Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 03 Feb 2017 11:52 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Malam yang Indah di Balikpapan

Robert Adolf Izak
detikTravel Community
Foto 1 dari 5
detikTravel Community - Balikpapan tidak hanya terkenal kota minyak. Ada sisi menarik yakni pemandangan indah di waktu malam. Yuk, liburan ke Balikpapan!

Sang pemudia bernama Adit. Kukenal via salah satu milis bertema traveling. Beberapa kali mengundang ku main ke Balikpapan, tempat tinggalnya. Mengetahui aku suka foto pemandangan, ia antusias bersedia mengantar ke tempat-tempat yang pemandangannya menarik di kotanya. Wah ini tawaran menarik.

Meski sudah pernah sekali ke Balikpapan, untuk tawaran Adit tadi selagi ada waktu dan dana, kenapa tidak ku coba untuk kesana lagi. Siapa tahu mendapat suguhan pemandangan berbeda. Ku putuskan menerima ajakannya. Di hari yang di tentukan aku bertemu Adit yang menjemput di Bandara. Langsung akrab karena selama ini sudah sering komunikasi via email atau lewat telepon. Selama 2 hari Adit menemani ku menuju spot-spot menarik. Keliling naik motor, kenapa tidak.

Foto Malam

Abang, begitu dia manggil ku meski diriku bukan berdarah Sumatra Utara, mau foto Baliikpapan waktu malam? Cakep banget. Adit siap nganter. Wah di tanya begitu sudah pasti tidak akan pernah menolak. Naluri fotografer memunculkan di benak ku foto cantik kerlap-kerlip lampu kota Balikpapan. Apalagi informasinya tempatnya tidak sulit di jangkau. Bisa di capai dengan naik motor. Tidak jauh dari kota Balikpapan. Wah, sekarang aku yang antusias nih.

Ada 2 spot yang di tuju. Yang pertama di komplek perumahan Pertamina dan satu lagi di sebuah bukit. Dari salah satu tempat terbuka di komplek kami dapat ambil foto kota Balikpapan. Dari bukit bisa foto pelabuhan.

Motor di terasa di pacu secara paksa saat jalan mendaki terjal menuju spot untuk melakukan pemotretan. Jalan cukup berliuk-liuk. Namun tidak lama. Sebuah bukit yang tertinggi di kota Balikpapan. Namanya Kafe Hills. Di sebut begitu karena di sekitar bukit ada sebuah kafe yang cukup elit. Kami malah tidak mampir kesana. Di ujung jalan kami menghentikan di sebuah tempat namanya Menara Tukong Hill. Tempat ini sebenarnya sebagai mercusuar. Informasinya milik salah satu perusahaan minyak terkenal di negeri ini. Fungsi utamanya sebagai panduan kapal yang lalu lalang. Di sekitarnya memang terdapat pelabuhan baik khusus milik Pertamina maupun untuk transportasi publik.

Kami bertemu dengan seorang bapak yang bertugas disana. Sangat ramah. Ia persilahkan kepada ku setelah ku katakan tujuan ku untuk ambil foto. Sambil moto dalam suasana santai sang bapak juga menjelaskan fungsi vital tempat ia bertugas. Memang disini banyak sekali antena dan peralatan navigasi. Karena fungsinya strategis aku sama sekali tidak berani menyentuhnya. Lagipula tujuan ku khan ambil foto.

Meski di depan kami sudah tersaji suguhan kerlap kerlip lampu pelabuhan ternyata tidak mudah mencari tempat pijakan tripod. Banyak antena dan tiang peralatan navigasi yang merupakan penghalang. Ada tempat yang lebih terbuka yaitu di atas bangunan kantor. Bisa di naiki dan boleh selama berani aada tangga kayu sederhana. Namun karena malam hari yang penerangan terbatas aku memutuskan tidak naik. Terlalu berisiko untuk diriku maupun peralatan kamera. Setelah orientasi lokasi akhirnya dapat juga tempat menaruh tripod. Meski sudut pengambilannya tidak lebar tapi lumayanlah.

Puas, senang, bisa mendapatkan foto malam kota Balikpapan. Kesan indah dan eksotik tidak hanya terekam di benak diri. Foto-foto ini kenangan yang sangat bernilai.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED