Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 03 Nov 2015 11:15 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Yang Segar dari Sumbar, Air Terjun Lubuk Tempurung di Padang

Bayu Haryanto
d'travelers
Foto 1 dari 10
Air Terjun Lubuk Tempurung tingkat Pertama
Air Terjun Lubuk Tempurung tingkat Pertama
detikTravel Community - Selain pantai, kota Padang di Sumbar juga banyak dianugerahi air terjun yang cantik. Satu yang memesona indera penglihatan adalah Air Terjun Lubuk Tempurung. Segar dan dinginnya bikin betah berlama-lama main air di sana.

Meskipun Padang memiliki pantai dan pulau yang sangat indah, namun siapa dapat menyangka di kota Malin Kundang ini juga memiliki sejumlah air terjun yang menarik untuk dijelajahi. Salah satunya Air Terjun Lubuk Tempurung.

Air terjun ini letaknya di pinggiran kota, berada di sebelah timur Kota Padang atau kira-kira 20 km dari pusat kota. Tepatnya di Kampung Guo Kelurahan Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Untuk sampai ke lokasi air terjun ini dapat ditempuh kira-kira 1 jam dengan kendaran, baik roda dua atau roda empat. Kami menjelajah dengan menggunakan sepeda motor. Mengingat jarak tempuh cukup jauh, berada di atas perbukitan, maka disarankan berkendara roda dua saja, agar lebih mudah memarkirkan kendaraannya ketimbang menggunakan mobil.

Perjalanan dimulai dengan berkendara ke arah jalan raya Belimbing menuju SDN 32 Kuranji. Jalannya sudah mulus beraspal, ikuti saja jalannya hingga sampai ke irigasi Sungai Guo. Aliran sungai dari irigasi tersebut berasal dari aliran Sungai Lubuk Tempurung.

Setelah itu akan sampai di jalan yang berbeton dan mendaki hingga tiba di jalan yang berbatu dan menemukan sebuah rumah yang memiliki kedai disebelah kanan jalan sedangkan untuk parkir kendaraan sebelah kiri dekat pohon rambutan.

Tempat ini merupakan titik awal untuk melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, selama 15-20 menit, atau kira-kira berjarak 500 meter dari tempat parkir. Akses jalan cukup memadai, sudah terdapat jalur tracking, jadi tidak perlu khawatir salah jalan. Selama perjalanan, traveler akan melewati ladang rambutan dan durian milik masyarakat setempat. Jika lagi musimnya kita dapat juga membeli buah-buahan tersebut langsung dari pohonnya. Asyik bukan?

Nih, ada yang menarik ketika hampir sampai di Air Terjun Lubuk Tempurung, karena lokasinya berada di ketinggian, coba lihat ke sebelah kiri, maka panorama Kota Padang bersama rangkaian perbukitan yang memesona akan terlihat, dan menjadi suguhan yang menyejukkan mata.

Tidak berapa jauh dari jalur trekking, suara gemuruh air mengalir akan terdengar, dan kita akan disambut dengan keberadaan air terjun yang berada di bawah jalan setapak. Air terjun ini merupakan air terjun pertama. Tidak banyak orang yang mengabadikan momen di tempat ini, biasanya pengunjung terpusat pada air terjun yang berada di baliknya.

Langkah terus tertuju pada air terjun yang diapit tebing bebatuan besar. Wow, ini lah Air Terjun Lubuk Tempurung itu. Akhirnya semua keringat yang mengucur terbayar sudah. Sebuah air terjun dengan tinggi lebih dari 10 meter ini, telah menyapa dan aliran air yang terjun bebas menari-nari indah di depan mata. Air yang tertampung membentuk kolam ini sungguh menggoda kami untuk segera terjun dari ketinggian dan bermain air.

Sesuai dengan namanya, Air Terjun Lubuk Tempurung ini memilik lubuak (kolam) yang menyerupai termpurung kelapa, yang berasal dari aliran anak Sungai Batang Guo. Aliran air tersebut jatuh membentuk air terjun. Tidak salah bila tempat ini diberi nama seperti itu. Kabarnya air terjun ini sudah dikenal sejak tahun 1995.

Di sekelilingnya terdapat batu-batuan yang unik, seperti disusun bertumpuk-tumpuk. Airnya jernih, dingin, dan segar karena berasal dari pegunungan. Penduduk setempat menyebut sungai ini Batang Guo  atau Sungai Gua. Disebut Batang Guo karena aliran sungai ini berasal dari sebuah gua yang terletak di tebing Bukit Nago yang berhutan lebat. Bukit Nago adalah salah satu bukit dari gugusan pegunungan Bukit Barisan yang membujur sepanjang Pulau Sumatera.

Kawasan Air Terjun Lubuk Tempurung di kelilingi perbukitan, memang masih alami berhawa sejuk, memanjakan mata. Airnya jernih, dingin dan segar. Sesekali kumpulan kupu-kupu bermain main melintasi sekitaran air terjun. Rasa lelah seakan langung terobati.

Kurang lengkap rasanya bila traveler tidak mandi-mandi atau mencoba sensasi loncat dari ketinggian, menuju ke kolam dari air terjun tersebut dengan kedalamannya bisa lebih dari 2 meter. Pengunjung banyak yang memanjat tebing untuk terjun bebas ke lubuk air terjun, menikmati kesegaran airnya.

Bagi yang tidak bisa berenang, lebih baik mandi di lubuk-lubuk kecil yang dangkal saja. Tetapi, bagi yang pandai berenang, kedalaman Lubuak Tampuruang justru menjadi tempat yang asik untuk melakukan atraksi terjun bebas dari tebing air terjun.

Di kawasan Air Terjun Lubuk Tempurung sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pemandian alam, biasanya akan ramai dikunjungi saat menjelang bulan Ramadan untuk balimau atau hari libur sekolah.

Bercerita infrastruktur di kawasan Air Terjun Lubuk Tempurung ini cukup memadai. Akses jalan sudah ada, tidak sulit meski hanya jalan setapak. Terdapat 4 pondok yang dimanfaatkan masyarakat untuk berjualan, 3 pondok sederhana dan satu pondok panggung. Terdapat juga musala kecil meski belum jadi seutuhnya tempatnya.

Air Terjun Lubuk Tempurung dapat menjadi pilihan untuk memanjakan raga karena udara yang sejuk dan bersih, kemudian airnya yang jernih bisa menenangkan pikiran dari segala rutininitas yang selalu dihadapi. Mandi atau bermain air di Lubuak Tampuruang sangat mengasyikkan. Airnya dingin, segar, dan masih alami.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA