Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 05 Mar 2014 10:25 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Berduaan di Pantai Drini Gunungkidul, Romantis!

Ari Es
detikTravel Community
Foto 1 dari 2
Pantai Drini dilihat dari atas bukit karang di sebelah kanan
Pantai Drini dilihat dari atas bukit karang di sebelah kanan
detikTravel Community -

Menikmati pesona pantai di Gunungkidul seolah tiada habisnya, apalagi berduaan dengan orang tersayang. Hamparan pasir putih di Pantai Drini, Gunungkidul, disempurnakan dengan kenikmatan kulinernya.

Dengan mengendarai sepeda motor, saya laju menuju arah Kabupaten Gunungkidul, DIY. Dalam benak pikiran saya sudah membayangkan sebuah keindahan pantai yang sangat populer di wilayah Gunungkidul. Saya telusuri Kabupaten Gunungkidul dari Kota Yogyakarta melalui Kota Wonosari. Kemudian saya ambil jalur menuju arah pantai-pantai di Gunungkidul.

Kebetulan Gunungkidul menjadi surga bagi pecinta wisata pantai tidak hanya dari Indonesia, tapi juga mancanegara. Di Gunungkidul terdapat puluhan pantai yang memiliki keindahan dan pesona pantai yang luar biasa.

Hampir semua puluhan pantai di Gunungkidul semuanya berpasir putih. Akses dan jalan menuju ke pantai-pantai ini juga sangat mudah karena hampir di setiap persimpangan jalan akan selalu ada petunjuk arah. Jika kita bingung dan bertanya kepada warga, penduduk setempat juga akan memberikan petunjuk dengan keramahanya.

Untuk menuju seluruh pantai yang ada di pinggiran pantai Gunungkidul ini, kita hanya dibebankan biaya pintu masuk per orang dengan biaya sangat murah yaitu hanya Rp 4.000. Untuk biaya parkir sebesar Rp 3.000.

Kebetulan kali ini saya bersama dengan calon istri saya ingin menuju ke Pantai Drini. Lokasi antara satu pantai yang satu dengan yang lainya sangat dekat sehingga Anda bisa memilih mana saja yang Anda suka.

Dimulai dari Pantai Kukup, Baron, Krakal, Sepanjang, dan masih banyak lagi yang lainya. Saya sendiri bersama calon istri saya memutuskan untuk mencapai semua pantai tersebut nantinya. Untuk mencapai semua pantai tersebut, kita berdua memutuskan untuk mencapai Pantai Drini dahulu, baru nanti selanjutnya menuju pantai yang lainya.

Namun ternyata, begitu memasuki wilayah Pantai Drini, kita berdua sudah terhipnosis dengan keindahan dan pesona Pantai Drini sehingga tidak bisa berkunjung ke pantai lainya. Begitu kita memasuki Pantai Drini, terbentang di hadapan kita hamparan pasir putih yang bersih dan memanjang dan di kanan kirinya diapit bebatuan karang yang sangat mempesona.

Karena kita berdua merasa capek dan letih juga lapar disertai rasa haus yang mendera, kita putuskan untuk menikmati kuliner di sini. Menu yang saya pilih yaitu ikan tuna bakar. Untuk minuman segarnya kita memesan kelapa muda original. Jangan khawatir ditipu terkait harganya, karena di sini semua menu sudah tertera harganya juga sehingga kita tidak mungkin tertipu.

Kita menikmati semuanya di bawah tenda-tenda gazebo yang tempat duduknya lesehan dari kayu dan atapnya terbuat dari dedaunan. Sambil menikmati kuliner, kita bisa sambil asyik ngobrol dan menikmati keindahan Pantai Drini yang sangat mempesona.

Selesai menikmati kuliner dan beristirahat, kita berdua naik ke atas batu karang yang berada di sebelah kanan pantai. Tujuan kita supaya bisa melihat keindahan Pantai Drini dan sekitarnya dari atas bukit bebatuan karang.

Untuk bisa naik ke atas bukit karang tersebut, kita dikenakan biaya Rp 2.000 untuk satu orang. Benar saja, menyaksikan Pantai Drini dari atas menambah mempesona keindahan pantainya.

Pengunjung di Pantai Drini saat pagi dan sore hari semakin banyak. Karena saat siang cuaca di pantai memang panas jadi waktu yang tepat berkunjung ke pantai memang di waktu pagi dan sore hari.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Foto: Lokomotif Tertua di Blora

Kamis, 18 Jan 2018 21:58 WIB

Liburan akhir pekan ke Blora, ada atraksi baru yang bisa traveler coba, namanya Loco Tour. Traveler akan diajak jalan-jalan dengan lokomotif tertua di Blora.