Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 20 Jan 2017 14:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Tak hanya Danau Toba, Ini Spot Instagrammable di Sumut

Rudi Chandra
detikTravel Community
Foto 1 dari 5
Pemandangan hijau Lembah Asahan
Pemandangan hijau Lembah Asahan
detikTravel Community - Sumatera utara tak hanya Danau Toba. Ada spot instagenik bernama Lembah Asahan yang bisa jadi destinasi akhir pekan.

Secara geografis Kabupaten Asahan adalah salah satu kabupaten yang berada di Pesisir Timur Pulau Sumatera dan berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Akan tetapi, meski berbatasan dengan Selat Malaka, di kabupaten ini malah sangat minim dengan pariwisata bahari. Objek wisata pantainya bahkan bisa dihitung dengan jari.

Sebaliknya, kabupaten ini lebih kaya dengan objek wisata perbukitan dan air terjun. Hal ini terjadi karena bagian barat kabupaten ini dilalui oleh jalur Pegunungan Bukit Barisan, sebuah pegunungan yang memanjang dari ujung utara hingga ujung selatan Pulau Sumatera.

Di bagian barat kabupaten ini lah terdapat banyak potensi pariwisata berupa perbukitan, lembah dan air terjun. Salah satunya yang paling eksotis adalah Lembah Asahan alias Ngarai Sigura-Gura.

Lembah Asahan merupakan sebuah kawasan yang indah dan mempesona yang berada di Desa Tangga, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan. Lembah ini secara geografis termasuk ke dalam kawasan Ngarai Sigura-Gura yang berada di Kabupaten Tobasa dan Kabupaten Asahan.

Untuk mencapainya bisa dari Kota Porsea di Kabupaten Toba Samosir atau dari Kota Kisaran seperti yang saya lakukan dalam perjalanan kali ini. Dari Kota Kisaran rute yang saya lalui adalah Kisaran-Simpang Kawat-Air Batu-Pulau Raja-Aek Songsongan. Rute ini bisa ditempuh dalam waktu sekitar 3 jam baik dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Lembah indah ini sendiri menurut hasil penelitan yang dilakukan Verstappen, seorang peneliti geomorfologi selama tahun 1961 hingga 1973 telah terbentuk jauh sebelum letusan dahsyat Gunung Toba yang dibuktikan dengan ditemukannya endapan tuf Toba di atas ngarai-ngarai terjal Lembah Asahan. Artinya, ngarai atau lembah ini telah ada sebelum letusan Gunung Toba.

Untuk menikmati keindahan panorama Lembah Asahan, selain bisa langsung dari dasar lembahnya, bisa juga dari atas ketinggian tebing-tebing yang mengelilingi lembahnya. Panorama dari atas tebing ini dijamin indah dan membuat mata terpesona.

Meski tidak tersedia spot khusus untuk melihat view indah Lembah Asahan dari atas, namun wisatawan biasanya memilih untuk melihatnya dari sisi tepi jalan lintas Sigura-Gura. Di sini terdapat sedikit ruang untuk memarkir kendaraan dan pagar beton yang bisa digunakan untuk duduk.

Dari spot yang sederhana ini, saya bisa menyaksikan keindahan alam yang tersaji dari Lembah Asahan, keindahannya yang membuat saya terkagum dengan alam Indonesia. Karena sejauh mata memandang hingga ke batas horizon, terlihat hijaunya Lembah Asahan yang berpagarkan pegunungan hijau hutan tropis dan tebing-tebing batu yang menjulang tinggi.

Di antara tebing-tebing batu tersebut telihat pula puluhan air terjun dari yang berdebit besar maupun kecil, hingga yang memiliki ketinggian seratus meter maupun yang hanya memiliki ketinggian puluhan meter saja. Keberadaan air terjun ini seolah menjadi penyejuk di antara garangnya tebing-tebing batu yang memagari Lembah Asahan.

Dari atas sini saya juga bisa melihat Sungai Asahan di bawah sana. Sungai tersebut meliuk-liuk membelah Lembah Asahan. Debit airnya yang deras bahkan terlihat jelas dari atas bersama suara gemuruh arusnya. Sungguh pantas sungai tersebut mendapat predikat sebagai spot rafting terbaik nomor tiga dunia.

Di sisi tepi lembah ini juga terlihat jalan lintas Sigura-Gura yang menghubungkan Kabupaten Asahan dengan Porsea di Kabupaten Toba Samosir. Jalan lintas ini terlihat ular yang berkelok-kelok di pinggir tebing lembah yang curam. Kendaran-kendaraan yang melintasinya pun terlihat kecil dari atas sini.

Itulah sedikit cerita tentang pesona Ngarai Sigura-Gura atau dikenal dengan nama Lembah Asahan. Dengan berbagai macam potensi pariwisatanya yang menawan dan berbagai rupa, rasanya tidak salah jika tempat ini saya juluki sejengkal surga di balik tebing-tebing terjal.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Shinkansen Made In China

Sabtu, 23 Sep 2017 23:15 WIB

China punya kereta 'Shinkansen' baru bernama Fuxing. Kereta cepat ini mampu melaju dengan kecepatan 400 Km/jam. Traveler mesti coba kalau liburan ke China.