Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 16 Des 2013 14:26 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Jadi Pintar di Taman Pintar Yogyakarta

Foto 2 dari 4
Benda Bersejarah di Memorabilia
Benda Bersejarah di Memorabilia
detikTravel Community -

Taman Pintar di Yogyakarta seringkali dianggap tempat wisata untuk anak sekolah saja. Namun di sinilah Anda bisa bereksplorasi dengan aneka ilmu pengetahuan. Ingin pintar, ke Taman Pintar saja!

Terletak di Yogyakarta, kota beribu kenangan, Taman Pintar wajib untuk dikunjungi, jika Anda ingin rasakan sensasi liburan yang berbeda. Jangan pernah menganggap diri kita anak sekolah. Tetapi anggaplah diri sebagai traveler yang suka menjelajah.

Pastinya Anda bisa mengambil kesempatan bereksplorasi di Taman Pintar ini. Saya bersama adik saya dua bulan lalu mengunjungi di Yogyakarta. Kami berangkat dari Karanganyar, lalu singgah di Terminal Tirtonadi, Solo.

Kami Naik bus AC menuju Yogyakarta dengan tarif Rp 9 ribu. Awalnya kami berencana naik kereta, tetapi karena keretanya ada yang tidak diberangkatkan, kami langsung berubah haluan naik bus.

Sesampainya di Terminal Giwangan, kami naik bus Trans Yogya menuju Taman Pintar. Banyak destinasi wisata yang kami inginkan. Namun, Taman Pintar menjadi destinasi awal yang kami kunjungi di kota penuh sensasi ini.

Taman Pintar dapat dikunjungi oleh siapa saja baik anak-anak maupun orang dewasa. Tiket untuk orang dewasa sekitar Rp 15 ribu dan Rp 8 ribu untuk anak-anak. Tiketnya antara mahal dan tidak mahal, karena sedikit merogoh kocek saya.

Dengan bermodal tiket tersebut, kami bisa berkunjung ke Museum Memorabilia dan Museum Oval atau Gedung Oval. Museum Oval, dari depan sudah membuat kami ingin memasukinya. Sampai di depan museum dan tiket sudah saya serahkan pada petugas.

"Silakan, ke Memorabilia dulu," begitulah petugas tersebut berkata kepada kami. Ups! Kami jadi menahan hasrat ingin segera melihat isi Museum Oval.

Saya baru ingat, kalau ternyata kami harus berkunjung ke Museum Memorabilia terlebih dahulu. Gedung Memorabilia, dari namanya kita bisa mengenang kembali tentang zaman dahulu. Yaitu, zaman kemerdekaan dan perjuangan melawan penjajah.

Kami memasukinya, seperti halnya museum lain, Museum Memorabilia ini diisi dengan sejarah-sejarah kemerdekaan Indonesia. Yang saya sukai adalah sejarah Keraton Yogyakarta dalam bentuk digital.

Ada pula peninggalan beberapa presiden yang pernah menjabat di Republik ini. Ada buku karangan Pak SBY, ada baju mantan Presiden Gus Dur dan lainnya. Sayangnya, museum ini kecil, hanya memuat sedikit benda bersejarah. Pantas saja banyak yang melewatkannya.

Setelah masuk Museum Memorabilia, kami masuk ke Museum Oval. Dari pintu masuk, kami disuguhi oleh akuarium besar. Sayangnya, kacanya kurang bening jadi terlihat sedikit kusam.

Kami melanjutkan ekplorasi. Baru selesai melihat ikan, saya dikejutkan dengan suara mirip dinosaurus. Wah ternyata ada miniatur dinosaurus yang ada suaranya.

Lanjut ke dalam, kita disuguhi berbagai macam temuan ilmu pengetahuan. Jangan pusing dulu! Di sana ada pemandunya untuk memperagakan alat-alat ilmiah tersebut. Namun, jika Anda kurang beruntung pas datang tidak ada pemandu itu bukan salah saya ya.

Lanjut ke lantai kedua dan seterusnya, di sana masih terdapat benda-benda dalam kegiatan sehari-hari, yang sebelumnya tidak kita pikirkan. Benda-benda tersebut mulai dari pengolahan air, pengolahan susu menjadi susu bubuk, perkaitan kendaraan bermotor, awal mula komputer dan HP dibuat dan lainnnya.

Jadi jika ke sini dijamin tidak rugi. Di lantai paling atas kita bisa melihat film 4 dimensi selam 15 menit dengan membayar Rp 15.000-20.000.

Kami serasa ingin menikmati satu persatu benda-benda itu untuk diamati. Namun sayang seribu sayang waktu juga yang memisahkan kami.

Berakhir sudah perjalanan kami menjelajah Taman Pintar ini. Kami melanjutkan perjalanan di sekitar Taman Pintar.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA