Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 18 Nov 2015 15:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Hindari Stress dengan Rafting Seru di Sukabumi

Marsinta Uly
d'travelers
Foto 1 dari 5
Kesenangan berarum jeram
Kesenangan berarum jeram
detikTravel Community -

Bekerja selama 5 hari dalam sepekan pasti membuat stress traveler. Salah satu solusi untuk mengatasinya adalah dengan kegiatan rafting seru bersama teman di Sungai Citarik, Sukabumi.

Para pekerja di Jakarta pasti rentan terhadap stres dan selalu membutuhkan refreshing untuk bisa menghilangkan sedikit kepenatan dan rutinitas yang ada di ibukota. Kali ini sebagai pekerja Jakarta yang haus akan liburan atau bisa disebut Fakir Piknik, kami bisa Piknik sebentar ke Kota Sukabumi.

Sebagai Fakir Piknik tentunya kami merasa beruntung ketika melihat tawaran voucher rafting yang murah di salah satu website belanja online. Rencana piknik yang sudah berbulan-bulan direncanakan akhirnya terlaksana setelah kami memutuskan untuk ikut paket Rafting di Sungai Citarik Sukabumi.

Perjalanan menuju Sukabumi dapat ditempuh sekitar 3-4 jam dari Jakarta. Kami berangkat pada hari Sabtu pukul 5.30 pagi dari Jakarta dengan harapan semakin pagi maka semakin terhindar dari macet di jalanan, dan asumsi kami benar, karena pukul 08.30 pagi, kami sudah sampai di lokasi Caldera Resort Citarik Sukabumi.

Melihat sungai yang berwarna coklat dengan debit air yang lumayan banyak, lumayan karena di musim kemarau debit air sungai biasanya sedikit. Adrenaline mulai tertantang. Kami beruntung karena semalam sebelum mulai rafting hujan turun dan menambah debit air sungai. Ini bakal jadi pengalaman rafting yang pertama buat kami.

Sebelum mulai rafting, kami sarapan dulu untuk menambah tenaga agar bisa mengarungi jeram Sungai Citarik. Pukul 09.30 pagi kami bersiap-siap memakai peralatan rafting yaitu pelampung dan helm. Kami juga diberi pengarahan oleh pemandu profesional yang akan berarung jeram bersama kami.

Pada dasarnya tidak ada persiapan khusus untuk berarung jeram. Hanya saja pastikan fisik dalam kondisi baik. Gunakan pakaian yang nyaman dan ringan serta memakai sandal gunung.

Mengarungi jeram pun dimulai. Adrenalin mulai terpacu melihat derasnya aliran sungai berwarna coklat, dengan bebatuan yang ukurannya lumayan besar. Pemandu memberikan aba-aba kepada kami untuk mengayuh, berhenti, siap-siap dan awas. Perahu kami beberapa kali menabrak batu dan saya pun beberapa kali terperosok ke dalam perahu karena tidak pegangan.

Walaupun begitu, saya merasa semakin semangat dan sangat menikmati setiap jeramnya. Sampai akhirnya di titik dimana pemandu mengatakan kepada kami untuk mencoba berenang dan mengikuti arus sungai atau biasa disebut body rafting. Kami pun turun dan mulai tiduran di sungai dan membiarkan badan kami terbawa arus sungai. Rasanya menyenangkan sekali!

Kami pun mencoba berkali-kali. Sesekali pemandu mencoba bercanda dengan menakuti kami bahwa ada buaya di sungai namun tidak kami hiraukan karena kami sudah sibuk main air sendiri. Perjalanan di Sungai Citarik kami lanjutkan dan tak terasa kami sudah sampai di garis finish. Rasanya singkat sekali padahal kami sudah mengarungi sungai sejauh 5 km.

Di titik finish kami disuguhkan kelapa muda dan sambil minum kami tertawa bersama mengingat kejadian-kejadian lucu saat rafting tadi. Mulai dari kejadian terpental karena jeram. Salah satu temen anggota PMI yang tidak bisa berenang dan takut terbawa arus saat body rafting, sampai ketakutan melihat biawak yang sedang berjemur di pinggir sungai.

Setelah minum kelapa, kami pun melanjutkan perjalanan menggunakan truk kembali ke titik awal tadi. Perjalanan yang ditempuh juga memberikan sensasi tersendiri karena jalanan yang dilalui berliku-liku dengan tanjakan dan turunan yang tajam. Rasanya seperti Arung Darat, istilah lawannya Arung Jeram.

Sesampainya di Caldera Resor, kami pun mulai membersihkan diri dan makan siang sembari menikmati suara aliran sungai. Kami pun mulai leyeh-leyeh sambil mengobrol dan membahas perjalanan berikutnya yang bisa dilakukan. Berkumpul bersama teman-teman diiringi suara aliran sungai dan angin-angin sepoi sepoi memberikan moment tersendiri dan cukup merefresh kepenatan kami.

Pada jam 1 siang kami pun membeli foto-foto yang diambil oleh Pemandu selama rafting tadi dan kembali ke Jakarta. Jalanan menuju Jakarta yang dilalui macet parah dan kami sampai di jakarta jam 7 malam.

Demikian perjalanan singkat kami para pekerja yang menjadi fakir piknik dan bisa refresh sedikit melalui promo paket rafting yang ditawarkan. Kami akan kembali lagi dengan jarak tempuh 9 km dan pada saat musim hujan jadi debit airnya semakin banyak.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA