Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 09 Sep 2017 11:37 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Tanjung Bira Bulukumba, Aduhai Indahnya

Wayan Pai
detikTravel Community
Foto 4 dari 5
Kampung  Ara di Bulukumba adalah kampung pembuatan phinisi  yang mengharumkan nama Indonesia sampai ke seluruh dunia
Kampung Ara di Bulukumba adalah kampung pembuatan phinisi yang mengharumkan nama Indonesia sampai ke seluruh dunia
detikTravel Community - Akhir pekan ini, melanconglah ke Tanjung Bira Bulukumba. Keindahan pantainya akan membuat kamu nyaman dan enggan pulang.

Berjarak sekitar 200 kilometer dari ibukota Sulawesi Selatan Makassar, Tanjung Bira punya berbagai objek wisata yang bisa dikunjungi dan sedang hits, mulai dari Kawasan Wisata Pasir Putih atau yang lebih dikenal dengan Pantai Bira, Pantai Bara, hingga gugusan pulau kecil seperti Pulau Liukang Loe dan Pulau Kambing.

Dari Jakarta naik pesawat Jakarta-Makassar sekitar 2,5 jam. Karena lokasinya cukup jauh, akan lebih nyaman apabila menyewa mobil atau naik angkutan umum. Menyewa mobil (Rp 600.000 termasuk supir dan BBM) tentu lebih praktis.

Snorkeling dan menyelamlah di Pantai Bira dan Pantai Bara dipastikan nggak pengin naik ke permukaan karena cantiknya terumbu karang dan ikan berwarna-warni di sini sangat memesona.

Kondisi perairan di sini sangat tenang, ombak sangat kecil, bahkan hampir tidak ada. Air lautnya jernih dengan gradasi hijau ke biru muda, dengan pasir putih bersih.

Selama 3 hari menginap di sana, seakan menginap di pantai pribadi. Hanya rombongan kami dan para penduduk lokal yang terlihat. Pantai ini sangat direkomendasikan bagi yang ingin menikmati kesendirian dan mencari ketenangan.

Tidak ada salahnya kita mengunjungi kampung halaman pembuat phinisi yang luar biasa sudah mengharumkan nama Indonesia. Mengunjungi Bulukumba tak akan lengkap tanpa melihat langsung phinisi yang lahir dari orang Bulukumba yang luar biasa.

Di tempat ini para pandai perahu bekerja. Satu kapal biasanya dikerjakan sekitar 3-6 bulan, tergantung besar kecil kapal. Kapal ini berbahan dasar kayu seperti kayu jati, kayu bitti atau kayu besi.

Percayalah, perjalanan cukup panjang terbayar dengan pemandangan dan pengalaman yang mempesona tentang alam dan budaya di Tanjung Bira Bulukumba ini.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Mari Kita Jaga Badak Jawa

Jumat, 22 Sep 2017 18:50 WIB

Bertepatan dengan Hari Badak Sedunia, Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) mengajak semua pihak peduli keberadaan badak Jawa. Yuk!