Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 27 Jun 2017 13:47 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Belum Sah Mudik ke Surabaya Kalau Tidak Main ke Tugu Pahlawan

Widi Arini
detikTravel Community
Foto 1 dari 5
Tugu Pahlawan yang berbentuk paku terbalik atau dalam bahasa jawa disebut Lingga
Tugu Pahlawan yang berbentuk paku terbalik atau dalam bahasa jawa disebut Lingga
detikTravel Community - Mudik ke Surabaya, belum sah kalau belum melihat ikon kota ini. Tugu Pahlawan dan Museum 10 November!

Liburan lebaran di Surabaya jangan hanya menapaki rumah keluarga makan ketupat ya. Tapi tapaki juga jejak perjuangan para pahlawan dengan berkunjung ke Tugu Pahlawan dan Museum 10 November. Selain berekreasi, juga bisa menumbuhkan semangat nasionalisme.

Menjadi salah satu ikon kota Surabaya, Tugu Pahlawan menjadi destinasi wajib jika berkunjung ke Surabaya. Letaknya di pusat kota Surabaya dan dekat kantor Gubernur, sehingga sangat mudah untuk menemukan tugu ini. Tugu ini menjulang dengan ketinggian mencapai kurang lebih 41 meter. Bentuknya menyerupai paku terbalik, sehingga orang jawa  menyebutnya dengan lingga.

Uniknya diseluruh bagian dari tugu ini mengandung unsur tanggal 10, bulan 11 tahun 1945. Dimana tanggal tersebut merupakan tanggal paling bersejarah tidak hanya untuk Surabaya tetapi juga seluruh rakyat Indonesia. Di sekitar tugu pahlawan ini kita juga melihat ukiran kalimat tentang semangat juang para pahlawan untuk mencapai kemerdekaan.

Untuk menikmati Tugu Pahlawan ini kita tidak dipungut biaya sama sekali. Tugu pahlawan ini dikelilingi sebuah taman yang hijau yang tanaman yang rapi. Sungguh sedap dipandang mata. Puas melihat ikon kota Surabaya ini, pengunjung bisa langsung berkunjung ke Museum 10 November yang terletak di dekat Tugu Pahlawan.

Untuk masuk ke Museum 10 November ini dikenakan biaya 5.000 rupiah per orang. Bagi pelajar bisa mendapat harga lebih murah dengan menunjukan kartu pelajar. Masuk ke museum ini kita akan disuguhi berbagai koleksi tentang perjuangan para pahlawan untuk menggapai kemerdekaan.

Salah satu yang bisa traveler lihat adalah adanya diorama tentang suasana saat Bung Tomo berpidato dan diakhiri dengan seruan Allahu Akbar yang sungguh menggentarkan hati siapapun mendengar audionya. Selain itu, di lantai satu ini dipamerkan pula pernak  pernik 10 November 1945 dari mulai alat-alat kesehatan, mata uang dan sebagainya.

Naik ke lantai dua dari museum ini kita bisa melihat pameran senjata, dokumenter zaman perjuangan dulu dan juga diorama yang menggambarkan suasana peperangan zaman dulu lengkap dengan narasi yang jelas.

Penataan yang apik serta cahaya yang cukup membuat pengunjung betah berlama-lama di museum 10 November ini. Interiornya yang unik membuat museum ini menjadi instagramable. Tidak hanya bagian interiornya yang menarik tetapi juga eksteriornya.

Bila diperhatikan dari luar bentuk atap bangunan museum 10 November ini seperti berundak-undak. Fakta mencengangkan lainnya adalah museum ini berada di bawah tanah lahan dari Tugu Pahlawan sedalam 7 meter.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Shinkansen Made In China

Sabtu, 23 Sep 2017 23:15 WIB

China punya kereta 'Shinkansen' baru bernama Fuxing. Kereta cepat ini mampu melaju dengan kecepatan 400 Km/jam. Traveler mesti coba kalau liburan ke China.