Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 14 Des 2017 14:26 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Liburan ke Bumi Laskar Pelangi, Asyiknya Bareng Sahabat

Musida
detikTravel Community
Foto 1 dari 5
Tetap berdiri kokoh dan berfungsi dengan sempurna, meskipun usia sudah tidak muda lagi.
Tetap berdiri kokoh dan berfungsi dengan sempurna, meskipun usia sudah tidak muda lagi.
detikTravel Community - Bumi Laskar Pelangi Bangka Belitung memang paling asyik dikunjungi bersama para sahabat. Traveler bisa foto dan berpose seru-seruan di sini.

Ini bukan yang pertama kali saya mengunjungi destinasi Pulau Laskar Pelangi. Sekitar tahun 2008, saya beserta rekan-rekan kantor lama sempat menjejakkan kaki di Pulau Laskar pelangi ini. Saat itu tujuannya wisata berburu kepopularitasan Film Laskar Pelangi.

Saat itu, sekitar tahun 2008, fasilitas masih terbatas. Saya ingat sekali, jumlah lampu lalu lintas hanya dua dan yang menyala hanya satu.  Hahaha, sederhana sekali, patokan kemajuan suatu kota dihitung dari jumlah lampu lalu lintas.

Kali ini, traveling saya masih berhubungan dengan urusan pekerjaan. Tapi kali ini berbeda dengan sebelumnya, saya bersama rombongan besar, berjumlah 27 orang.

Bersama rombongan salah satu institusi lembaga pendidikan yang cukup besar di Indonesia. Agenda rapat cukup padat. Sepertinya tidak sempat untuk menikmati keindahan Pulau Belitung.

Ternyata dugaan saya meleset, berkat kedisiplinan dan semangat, agenda diskusi dan beberapa pembahasan bisa diselesaikan tepat waktu. Lelah juga, tapi semua terbayarkan dengan adanya kesempatan sehari menjelajah pulau Belitung.

Sembilan tahun berlalu, semuanya sudah berubah. Berkat kepopuleran Laskar pelangi, pariwisata menjadi komoditi utama. Keelokan pantai dengan deretan batu granit dan lambaian kelapa menambah keindahannya.

Kota mulai tertata rapi, jalan mulus, hotenya juga bersih dan mudah untuk dijangkau. Yang tak terlupakan adalah, rasa kopi racikan dari barista lokal tidak sama sekali tidak berubah. Baik rasa maupun penyajiaannya.

Ini juga yang menjadi alasan saya untuk kembali berwisata ke Pulau Belitung. Serasa berada di Italy, dimana kopinya mantap. Meskipun mereka tidak punya kebun kopi. Luar biasa bukan?

Terakhir, yang membuat istimewa. Perjalanan dengan rekan baru, yang sebelumnya terlihat kaku dan sok alim saat di meja rapat. Semuanya berubah, serasa kena hipnotis oleh keindahan alam Pulau Belitung.

Langit biru, laut nya bersih dan bening, serta kami mendapat anugerah tambahan. Cuaca sangat bersahabat, membuat persahabatan kami menjadi semakin erat.  

Sehari sangat berkesan dan bermana bagi kami, semuanya ditutup dengan senyum dan secangkir bukan kopi pahit, tapi secangkir kopi hitam dengan taste fruity-nya. Hmmm.. racikan kopi lokal yang tidak akan pernah terlupakan.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED