Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 20 Jan 2014 11:20 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Sungai Oyo Dlingo, Amazon dari DI Yogyakarta

Foto 1 dari 3
Liukan Sungai Oya yang memanjakan mata.
Liukan Sungai Oya yang memanjakan mata.
detikTravel Community -

Saat liburan di DI Yogyakarta, coba pergi ke kawasan Dlingo, Bantul, Yogya. Wisatawan bisa melihat pemandangan Sungai Oyo yang meliuk bagai Sungai Amazon. Kita pun dapat singgah ke Kebun Buah Mangunan.

Traveling murah meriah saya kali ini adalah mengunjungi sebuah tempat wisata seru di daerah Dlingo, Yogyakarta. Berjarak sekitar 35 km dari Kota Yogyakarta, kawasan Dlingo ini menjadi seperti sebuah surga kecil bagi keluarga Anda.

Ya, sebuah kebun buah yang menyenangkan terselip di antara perbukitan yang berjajar rapi di sekelilingnya. Kebun Buah Mangunan, sebuah destinasi wisata seru nan eksotis yang tidak hanya cocok bagi para muda-mudi, namun juga bagi seluruh anggota keluarga.

Untuk mencapai lokasi ini tidaklah sulit, pengunjung hanya perlu melewati Jalan Imogiri saja sampai menemukan papan petunjuk yang mengarahkan kita menuju ke lokasi. Jalan yang dilalui pun cukup bagus, beraspal halus sehingga kita tidak usah khawatir dengan kondisi jalan yang ada.

Hanya saja, untuk menuju ke sana jalannya memang menanjak dan berkelok-kelok. Maklum, jalan perbukitan. Untuk itu, para pengunjung memang harus waspada.

Setelah melakukan perjalanan yang cukup lama, akhirnya sampailah saya dan kedua sahabat saya di kebun buah ini. Sebuah tikungan menurun menjadi pintu selamat datang tempat rekreasi ini. Untuk masuk ke sana, pengunjung hanya di kenakan biaya retribusi sebesar Rp 5.000. Murah bukan?

Kebun buah yang dibuka pada tahun 2003 ini buka sampai pukul 18.00 WIB, teman. Sehingga, pengunjung dapat dengan puas menghabiskan waktu seharian di sana.

Selain kebun buah dengan banyak koleksi buah-buahan seperti jambu air, durian, rambutan, dan lain-lain. Tempat ini juga memiliki area bermain anak yang lumayan lengkap. Sehingga anak-anak juga dapat menikmati tempat ini dengan aman.

Bagi saya penikmat sunset, senja adalah waktu yang ditunggu-tunggu. Sebuah gardu pandang menjadi spot yang paling baik untuk menikmati senja dan perbukitan di wilayah itu. Lembah dengan liukan Sungai Oya benar-benar memanjakan mata saya.

Pemandangan ini hanya dapat dinikmati dengan aman di gardu pandang ini. Saya yakin, dari gardu pandang inilah saya pasti bisa menikmati senja dengan damai dan penuh syukur. Namun sayang, ketika berkunjung ke sana, cuaca sangat tidak bersahabat, jadi saya belum bisa menikmati senja di tempat itu.

Tak mampu menikmati sunset tak lantas membuat saya kecewa karena pemandangan yang tersuguh di depan mata memang indah. Hal yang menarik perhatian saya adalah sebuah jembatan gantung penghubung lembah satu dan yang lain yang di pisahkan oleh Sungai Oyo.

Bukan hanya karena jembatan ini terlihat begitu kokoh di sana, namun rumah-rumah di sekitarnya pun semakin mempercantik keberadaan jembatan itu. Wow! Setelah puas menikmati sore di Kebun Buah Mangunan ini, saya dan kedua sahabat saya memutuskan untuk pulang.

Tapi tak lupa, kami juga harus memanjakan perut kami. Sate klathak khas Imogiri menjadi pilihan kami. Masih berada di kawasan Imogiri ini, kami memarkir kendaraan kami di depan kedai sate klathak yang paling terkenal di DI Yogyakarta, Sate Klathak Pak Pong.

Harga sate klathak ini pun ramah di kantong. Satu paket yang berisi dua tusuk sate klathak, sepiring nasi putih dan teh manis gula batu di bandrol dengan harga Rp 20.000. Harga itu memang pantas untuk membayar hidangan nikmat ini.

Satu porsi sate klathak, sepiring nasi dan segelas teh manis gula batu menyempurnakan hari ini. Sore pertama di tahun 2014 yang indah dan luar biasa pun terlewati dengan luar biasa pula. Kalian semua harus mencoba ini, ketika kalian berkunjung ke Yogya. Jangan sampai terlewatkan ya!

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED