Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 14 Nov 2014 11:14 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Boracay, Bali-nya Filipina, Cocok Untuk Bulan Madu

J_setiawan
d'travelers
Foto 1 dari 5
Pasir sehalus bedak
Pasir sehalus bedak
detikTravel Community -

Filipina ternyata punya pulau romantis, namanya Pulau Boracay. Pantai pasir putih dan jernih air lautnya sungguh indah bagai nirawan. Bisa dikatakan, Boracay adalah Pulau Bali-nya Filipina dan cocok untuk bulan madu.

Reputasi Boracay yang identik dengan White beach-nya sudah diakui oleh situs traveling tersohor seperti Tripadvisor atau Travel + Leisure. Boracay bisa diakses dari Bandara Caticlan atau Kalibo. Apabila Anda budget traveler dari Indonesia, ada 2 penerbangan ke Kalibo melalui transit di Kuala Lumpur atau Singapura.

Namun, bila Anda ber-budget lebih, Anda juga bisa terbang langsung ke Manila dan dilanjutkan ke Caticlan atau Kalibo. Jika dari Kalibo, perjalanan ke Pulau Boracay bisa ditempuh dengan waktu sekitar 2,5 jam yang terdiri dari perjalanan darat dan laut. Ada beberapa pilihan transportasi menuju Boracay dari Bandara Kalibo.

Jika ingin lebih mudah, gunakan jasa travel yang sudah mencakup kendaraan ke pelabuhan, kapal penyeberangan, dan transportasi lanjutan sampai ke penginapan Anda seharga 525 Peso (Rp 136.500). Kelebihannya, Anda tidak perlu berulang-ulang mengantre tiket van/bus, kapal, maupun transportasi lanjutan ke penginapan.

Transportasi umum yang biasa digunakan turis di Boracay adalah tricycle, sejenis ojek motor lokal yang dimodifikasi dengan sespan di sisi kanan pengemudi. Mirip dengan becak motor di kota Medan. Tricycle atau trikes bisa disewa dengan rata-rata tarif 40 Peso (Rp 10.400) per trip dan bisa ditumpangi hingga 4 penumpang sekaligus.

Boracay sendiri adalah pulau dengan akses jalan beton yang bisa dilalui kendaraan sebesar van atau truk kecil, jadi tidak seperti Gili Trawangan yang belum bisa dilalui kendaraan bermotor. Ojek adalah alternatif lain. Biasanya ojek lebih murah dari trikes dan lazim digunakan berbonceng 3.
 
Pulau Boracay dikelilingi oleh deretan pantai yang memiliki keunikan tersendiri dan hampir seluruhnya berpasir putih. Beberapa pantai yang paling ramai dikunjungi wisatawan adalah Pantai Bolabog, Puka, Diniwid, White Beach, serta masih banyak pantai yang lain. Jangan lupa menggunakan sunblock untuk mencegah  kulit terbakar, karena Anda pasti akan lupa daratan saat tengah beach hopping seharian di bawah terik matahari.

Beberapa akses antar-pantai bisa Anda lalui dengan berjalan kaki, namun ada juga yang harus menggunakan Tricycle. Dari sekian banyak pantai, White Beach-lah yang sering menjadi alasan mengapa wisatawan datang ke Boracay. White Beach merupakan garis pantai pasir putih sepanjang kurang lebih 4 kilometer. Di sinilah pusat hiruk pikuk pulau Boracay.

Begitu menginjakkan kaki di White Beach, kami merasakan sensasi pasir putih selembut bedak di sela–sela kaki kami, pemandangan laut hijau tosca, serta ombak yang tenang. Anda bisa berjalan sampai beberapa meter ke arah laut namun kedalaman air masih setinggi lutut. Memang hampir semua pantai di Pulau Boracay berombak tenang. Menurut saya, Boracay bukanlah tempat yang tepat untuk para surfer, namun lebih tepat untuk honey mooners.

White Beach terbagi dalam 3 boat station. Station 1 lebih identik dengan suasana tenang dan resort mewahnya, sedangkan station 3 terkenal dengan penginapan budgetnya. Station 2 adalah pusat keramaian White Beach. Di sini Anda bisa menemukan agen-agen yang menawarkan jasa permainan air seperti helmet diving, glass-bottom boat, scuba diving, skimboarding, atau sewa perahu untuk island hopping.

Namun jika Anda ingin mencoba belajar atau sekedar melihat kiteboarding, Bolabog Beach yang berada di sisi lain White Beach adalah pusatnya. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengabadikan Willy's Rock, sebuah gugusan karang yang menjorok ke laut.

Willy's Rock adalah salah satu landmark White Beach dan Pulau Boracay. Di pantai ini, Anda juga akan melihat banyak sand castle yang dibuat oleh warga-warga lokal. Abadikan kenangan Anda di Boracay dengan meminta mereka mengukirkan nama Anda di sebuah sand castle. Jangan lupa untuk memberikan tips kepada pembuatnya, ya.

Menjelang sunset, jangan lewatkan kesempatan mencoba Paraw Sailing. Ini adalah salah satu kegiatan wajib coba di Boracay. Paraw adalah perahu layar khas Boracay yang bisa dinaiki 6–7 penumpang dengan rata–rata tarif 300 Peso (Rp 78.000) untuk 30–40 menit. Pastikan durasi sailing Anda telah sesuai dengan kesepakatan awal dengan penyedia jasa.

Saat malam tiba, jangan lewatkan seadfood dinner di D'Talipapa. Terletak masih di sekitar White Beach, di sini Anda bisa merasakan sensasi hidangan laut yang Anda beli langsung dari sebuah pasar ikan di depan restoran-restoran yang kemudian siap memasak dan menyajikan menu-menu seafood yang Anda pilih sebelumnya.

Dengan berjalan kaki, lanjutkan malam hari Anda dengan berbelanja atau sedekar melihat oleh–oleh khas di sekitar D'Mall station 2. Jangan bayangkan D'Mall adalah pusat perbelanjaan modern seperti layaknya mall. D'Mall adalah pusat perbelanjaan suvenir lokal berbentuk kios-kios seperti layaknya Pasar Sukowati di Bali atau Malioboro di Yogyakarta.

Uji kemampuan tawar-menawar Anda di sini. Sekedar tips dari kami, meskipun Boracay adalah tempat yang ramai akan wisatawan, usahakan anda bepergian atau berbelanja sebelum pukul 22.00 malam karena rata–rata tempat usaha di sana akan tutup pada jam itu, kecuali ke bar.
     
Nah, untuk para clubbers, Anda bisa menikmati malam dengan live band atau DJ di kafe beach front di sekitar station 2, lengkap dengan sound system full range dan lighting-nya. Bagi Anda yang lebih suka berelaksasi setelah lelah beraktivitas seharian, banyak tersedia jasa pijat lokal. Untuk full body massage selama 1 jam tarifnya 350 Peso (Rp 91.000).

Di hari berikutnya, bagi para pencinta alam bawah laut jangan lewatkan kesempatan snorkeling di sekitar pulau Boracay. Titik yang biasanya dikunjungi untuk snorkeling adalah Bailing Hai, Crocodile island, Angols Point, dan Crystal Cove. Anda wajib menyewa boat untuk mengunjungi tempat–tempat tersebut.

Untuk sewa boat, rata–rata Anda harus merogoh kocek sebesar 1.000 Peso (Rp 260.000) per orang untuk 3-4 jam island hopping. Harga tersebut sudah termasuk snorkle gear. Jangan lupa untuk membawa roti/crackers jika Anda ingin merasakan sensasi memberi makan ratusan ikan–ikan kecil langsung dari tangan Anda saat ber-snorkel ria di sekitar Crocodile Island.
 
Bila Anda mempunyai budget dan waktu lebih, juga bisa mengunjungi Ariel's Point, sebuah spot yang terkenal dengan cliff diving dan snorkeling-nya. Sisakan waktu setangah hari untuk bisa mengunjunginya. Bat Cave dan Mount Luho juga bisa menjadi opsi yang menarik untuk dicoba.

Akhirnya, tiba saatnya kami bergegas meninggalkan keindahan surga Pulau Boracay untuk kembali ke rutinitas. Bagi Anda yang mempunyai kesibukan yang super padat namun libur terbatas, jangan khawatir untuk tidak bisa menikmati keindahan Boracay.

Cukup sisakan 2 siang hari penuh untuk sekedar melihat spot–spot wajib di atas. Yang terakhir, perlu diingat bahwa untuk setiap penerbangan internasional keluar dari Kalibo Airport, Anda perlu membayar airport charge sebesar 500 Peso (Rp 130.000).

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Foto: Tanah Alien di Bumi

Jumat, 19 Apr 2019 13:30 WIB

Selalu ada tempat yang unik di Bumi ini. Salah satunya adalah Danakil, suatu gurun dengan lanskap yang tak biasa dan dijuluki Tanah Alien!