Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 16 Apr 2017 11:30 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Puncak Lawang, 'Negeri di Atas Awan' dari Sumatera Barat

arief kas
detikTravel Community
Foto 1 dari 5
Negeri di Atas Awan
Negeri di Atas Awan
detikTravel Community - Selamat datang di Puncak Lawang, Kabupaten Agam, Sumbar. Dari atasnya, lihatlah perbukitan hijau yang ditutupi awan dan Danau Mananijau dari ketinggian.

Indonesia memang negeri yang tiada habisnya untuk diulas akan keindahan alamnya dan keramahan penduduknya. Sebelum berwisata keluar negeri, tidak ada salahnya kita menikmati cantiknya negeri ini dari provinsi Sumatera barat yang menjanjikan akan pesona alam dan budayanya yang tiada duanya dan bakalan membuat kita berdecak kagum.

Kali ini saya berkunjung ke destinasi yang terkenal akan kulinernya dan bahkan dinobatkan menjadi salah satu kuliner terbaik dan terlezat didunia dari versi CNN yaitu rendang, ya Sumatera Barat. Setibanya di Bandara Internasional Minangkabau kita akan disambut oleh rangkaian pegunungan Bukit Barisan yang memanjang ribuan kilometer membelah pulau Svarnadwipa - Sumatera. Rangkaian bukit yang masih terjaga dan terawat dengan baik ini memberikan kesejukan tersendiri untuk para pelancong yang baru saja tiba di kota Padang.

Dari kota Padang menuju Bukittinggi bisa ditempuh dalam waktu 2-3 jam tergantung dari arus lalu lintas yang biasanya cukup ramai di akhir pekan. Sepanjang perjalanan, mata kita akan dihibur dengan pemandangan elok hutan alam yang sangat lebat dan awan serta kabut menyelimuti puncak bukitnya. Begitu memasuki kawasan padangpanjang, jalanan berkelok disisi hutan yang dialiri sungai menjadi hiburan tersendiri.

Puncak Lawang sendiri berada Kabupaten Agam dekat kota Bukittinggi. Begitu memasuki jalan menuju danau maninjau, wisatawan akan melihat keelokan alam sumatera barat yang begitu cantik. Kera-kera liar berada disisi jalan dan seakan mereka hendak menyambut kita. Perjalanan semakin mendaki hingga mencapai ketinggian sekitar 1.000 mdpl.

Kawasan ini juga terkenal sebagai penghasil sayuran segar yang hasilnya dijual keberbagai daerah disekililing provinsi Sumatera Barat seperti ke kota Pekanbaru dan bahkan ada yang diekspor ke Singapura. Tanahnya yang subur dan hawanya yang sejuk menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat sekitarnya.

Kabut tipis mulai turun pada pukul 13.00 wib dan perlahan semakin menutupi jalan utama dan tidak lama sampailah kita diatas Puncak Lawang. Kawasan puncaknya juga terkenal sebagai tempat olahraga paralayang dan bahkan menjadi titik penerbangan perlombaan paralayang tingkat nasional dan internasional.

Begitu kami turun dari bus, mata kami disuguhkan panorama Negeri di Atas Awan. Dari ketinggian sekitar 1.200 mdpl, sepanjang mata hanya ada kabut tebal dan kami tentu saja tidak lupa untuk melakukan swafoto. Sekitar 30 menit kemudian kabut tipis terbawa angin dan perlahan-lahan warna biru Danau Maninjau mulai tampak. Kami pun bersorak kegirangan karena pesona alamnya yang begitu indah.

Tapi tidak berlangsung lama, karena kabut tebal dan awan menutupi kawasan Danau Maninjau. Hawa dingin mulai menyeruak dan harum wangi kopi mengganggu konsentrasi kami dari warung-warung di samping Puncak Lawang. Kami pun bergegas menghangatkan diri dengan secangkir kopi harum asli dari Bukittinggi.

Perlahan kabut mulai menipis dan terbawa angin entah k emana, panorama Maninjau kini terlihat begitu mengagumkan. Inilah Indonesiaku! Indonesia yang begitu cantik dan tidak terlupakan. Subhanallah! Setelah menghabiskan waktu lebih dari 1 jam dari Puncak Lawang ini, kami segera turun menuju Bukittinggi.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED
Liburan Selebriti di Indonesia

Tips Menguntit Liburan Selebriti Idola

Kamis, 20 Jul 2017 17:50 WIB

Bukan main senangnya kalau tahu selebriti idola kita sedang liburan di Indonesia. Tak sedikit penggemar mencoba mendekati mereka. Tapi kamu harus tahu tipsnya.