Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 14 Jul 2016 11:20 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Petualangan Seru di Geopark Ciletuh

Sity Maryati
d'travelers
Foto 1 dari 5
Pemandangan hijau di geopark
Pemandangan hijau di geopark
detikTravel Community - Traveler pecinta alam, cobalah berkunjung ke Geopark Ciletuh di Sukabumi. Banyak objek wisata alam menarik yang bisa dilihat di sana.

Salah satu obyek wisata yang sedang ngehits saat ini adalah Geopark Cileutuh. Saya dan teman dari komunitas Palakadal memutuskan untuk mengisi sisa liburan Lebaran kemarin di Geopark Cilutuh.

Kami berangkat dari Cibinong sekitar pukul 22.00 dengan kendaraan sepeda motor. Kami berjalan mengikuti jalur utama Bogor menuju Jampang dan belok kanan ketika ada petunjuk Geopark Ciletuh.

Akses jalan menuju Geopark Ciletuh awalnya mulus. Namun kemudian dihadapkan pada jalan rusak dan penuh bebatuan. Disarankan ketika menuju geopark ini, periksa terlebih dahulu kondisi kendaraan terutama ban dan cek bahan bakar juga ketika ingin melakukan perjalanan malam.

Kami tiba di geopark keesokan harinya pada sekitar pukul 07.00 WIB. Hal itu dikarenakan kondisi jalan yang padat merayap, kemudian istirahat di sela-sela perjalanan dan beberapa kendala lainnya.

Sebelum masuk ke kawasan wisata Geopark Ciletuh kami berhenti sejenak di Bukit Panenjoan. Di sana kita bisa melihat latar Geopark Ciletuh dan beberapa bukit bebatuan yang memang moyoritas mengelilingi daerah Ciletuh. Tidak perlu bayar mahal, cukup membayar parkir Rp 2.000 saja.

Dan ketika akan memasuki kawasan geopark kami dikenakan retribusi Rp 5.000 per kendaraan. Sesampainya di jalur geopark kami langsung dihadapkan pada bentangan pantai sepanjang jalan. Karena cuaca agak panas akhirnya, kami lebih memilih mengunjungi Curug Cimarinjung dan Puncak Darma yang berada dalam satu jalur.

Sebelum menuju Curug Cimarinjung kami memilih istirahat dan mengisi perut di warung sekitar parkiran. Setelah puas beristirahat, kami menuju ke Curug Cimarinjung terlebih dahulu.

Dengan retribusi sebesar Rp 3.000 per orang saya rasa wajar untuk menikmati keindahan curug dengan mandi atau hanya sekedar berfoto. Karena kondisi libur Lebaran, jadi kolam pada curug pun dipenuhi pengunjung. Akhirnya kami memutuskan untuk berfoto saja.

Kemudian kami lanjut menuju puncak Darma. Karena kondisi jalan yang bebatuan maka untuk menuju puncak Darma kita bisa berjalan kaki sekitar kurang lebih 1 jam 30 menit atau dengan kendaraan khusus (Land Rover atau motor trail) dengan jarak tempuh sekitar 30menit.

Sesampainya di puncak Darma maka akan kita temui pemandangan yang luar biasa indahnya dari hamparan sawah, barikade bukit, bentangan pantai dan pulau-pulau kecil yang terlihat jelas. Untuk masuk ke puncak Darma cukup dengan retribusi Rp 3.000 dan kita bisa puas memanjakan mata dengan pemandangannya atau hanya sekedar berfoto.

Matahari hampir tenggelam, kami memutuskan untuk segera turun dan melanjutkan perjalanan. Tidak butuh waktu yang lama untuk menuruni puncak Darma, hanya 30 menit. Kami sudah sampai di parkiran dan segera bergegas menuju Pantai Palangpang untuk menikmati sunset. Sebelum, meninggalkan parkiran jangan lupa membayar tarif parkir Rp 5.000 per kendaraan.

Dan hanya 10 menit kami sudah sampai di Pantai Palangpang, tapi sayang matahari tertutup awan. Jadi tidak dapat menikmati golden sunset yang kami harapkan. Hanya dapat menyaksikan cahaya jingganya yang muncul di sela-sela awan.

Malam hari pun tiba, kami segera melanjutkan perjalanan pulang. Dengan kondisi jalan yang rusak dan macet yang berkepanjangan. Keesokan harinya, pada hari terakhir libur lebaran kami pun sudah sampai di Cibinong.

Perjalanan yang singkat, melelahkan dan bujet yang ramah di kantong terbayarkan dengan pemandangan alam yang indah. Semua bisa kita jumpai, dari bukit, sawah, pantai, puncak sampai pulau pun ada di Geopark Cilutuh ini. Tapi sayang kami belum sempat mengunjungi pulaunya, karena keterbatasan waktu.

Tidak perlu libur panjang untuk berkunjung di sini. Weekend pun saya rasa cukup kok. Dan inilah Indonesiaku dengan segala keindahan nya.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED