Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 27 Jun 2017 12:57 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Pulang Kampung ke Cirebon, Yuk Liburan ke Keraton Kasepuhan

Deny Oey
detikTravel Community
Foto 1 dari 5
Gerbang dalam keraton
Gerbang dalam keraton
detikTravel Community - Buat kamu yang mudik ke Cirebon, jangan cuma duduk manis di dalam rumah. Yuk, liburan bareng keluarga di Keraton Kasepuhan yang penuh toleransi.

Kota Cirebon adalah kota yang kental dengan peradaban islam. Disinilah para sunan dan wali tinggal dan dikebumikan.

Meski demikian, kota ini juga menjadi wujud nyata dari toleransi dan keberagaman. Hal itu terlihat dari salah satu bangunan bersejarahnya, Keraton Kasepuhan.

Berada di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Barat, kota di pesisir pantura ini memiliki budaya yang bercampur aduk. Keraton Kasepuhan adalah salah satu bangunan dengan akulturasi budaya Jawa, Sunda, Cina, Arab, Eropa dan Hindu.

Di dalam keraton, terdapat gerbang yang menyerupai pura di Bali, namun pura tersebut menggunakan bata berwarna merah khas Jawa. Ada pula pendopo-pendopo atau bangunan semi terbuka.

Masuk ke bagian dalam, kita akan menemukan dua patung singa yang menunjukkan kuatnya pengaruh Hindu pada masa itu. Di belakang patung, ada gerbang atau pintu masuk bergaya Eropa. Yang menarik kita juga akan menemukan keramik porselen dari Tiongkok yang didalamnya terdapat lukisan gambar dari kisah agama Nasrani, seperti Yesus dan Musa.

Meski keraton ini ditinggali oleh sultan dan keluarganya yang beragama muslim, namun percampuran antarbudaya tersebut menunjukkan bahwa pemimpin disana sangatlah toleran.

Tak jarang, selain Keraton Kasepuhan kita juga bisa melihat banyaknya bangunan keagamaan lainnya yang hidup berdampingan. Apalagi penduduk kota bernama asli Caruban ini terdiri dari berbagai suku dan etnis seperti Jawa, Sunda, Tionghoa, dll.

Bila Anda berkunjung ke Cirebon, Anda bisa belajar toleransi dan keberagaman melalui wisata sejarah dan budaya di Keraton Kasepuhan. Suatu simbol di masa lampau yang menunjukkan bahwa semboyan Bhinneka Tunggal Ika sudah ditegakkan jauh sebelum Indonesia merdeka.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Eksotisme Hutan Mati di Garut

Kamis, 14 Des 2017 23:10 WIB

Hutan mati di Gunung Papandayan, Garut sudah terkenal dengan eksotismenya. Meski jalur ke sana terbilang landai, harus tetap butuh stamina.