Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 18 Mar 2017 11:45 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Asyiknya Menyusuri Sungai Chao Phraya di Bangkok

Darwance Law
d'travelers
Foto 1 dari 5
Salah satu sudut Bangkok dengan gedung yang diselingi pagoda
Salah satu sudut Bangkok dengan gedung yang diselingi pagoda
detikTravel Community - Liburan ke Bangkok di Thailand tak lengkap tanpa wisata Sungai Chao Phraya. Traveler bisa naik kapal menikmati keindahan Bangkok dari sungai itu.

Selain pantai dan gunung, sungai merupakan salah satu daya tarik sebuah destinasi wisata. Serupa dengan pantai dan gunung, pemandangan dari atas sebuah sungai pun kadang tak kalah mempesona.

Di Thailand, ada sebuah sungai raksasa pembelah kota yang menyajikan pemandangan menarik berupa lanskap Kota Bangkok dari segala sisi, dari pagi hingga petang menjelma. Sungai Chao Phraya, begitu warga lokal menamai sungai paling terkenal di Thailand itu.

Dari atas sungai ini, pesona perpaduan Bangkok yang metropolis dengan tetap menjaga bangunan berasitektur masa silam dapat disaksikan dengan seksama.

"Sebentar lagi, kapal ini akan segera berangkat, menunggu penumpang sampai penuh," terang Oom Pacha kepada saya dan adik yang mulai sibuk membidik kamera, hendak menangkap hiruk pikuk di atas Sungai Chao Phraya.

Pagi itu, sebagaimana itenerary yang kami terima, kami akan mendatangi Wat Arun, tepat di seberang sana. Puncaknya yang menjulang berhasil menggoda kami untuk segera menjamah salah satu situs wisata paling populer di Thailand itu.

Untuk bisa menginjakkan kaki di komplek wisata yang kemudian kami ketahui sedang direnovasi itu, kami harus melintasi Sungai Chao Prhaya yang membelah Bangkok menjadi dua. Kapal inilah sarana transportasi yang biasanya digunakan, begitu kata Oom Pacha. Seraya menunggu penumpang penuh, saya dan adik memanfaatkan detik demi detik waktu dengan mengacungkan kamera pada setiap sisi.

Pemukiman penduduk tepi sungai yang didominasi oleh rumah-rumah yang terbuat dari kayu, gedung-gedung yang menjulang tinggi, pagoda yang selalu ada di setiap sudut kota, kapal yang hilir mudik membawa penumpang dan barang, serta puncak Wat Arun yang seolah terus melambai-lambai adalah pemandangan menarik yang berhasil membuat kami berdecak kagum. Saya pun jadi ingat Palembang, kota dengan sungai yang pertama kali saya datangi di Indonesia.

Selang berapa lama, kapal pun menjauh dari bibir dermaga kayu. Tak kami sadari, penumpang sudah sesak memadati setiap sudut kapal yang memang membawa wisatawan yang hendak melancong ke Wat Arun saban hari.

Dalam keriuhan itu, saya dan adik tetap memburu pemandangan cantik di atas Sungai Chao Phraya, seraya berpegang pada tepian kapan takut kalau-kalau kapal bergoyang seketika akibat dihantam riak sungai yang sudah menyerupai gelombang.

Di tengah-tengah sungai, kami mendapati pemandangan Bangkok yang unik, perpaduan antara sungai dengan segala aktivitas di atasnya, rumah-rumah penduduk, dan gedung-gedung yang beradu tinggi dengan puncak pagoda.

"Silakan turun, kita sudah tiba di Wat Arun," suara Oom Pacha menyadarkan kami yang terbuai oleh cantiknya Bangkok dari atas Sungai Chao Phraya.

Ya, selain pantai dan gunung, sungai juga tak kalah mempesona. Sungai Chao Phraya di Thailand adalah salah satu buktinya. Sungai yang menjalar dari ujung Thailand ke ujung yang satunya lagi ini rupanya menyajikan pemandangan tak kalah spektakuler, ditambah cantiknya Bangkok dengan gedung dan pagonya yang gagah.

Sunset di sungai ini pun menjadi salah satu daya tarik, buktinya ada di Asiatique yang menjadi titik pemantauan sunset terpopuler di sana. Untuk pemandangan yang menarik ini, tipsnya sederhana, siapkan kamera. Cuaca yang cerah juga menjadi salah satu pertimbangan untuk menikmati Thailand dari atas Sungai Chao Phraya. Salam jalan-jalan terus!
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED