Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 14 Des 2017 09:48 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Mengenang Seru & Ramainya Festival Pacu Jalur 2017

Indra Gunawan
d'travelers
Foto 1 dari 5
Ritual sebelum berpacu
Ritual sebelum berpacu
detikTravel Community - Di Riau, setiap tahun digelar Festival Pacu Jalur yang teramat seru. Festival ini melambangkan gotong royong, serta berlomba jadi yang tercepat. Meriah banget!

Di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) ada sebuah tradisi budaya yaitu Festival Pacu Jalur yang diadakan di Tepian Narosa Teluk Kuantan, yang berjarak 160 KM dari Pekanbaru (Riau). Dari Pekanbaru ke Teluk Kuantan bisa munggunakan kendaraan pribadi baik kendaraan roda dua/roda empat.

Jika ingin bepergian dengan menggunakan jasa angkutan mini bus bisa membayar dengan tarif Rp 90.000-100.000 per orang. Di perjalanan menuju Kuansing, kita bisa menjumpai Tugu Khatulistiwa di daerah Lipat Kain.

Sampai di Kota Teluk Kuantan, kita akan menjumpai kerumunan warga menuju bergerak menuju pinggiran Sungai Kuantan. Kita bisa menyaksikan dengan cara gratis yakni duduk di sepanjang turap yang dibangun khusus oleh pemerintah kabupaten. Namun harus rela berdesakan dan merasakan sengatan matahari jika tidak berada di bawah pepohonan.

Jika mau mengeluarkan uang Rp 30.000-50.000 per orang kita bisa menyaksikan pacu jalur dengan duduk nyaman dan teduh yang dinamakan tribun oleh masyarakat setempat. Sebagai panduan untuk menonton pacu jalur, kita bisa membeli undian harganya Rp 1.000/lembar yang isinya nama jalur, nomor urut hilir, asal jalur dan lawannya. Jika haus atau sekedar menikmati cemilan ada banyak pedagang asongan yang lalu lalang sepanjang arena pacu jalur.

Pada tahun ini Festival Pacu Jalur dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau di Lapangan Limuno. Pada pembukaan ini menampilkan berbagai keunikan dari masing-masing kecamatan di Kuansing.

Setalah itu, Gubernur dan Bupati serta tamu undangan yang hadir pada pembukaan akan menuju ke pinggiran Sungai Kuantan untuk melepas jalur yang akan berpacu. Pelepasan jalur pertama, ditandai dengan turunnya bendera merah oleh Gubernur serta dentuman meriam cagak, maka hilirlah 2 buah jalur pada undian urutan pertama.

Pacu jalur dimulai sekitar jam 13.00 WIB, jalur akan berpacu sepanjang 1 KM dengan pemisah pancang berjumlah 6 buah. Dari pancang 1-6 masing-masing berjarah 200 meter. Setiap jalur yang berpacu akan terlihat sorak sorai masing-masing pendukung jalur.

Jika ada haluan jalur tidak sama saat pelepasan di pancang start, maka akan menunggu giliran berpacu di nomor undian terakhir. Jika 3 kali start juga tidak sama, maka akan dilakukan start gantung artinya kedua jalur harus sama-sama start dalam posisi diam dan sama haluannya di pancang awal.

Jalur yang telah selesai berpacu harus merapat mendekati tribun hakim untuk mendengarkan pengumuman pemenang. Jika menang berhak melaju ke hari kedua. Namun jika ada jalur yang hasil perpacuannya sama, maka akan dilanjutkan berpacu di hari yang sama dengan menukar posisi jalan. Jalur yang menang hari pertama akan diundi lagi pada pagi hari untuk kembali berpacu di siang harinya.

Pacu jalur mencerminkan gotong royong (kerja sama satu tim untuk menjadi pemenang), silaturahim (saling bersalaman setelah berpacu), ajang bertemu dengan keluarga jika ada yang dari luar kota, dan juga terkadang ada juga sebagai ajang cari jodoh bagi para lajang.

Bagi pendukung jalur yang begitu fanatik terhadap jalurnya, rela harus basah-basahan dan berteriak histeris untuk menyemangati jalur yang sedang berpacu. Tidak hanya itu, keunikan pacu jalur bisa kita jumpai di lokasi parkir motor/mobil.

Mungkin ini cuma satu-satunya di Indonesia tarif parkir Rp 5.000-10.000/motor dan Rp 20.000-50.000/mobil. Sebagai oleh-oleh khas pacu jalur, kita bisa membeli miniatur jalur dengan ukuran 20-50 cm, kaos bertulisan khas kuansing, serta makanan tradisional.

Pada tahun 2017 Festival Pacu Jalur diadakan tanggal 23-26 Agutus dengan jumlah jalur sebanyak 193 buah jalur yang sebagian besar berasal dari Kuansing dan Indragiri Hulu, serta ada perwakilan dari beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.

Jalur SiPOSAN RIMBO RAPP dari Desa Pauh Angit Kecamatan Pangean keluar sebagai Juara 1 Festival Pacu Jalur 2017 dengan total hadiah lebih dari 100 juta rupiah.

Hasil Lengkap Festival Pacu Jalur 2017:

1. Siposan Rimbo RAPP, dari Pauh Angit - Pangean

2. Palimo Olang Putie, dari Sei. Ala Hulu Kuantan

3. Toduang Biso Rimbo Piako Adillah Kreasindo, dari Pebaun Hilir - Kuantan Mudik

4. Buaya Kuning Keramat Dubalang Hitam Bagian Umum Setda INHU, dari Redang - (Kab. INHU)

5. Jitu Kuantan Dinas Lingkungan Hidup, dari Pulau Busuk - Inuman

6. Bintang Emas Cahaya Intan Ketua DPRD Kuansing, dari Tajung - Hulu Kuantan

7. Panah Ombak Sutan Mudo Indragiri, dari Sukamaju - (Kab. INHU)

8. Putri Ayu Pematang Intan IKKS Pelalawan, dari Pebaun Hulu - Kuantan Mudik

9. Sang Ratu Helmina, dari Koto Kombu - Hulu Kuantan

10. Rajawali Pemuda Pancasila, dari Seberang Taluk Hilir - Kuantan Tengah

11. Tuah Koghi Dubalang Ghajo Klinik Utama Kuantan Medika, dari  Pintu Gobang Kari - Kuantan Tengah

12. Upae Saghok Ghimbo Dusunu RM. Setia Kawan, dari Kepala Pulau - Kuantan Hilir
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED