Jembak'. Mata air 'Nggedad' di Desa Citrosono seperti adalah mata air terbesar di Kabupaten Magelang. Tak kurang dari 200 liter air bersih dihasilkan dari mata air ini setiap detiknya, sementara PDAM hanya mampu mengelola separuhnya.

Lepas dari bermain air jernih, menangkap udang dan ikan sungai kami pun diarahkan menuju air terjun Sekar Langit di kaki Gunung Telomoyo.

Namun, sebelum keluar dari Citrosono kami sempat dibuat takjub dengan tanaman bunga sedap malam yang sedang dipanen oleh para petani. Selain penghasil air, Citrosono memang tercatat di Lembaga Flora Dunia sebagai penghasil bunga sedap malam terbesar di Indonesia.

Begitu tiba di Sekar Langit, pemandangan air terjun yang masih alami langsung dapat kami lihat. Di antara kami bahkan dengan bebasnya dapat mandi dan bermain dengan air sungai yang tidak berbahaya.

Perjalanan memang telah kami susun sedemikian rupa sehingga kami dapat menikmatinya dalam sehari. Maka waktu santai siang sejenak, kamipun menuju Telaga Bleder di Desa Ngasinan Grabag. Sambil mengayuh perahu kamipun berhasil membawa pulang beberapa ikan yang mudah dipancing oleh wisatawan.

Capek bermain seharian, jangan lewatkan untuk berendam dengan air hangat. Tak jauh dari pusat keramaian Kecamatan Grabag, kami telah sampai di Candi Umbul. Sebuah pemandian bekas tempat peristirahatan raja dan permaisuri kerajaan Mataram masih tersisa di sana. Air hangat yang segar langsung menyambut kami dalam 2 kolam di tengah taman.

Perjalanan kami di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang lengkap sudah. Selain tidak terlalu jauh dari kota-kota sekitar yakni Magelang, Temanggung, Salatiga dan Semarang, berwisata di daerah ini kami nilai sangat murah dan nyaman. Mau?
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED