Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 11 Feb 2017 08:18 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Zhujiajiao, Kota Venesia Versi China yang Keren

arief kas
detikTravel Community
Foto 1 dari 5
Gerbang Kota
Gerbang Kota
detikTravel Community - China juga punya kota serupa Venesia di Italia. Bahkan, usianya konon jauh lebih tua, sudah ada sejak 1.700 tahun silam. Inilah Kota Air Zhujiajiao yang keren.

Perjalanan dTraveler ke Kota Shanghai, China kurang lengkap rasanya apabila tidak bertandang ke kota air ala Venesia dari timur. Untuk menuju ke kota ini diperlukan transportasi yang tidak mudah. Sebenarnya dTraveler bisa naik kereta bawah tanah di Kota Shanghai yang super modern dan berhenti di Stasiun MRT Shanghai National Stadium.

Dari sini cari pintu keluar menuju ke stasiun bus. Dengan menyeberang jalan, kalian bisa menemukan stasiun bus yang cukup besar. Tetapi sayang karena sedang hari libur nasional yaitu hari buruh maka transportasi bus juga sedang libur.

Beruntung ada mobil charter yang bisa kita gunakan dengan sang supir yang ramah. Harganya 500 Yuan untuk pulang pergi. Jarak tempuh sekitar 2-3 jam, bisa dikatakan murah dengan van yang bisa berisi sekitar 8 orang. Melewati jalan tol yang besar dan rapi, kami menghabiskan waktu sekitar 2,5 jam untuk bisa ke kota kuno ini.

Zhujiajiao merupakan kota kuno Shanghai yang sudah ada 1700 tahun yang lalu. Sebelum kota tersebut pindah ke sisi Sungai Huangpu. Luas kota ini sekitar 1,3 km persegi dan tepat di sisi danau alami, Dianshan Lake. Masuk kota ini setiap wisatawan akan dikenakan tarif masuk sekitar 60 yuan. Ketika tiba di kota tua ini kita akan disuguhkan pemandangan Danau Dianshan yang luas, dan beberapa cottage kuno.

Setelah melalui restorasi, kota ini kembali hidup karena pariwisata dan menjadi kampung air paling ramai dan terkenal di Shanghai. Sebenarnya ada 8 tempat kampung air di sekitar Kota Shanghai, tetapi Zhujiajiao lah yang paling ramai dan terkenal.

Ada 36 jembatan tua melintasi kanal kuno, dan konon menurut para ahli sejarah, kampung air ini dibangun pada Dinasti Qing sekitar 1700 tahun yang lalu. Tetapi ditemukan sejumlah artefak kuno dari Dinasti Ming sekitar 5000 tahun lalu di kota tua ini.

Seperti di Venesia, kita bisa menyusuri kampung kuno dengan bangunan dari batu yang antik di sisi kanal dan kita bisa melihat kehidupan asli masyarakatnya. Beberapa sudah dialihfungsikan menjadi restoran, cafe, dan galeri seni. Di sini pengunjung bisa naik sampan berisi maksimal 6 orang dan membayar 50 yuan per orang untuk mengitari kanal selama 1 jam.

Dengan naik sampan kita bisa melihat langsung bagaimana masyarakat shanghai jaman dulu beraktifitas. Pohon rindang di sisi kiri dan kanan kanal menambah asri dan romantisnya suasana kota tua ini. Ketika malam pendar lampu dari lampion menambah cantiknya suasana kota ini.

Jembatan kuno berbentuk setengah lingkaran memberikan siluet cantik di atas kanal. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan di kampung air Kota Shanghai. Perjalanan jauh terbayarkan sudah, dan rasanya ingin menginap satu malam di salah satu motel di pinggir kanal yang banyak disewakan untuk wisatawan.

Ketika menyusuri kanal, si ibu penarik sampan akan menyanyi lagu sesuai permintaan dgn tips 100 yuan. Sebuah kerja keras menarik sampan mengitari kanal selama 1 jam. Keren!
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED