Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 31 Jan 2016 10:40 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Menyelami Budaya Tionghoa hingga Dunia Antariksa di TMII

Ayu Sintia Ashari
detikTravel Community
Foto 1 dari 3
Bersama komunitas dTraveler
Bersama komunitas dTraveler
detikTravel Community - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) punya 2 wahana baru yang bisa dikunjungi yaitu Taman Budaya Tionghoa dan Sky World. Traveler bisa menyelami sejarah dan kebudayaan Tionghoa hingga Antariksa di sini.

Tepat pada hari Minggu (24/1/2016), adalah suatu perjalanan pertama bersama d'Traveler sebagai peserta acara Workshop detikTravel. Saya mengetahui info adanya pemilihan peserta dalam acara Workshop dari group whatsapp Diskusi dan Info Anggota Wartapala Indonesia yang dikirim oleh rekan saya yang bernama Cindy Asterisk.

Kemudian saya pun berpikir sejenak, lalu memikirkan dari acara ini bisa menambah wawasan dalam hal menulis serta membangkitkan daya tarik saya untuk menulis. Saya pun memulai membuka alamat web info pendaftaran workshop melalui aplikasi google di handphone saya dan mengikuti informasi yang ada, hingga akhirnya menjadi peserta yang terpilih di acara workshop tersebut.

Tepat hari Minggu pukul 08.00 WIB, saya memulai bersiap-siap untuk menuju acara tersebut, hingga siap saya pun berangkat dengan alat transportasi Gojek dari Cilincing menuju ke TMII pada pukul 09.23 WIB. Peserta tiba di lokasi pertemuan dengan panitia (Gerbang Utama TMII) pada pukul 10.36 WIB, dan langsung bertemu dengan Panitia, serta para peserta workshop dan juga anggota d'Traveler. Kemudian saya pun memilih kaos detikforum yang disediakan dan saya memilih warna biru dongker.

Setelah itu saya menuju Lokasi Acara workshop bersama peserta workshop dan pada pukul 11.02 pun tiba di area Museum Indonesia TMII. Ketika tiba di lokasi, acara pun sudah dimulai, yang sedang berdiskusi adalah dari Humas TMII, yang menginformasikan mengenai Ruang Lingkup TMII seperti membahas adanya museum, tempat ibadah, serta tempat hiburan dan lainnya yang terdapat di TMII.

Setelah itu dilanjutkan dengan berdiskusi bersama Mas Fitraya selaku pemateri workshop, yang diawali dengan penjelasan tentang 'Travel Writing is easy' yang berisi mengenai menulis dan jurnalisme. Lalu dilanjutkan dengan penjelasan Mitos Traveling yang bikin ragu menulis, cerita perjalanan, sebelum menulis, angel atau elemen terbaik dari sebuah cerita, prinsip piramida terbalik, membuat lead, memaksimalkan judul lewat Angel, Be creative to the limit, Travel failed, hingga berakhir pada penjelasan Mengintip dapur redaksi detik dot com.

Berdiskusi workshop pun selesai di pukul 13.11 WIB, dan melaksanakan istirahat, makan siang, serta beribadah. Istirahat selesai, dan kami semua beranjak dari ruangan. Kami berbaris dibagi menjadi dua kelompok untuk menuju lokasi yang dijadikan sebagai inspirasi penulisan yaitu Museum Taman Budaya Tionghoa Indonesia, dan Sky World.

Kami pun menuju lokasi dengan bergantian di antara dua lokasi inspirasi tersebut yaitu kelompok dua diawali dengan menuju Taman Budaya Tionghoa Indonesia yang kebetulan saya di antara anggota kelompok dua.

Tibanya di Museum Tionghoa, saya memasuki taman tersebut dan pertama saya temui di taman budaya ini terdapat bentuk Bola dunia yang menjelaskan 'WE ARE FAMILY KITA SEMUA ORANG BERSAUDARA'. Taman ini berkonsep nuansa khas etnik Tionghoa.

Taman ini pun membuat saya menambah wawasan mengenai sejarah dan budaya Tionghoa yang merupakan bagian integral dalam sejarah dan budaya bangsa Indonesia. Di taman ini juga terdapat Jembatan Kasih Sayang, ini membuat saya berpikir siapa lelaki yang saya sayangi? Saya tidak terpikirkan lelaki mana pun selain Ayah tercinta. Taman ini punya Taman 12 shio, saya pun langsung mencari shio pada tahun 1995 yaitu hewan Babi.

Selanjutnya perjalanan menuju lokasi inspirasi kedua yaitu Sky World. Tempatnya masih dalam pembangunan dan terdapat hiburan serta pengetahuan. Di Sky World ini, saya dan peserta workshop didampingi pegawai Sky World yang menjelaskan ilmu pengetahuan luar angkasa, mengajak menonton secara tiga dimensi berbagai film luar angkasa dan berfoto-foto tiga dimensi di luar angkasa memakai baju astronot.

Setelah dari Sky World kami pun menuju perpustakaan, untuk berkumpul di akhir acara ini dengan agenda menceritakan kesan dan pesan para peserta di acara workshop ini. Saya mempunyai kesan di acara ini, senang bisa jadi orang-orang terpilih dan bergabung di d'Traveler dan detikforum serta menambah daya tarik untuk bertraveling dan menulis. Pesan untuk acara ini, berharap acara seperti ini bisa berkelanjutan dan berdampak positif untuk saya pribadi dan lainnya.

Terima kasih buat rekan saya Cindy, Catur, detikTravel, detikforum, d'Traveler, dan juga Taman Mini Indonesia Indah.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Shinkansen Made In China

Sabtu, 23 Sep 2017 23:15 WIB

China punya kereta 'Shinkansen' baru bernama Fuxing. Kereta cepat ini mampu melaju dengan kecepatan 400 Km/jam. Traveler mesti coba kalau liburan ke China.